Dulu Bergaji Rp 60 Juta, Kini Pilot Ini Alih Profesi Jadi Pengantar Makanan

Oleh Dyah Mulyaningtyas pada 24 Jul 2020, 14:15 WIB
Diperbarui 24 Jul 2020, 14:15 WIB
Dulu Bergaji Rp 60 Juta, Kini Pilot Ini Alih Profesi Jadi Pengantar Makanan
Perbesar
Dulu Bergaji Rp 60 Juta, Kini Pilot Ini Alih Profesi Jadi Pengantar Makanan (Sumber: Facebook/Anwar Ajid)

Liputan6.com, Jakarta Mewabahnya virus Corona Covid-19 di sejumlah negara memberi pengaruh buruk terhadap berbagai sektor. Salah satu sektor yang paling terdampak oleh pandemi tersebut adalah perekonomian.

Seperti yang terjadi di negara Malaysia ini. Sejak diberlakukannya Perintah Kawalan Pergerakkan atau PKP di negara tersebut, banyak warganya yang kehilangan pekerjaan sehingga perekonomiannya terganggu. Untuk bertahan di situasi pandemi ini, banyak warga Malaysia yang terpaksa beralih profesi.

Begitu pula yang dialami oleh pria bernama Anwar AjidĀ ini. Ia kehilangan pekerjaan sebagai pilot dan terpaksa beralih profesi menjadi seorang pengantar makanan. Melalui akun Facebook miliknya, Anwar menceritakan bagaimana ia terpaksa beralih profesi.

Pria itu menjelaskan bahwa sejak bulan April lalu, ia kehilangan penghasilan karena maskapai tempatnya bekerja juga terkena dampak pandemi Corona Covid-19. Setelah pekerjaannya sebagai pilot kandas, ia berusaha untuk mencari pekerjaan lain. Namun tidak mudah untuk mendapat pekerjaan di masa pandemi ini, apalagi Anwar hanya memiliki skill dalam dunia penerbangan saja.

"Lelah mengirim lamaran pekerjaan kesana-kemari namun nihil, tak ada satupun yang terima. kecewa sungguh kecewa. Aku tidak ada skill di bidang lain, selain pilot," kata Anwar seperti dikutip oleh Liputan6.com dari Borakdaily, Jumat (24/7/2020).

2 dari 2 halaman

Dulu Bergaji Rp 60 Juta per Bulan

Dulu Bergaji Rp 60 Juta, Kini Pilot Ini Alih Profesi Jadi Pengantar Makanan
Perbesar
Dulu Bergaji Rp 60 Juta, Kini Pilot Ini Alih Profesi Jadi Pengantar Makanan (Sumber: Facebook/Anwar Ajid)

Setelah memutar otak, Anwar akhirnya memutuskan untuk bekerja sebagai pengantar makanan. Selama PKP, ia sempat mencoba melamar di beberapa perusahaan penyedia jasa antar makanan. Namun ia akhirnya menetapkan pilihannya pada perusahaan yang bernama Foodpanda.

Anwar mengaku penghasilannya sebagai pengantar makanan sangat jauh berbeda dari pekerjaannya sebelumnya. Saat ia bekerja sebagai pilot, Anwar mendapat gaji hingga Rp 60 juta per bulan dan kini pengasilannya sebagai pengantar makanan jauh di bawah angka tersebut, yakni hanya Rp 170 ribu hingga Rp 240 ribu per hari saja.

Namun ia tetap berusaha menjalani pekerjaan barunya dengan baik demi menghidupi keluarganya. Saat ini Anwar sudah beristri dan memiliki seorang anak yang berusia 8 tahun. Dengan pengasilannya sekarang, ia kesulitan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Memang tidak cukup, tapi inilah rezeki dari Allah untuk keluargaku saat ini. Kasian sekali anakku yang berusia 8 tahun ini. Masih sangat kecil tapi sudah harus mengalami kesulitan ini. Maafin papa ya nak. Papa akan berusaha mendapat pekerjaan yang bisa mencukupi keluarga kita seperti sebelumnya," kata Anwar.

Pengorbanan Anwar bekerja demi keluarganya tersebut mendapat perhatian dan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang mendoakannya agar mantan pilot itu terus dimurahkan rezeki dan dapat menghidupi keluarganya walaupun sedang mengalami gejolak ekonomi.

"Semoga dipermudahkan segala urusan dan dikaruniai Allah rezeki, kaya, bahagia dunia akhirat," komentar seorang warganet.

"Tetap kuat saudaraku, insyaallah Allah tidak akan tinggalkan hambanya yang mau berusaha," komentar warganet lainnya.

Lanjutkan Membaca ↓