7 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

Oleh Fakhriyan Ardyanto pada 22 Jul 2020, 12:19 WIB
Diperbarui 22 Jul 2020, 12:19 WIB
Lahirnya AC Mobil, Tidak Hanya Sebagai Penyejuk Sepanjang Jalan
Perbesar
AC jaman dahulu juga untuk mengurangi kadar kelembaban, debu, serbuk sari, dan asap tembakau.

Liputan6.com, Jakarta Penyebab AC mobil tidak dingin perlu diberi perhatian lebih agar kenyamanan ketika mengemudi mobil tidak terganggu. Sebab, AC mobil memang menjadi salah satu bagian terpenting yang membuat pengemudi serta penumpang di dalamnya.

Bayangkan saja jika penyebab AC mobil tidak dingin belum sempat diperbaiki, maka hal tersebut bisa menyebabkan orang-orang yang ada di dalam mobil merasa gerah dan tidak nyaman. 

Sebenarnya, penyebab AC mobil tidak dingin ini bisa dialami oleh berbagai jenis mobil, dan sudah menjadi hal yang cukup umum terjadi. Salah satu indikator dari AC yang mulai tidak dingin biasanya bisa dirasakan dari AC yang mengeluarkan angin saja, namun cenderung tidak ada hawa dingin yang ikut muncul.

Lalu, apa sebenarnya penyebab AC mobil tidak dingin tersebut? Berikut ini Liputan6.com sudah merangkum berbagai penyebab AC mobil tidak dingin yang patut Anda perhatikan dan akan lebih baik jika dilakukan pengecekan serta perbaikan lebih lanjut di bengkel terdekat, Rabu (22/7/2020).


1. Freon Habis

AC Mobil
Perbesar
Ilustrasi AC Mobil. (BlueDevil Products)

Salah satu penyebab AC mobil tidak dingin yang paling umum adalah habisnya freon. Penyebab AC mobil tidak dingin ini akibat adanya kebocoran pada sambungan pipa atau selang. Sambungan tersebut bisa saja bocor karena sudah aus atau memang karena usia dari sambungan tersebut yang sudah tua.

Lalu, salah satu hal yang juga menyebabkan freon bocor karena adanya kerusakan pada bagian relief valve kompresor. Semua kerusakan-kerusakan tersebut bisa membuat freon atau yang biasa disebut refrigrant menjadi habis dan membuat AC mobil kurang dingin.


2. Kondensor Kotor

100715aac-kondensor.jpg
Perbesar
kondensor

Lalu, penyebab AC mobil tidak dingin selanjutnya karena kondisi dari kondensor yang kotor. Kondensor ini padahal memiliki fungsi untuk membuang panas yang dilepaskan kompresor. Apabila bagian dari kondensor terdapat kotoran, maka akan mengakibatkan AC mobil tidak dingin ketika siang hari.

Biasanya penyebab kotor pada bagian ini akibat tidak rutin dibersihkannya bagian dari kondensor tersebut sehingga menyebabkan menumpuknya kotoran atau timbul karat. Lalu, ketika kotoran tersebut sudah terlalu berlebihan, maka akan membuat proses pembuangan panas yang dihasilkan kompresor menjadi tidak sempurna, dan itulah yang juga menjadi penyebab AC mobil tidak dingin.


3. Kompresor Mengalami Kerusakan

Mesin mobil
Perbesar
Ilustrasi mesin mobil. (AC Pro)

Biasanya, ketika kompresor yang merupakan salah satu bagian dari sistem AC mobil ini mengalami aus atau kerusakan akan terlihat sight glass berwarna hitam. Hitamnya sight glass mengindikasikan bahwa receiver dryer atau expansion valve terhambat karena adanya kotoran.

Jadi, apabila Anda merasakan AC mobil sudah mulai tidak dingin dan munculnya sight glass berwarna hitam, maka segera bawa mobil ke bengkel AC terdekat dan lakukan pengecekan lebih lanjut. Jika terpaksa maka Anda harus mengganti kompresor dari AC mobil Anda.


4. Motor Extra Fan Mati

Mesin mobil
Perbesar
Ilustrasi mesin mobil harus dikencangkan. (curvetube.com)

Jika kondensor ternyata tidak mengalami keruskan, maka bisa jadi penyebab AC mobil tidak dingin justru dikarenakan motor extra fan mati. Anda bisa melakukan pengecekan apakah extra fan berputar atau tidak. Sebab, extra fan yang rusak atau tidak berputar bisa memengaruhi proses kondensasi menjadi tidak berjalan dengan optimal.

Padahal, proses kondensasi merupakan proses yang sangat penting untuk membantu penurunan suhu di dalam kondensor. Dengan kata lain, jika extra fan mati otomatis tidak ada penurunan suhu di dalam mobil. Itulah mengapa kabin mobil pada akhirnya memiliki suhu yang panas.


5. Penyumbatan pada Evaporator

Evaporator AC Mobil
Perbesar
Evaporator AC Mobil

Salah satu penyebab dari tersumbatnya bagian pada evaporator disebabkan oleh debu. Jika debu sudah mulai menyumbat, maka akan membuat aliran udara dari blower jadi terhambat. Lalu, apabila aliran udara yang keluar dari blower terhambat, maka akan membuat sirkulasi AC juga akan terganggu.

Biasanya debu atau kotoran bisa masuk ke evaporator karena adanya hisapan blower yang terhubung ke evaporator. Selain itu, filter dari AC yang jarang dibersihkan juga bisa mengganggu kinerja evaporator. Kotoran yang menempel pada filter bisa saja menghambat aliran udara dingin. Maka dari itu, pastikan Anda selalu membersihkan evaporator maupun filter AC secara rutin selama 3-4 bulan sekali.


6. Tekanan Berlebih pada Sistem AC Mobil

Kapan Waktu yang Pas untuk Servis AC Mobil?
Perbesar
Pemilik mobil harus melakukan servis berkala untuk komponen air conditioning

Tekanan yang berlebih ini maksudnya karena adanya pengisian oli kompresor yang melebihi batas. Biasanya kapasitas dari oli kompresor yang berlebihan membuat tekanan pada freon justru akan meningkat. Dan hal tersebut akan mengakibatkan kompresor akan sangat panas.

Jika sudah begitu, maka akan membuat proses kondensasi akan terhambat. Dan, terganggunya kinerja dari kompresor maupun kondensor justru akan membuat AC mobil tidak dingin.


7. Fan Belt Putus

Ilustrasi Mesin Mobil (Ist)
Perbesar
Ilustrasi Mesin Mobil (Ist)

Dan, penyebab AC mobil tidak dingin yang terakhir karena putusnya fan belt atau drive belt yang berfungsi untuk menyalurkan putaran mesin menuju kompresor. Apabila fan belt tersebut mengalami putus, maka kinerja dari kompresor tidak dapat berjalan normal.

Dan, apabila kompresor tidak dapat bekerja dengan normal, maka akan menyebabkan aliran dari freon tidak dapat bersikulasi. Hal inilah yang akan menjadi penyebab AC mobil tidak dingin.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya