Viral Krim Pemutih Kulit, Hasilnya Bikin Geleng Kepala

Oleh Mardella Savitri Murtisari pada 23 Jun 2020, 09:41 WIB
Diperbarui 23 Jun 2020, 09:41 WIB
Hasil krim pemutih
Perbesar
Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)

Liputan6.com, Jakarta Di negara-negara Asia acuan standar kecantikan adalah kulit yang putih dan cerah. Padahal, tak semua orang memiliki gen kulit berwarna terang, ada pula yang coklat eksotis.

Meskipun kampanye tentang semua warna kulit itu cantik telah santer dikumandangkan di media sosial, nyatanya penjualan krim pemutih masih laris manis di pasaran.

Untuk menunjang penjualan, biasanya para penjual mengunggah foto before-after pemakaian dari krim tersebut. Namun, respon negatif justru didapatkan oleh salah satu penjual krim pemutih asal Thailand.

Dilansir dari Oddity Central, Selasa (23/6/2020), dalam foto terlihat, beberapa perubahan yang cukup drastis setelah menggunakan Milk Lotion Whitening Skin, yang membuat kulit pengguna berubah dari cokelat muda menjadi putih pucat.

Sontak postingan tersebut pun viral dan mengundang berbagai reaksi dari warganet. Seperti apakah selengkapnya? Dilansir dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Selasa (23/6/2020).

2 dari 4 halaman

Hasilnya bikin geleng kepala

Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)
Perbesar
Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)

Foto yang diunggah pada 16 Juni 2020 oleh seorang pedangang asal Thailand ini menjadi viral di Facebook. Niat hati ingin melakukan promosi agar laris manis, malah foto tersebut viral dan mendapatkan respon buruk

Selain gagal meyakinkan orang untuk membeli krim, warganet malah merasa ngeri dengan hasilnya yang dinilai tak lazim. Tak sedikit yang mengatakan bahwa hasilnya nampak seperti kulit orang mati.

3 dari 4 halaman

Bisnis krim pemutih laris manis di Asia Tenggara

Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)
Perbesar
Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)

Di negara Asia Tenggara didominasi oleh orang-orang yang memiliki kulit coklat. Jika terpacu dengan standar kecantikan yang ditetapkan maka penjualan krim pemutih memang laris manis.

Tak main-main, sering kali promosi yang dilakukan oleh para penjual krim abal-abal ini juga melalui influencers atau selebgram. Sehingga orang-orang yang terobsesi untuk memiliki kulit putih malah jadi termakan iklan.

Padahal krim pemutih tersebut kadang kala mengandung bahan yang berbahaya. Tak sedikit hasilnya yang bisa merusak kulit, bahkan bisa menyebabkan kanker.

4 dari 4 halaman

Respons warganet Indonesia

Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)
Perbesar
Hasil krim pemutih. (Sumber: odditycentral)

Selain viral di negara asalnya, kisah ini juga viral di kalangan warganet Tanah Air. Respon yang diberikan pun beragam. Salah satu pengguna Twitter @iwanlimbara menuliskan komentar, "Kayak kaki ayam kalau sudah dibersihkan,".

Ada pula warganet yang menyebut bahwa orang tersebut kurang bersyukur atas warna kulit yang dimiliki. "Orang kalau ga bersyukur sama pemberian Allah gitu itu, pakai acara make krim pemutih segala," tulis @pangeranlentera_.

Lanjutkan Membaca ↓