Unik, Rumah-rumah di Desa Ini Hanya Dijual Rp 16 Ribu

Oleh Dyah Mulyaningtyas pada 16 Jun 2020, 17:40 WIB
Diperbarui 16 Jun 2020, 17:40 WIB
Unik, Rumah-rumah di Desa Ini Hanya Dijual Rp 16 Ribu
Perbesar
Unik, Rumah-rumah di Desa Ini Hanya Dijual Rp 16 Ribu (Sumber: Daily Star)

Liputan6.com, Jakarta Memiliki rumah adalah impian bagi sebagian besar orang. Dengan memiliki rumah sendiri, seseorang dapat lebih tenang untuk menyambut masa depan karena tidak perlu bingung lagi mencari tempat tinggal. Bagi orang yang sudah menikah, rumah adalah kebutuhan penting untuk membangun rumah tangganya. 

Namun tidak semua orang dapat memiliki rumah sendiri karena harganya yang cukup mahal. Tidak heran masih ada banyak keluarga kecil yang tinggal di rumah kontrakan ataupun kos-kosan. Namun di Italia ternyata ada rumah yang dijual dengan harga sangat murah, yakni dibanderol hanya sekitar Rp 16 ribu saja.

Harga yang sangat murah untuk sebuah rumah, bahkan jauh lebih murah dari kos-kosan. Rumah-rumah murah tersebut berada di desa indah Cinquefrondi di wilayah Calabria, Italia selatan. Sebuah desa yang menakjubkan di Italia yang juga diklaim sebagai 'bebas virus corona'.

Tawaran luar biasa murah ini disediakan oleh pihak berwenang di wilayah Cinquefrondi yang menjual rumah-rumah terlantar sebagai bagian dari upaya untuk meremajakan daerah itu. Letak rumah tersebut juga merupakan kawasan bersejarah dan hanya berjarak 15 menit berkendara dari pantai.

2 dari 2 halaman

Harus Merenovasi Selama Tiga Tahun

Unik, Rumah-rumah di Desa Ini Hanya Dijual Rp 16 Ribu
Perbesar
Unik, Rumah-rumah di Desa Ini Hanya Dijual Rp 16 Ribu (Sumber: Daily Star)

Namun ada sebuah kesepakatan yang harus dipenuhi oleh pembeli rumah, yakni merenovasi rumah tersebut dalam waktu tiga tahun. Walikota Cinquefrondi, Michele Conia mengatakan bahwa hal itu sangat penting bagi masa depan desa sehingga menarik orang-orang baru untuk pindah ke daerah tersebut.

"Menemukan pemilik baru untuk banyak rumah kosong yang kita miliki adalah bagian penting dari misi Operasi Kecantikan yang telah saya luncurkan untuk memulihkan bagian kota yang rusak dan hilang," kata sang Walikota seperti dikutip oleh Liputan6.com dari Daily Star, Selasa (16/6/2020).

"Terlalu banyak orang yang melarikan diri dari sini selama beberapa dekade, meninggalkan rumah-rumah kosong. Kita tidak bisa menyerah pada pengunduran diri," lanjut Conia.

Meskipun pemukiman yang telah berusia berabad-abad ini terletak di pedesaan yang indah dan hanya berjarak 15 menit berkendara dari pantai, Conia mengatakan bahwa banyak rumah kosong terlantar di lanskap dan sangat membutuhkan penataan.

Harga rumah terlantar di Cinquefrondi itu memang sangat murah, namun siapa pun yang membeli salah satunya harus setuju untuk membayar biaya asuransi tahunan sekitar Rp 4 juta sampai pengerjaan renovasi selesai. Jika pemilik gagal memenuhi komitmennya untuk menyelesaikan renovasi dalam waktu tiga tahun, ia akan dikenakan denda sekitar Rp 320 juta kepada desa.

"Kami hanya meminta semacam kepastian begitu pembeli baru berkomitmen untuk proyek tersebut," kata Conia.

Lanjutkan Membaca ↓