10 Penyebab Kepala Sering Pusing Tiba-tiba, Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

Oleh Husnul Abdi pada 23 Mei 2020, 18:30 WIB
Diperbarui 23 Mei 2020, 18:30 WIB
Penyebab Kepala Sering Pusing Tiba-tiba

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kepala sering pusing tiba-tiba bisa beragam, dari hal-hal yang sepele hingga tanda penyakit berat. Mulai dari kondisi tidak terduga yang dianggap sepele seperti berdiri terlalu cepat hingga kondisi berat yang menandakan adanya masalah kesehatan pada otak bisa jadi penyebabnya. 

Kepala sering pusing tiba-tiba mungkin pernah dialami kebanyakan orang. Walaupun kadang bisa mereda sendiri, pusing tiba-tiba dapat disebabkan oleh gangguan kesehatan yang lebih berat seperti stroke atau sumbatan di pembuluh darah otak. Namun, hal ini cukup jarang terjadi.

Penyebab kepala sering pusing tiba-tiba harus diwaspadai karena bisa menjadi tanda kamu mengalami suatu penyakit. Gangguan kesehatan ini memang banyak dikaitkan dengan adanya masalah yang terjadi pada otak atau pembuluh darah otak.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (23/5/2020) tentang penyebab kepala sering pusing tiba-tiba

2 dari 6 halaman

Berdiri Terlalu Cepat dan Migrain

Migrain (Sjstudio6/Shutterstock)
Migrain (Sjstudio6/Shutterstock)

Berdiri terlalu cepat

Penyebab kepala sering pusing tiba-tiba yang pertama adalah berdiri terlalu cepat. Saat kamu bangun terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring, peredaran darah belum bergerak secara lancar di area kepala.

Secara medis hal ini disebut dengan ‘hipotensi ortostatik’, di mana ada penurunan tekanan darah secara drastis ketika seseorang berdiri.

Migrain

Constantine Palaskas, seorang otolaringologi (dokter khusus pengobatan penyakit telinga, tenggorokan, kepala, dan leher) di Swedish Neuroscience Institute, Seattle, Amerika mengatakan bahwa migrain yang tidak lazim mungkin menjadi penyebab kepala sering pusing tiba-tiba.

"Migrain adalah gangguan yang sangat umum, dan walaupun biasanya ditandai dengan sakit kepala, sejumlah besar penderita migrain mungkin menemukan dirinya berjuang melawan vertigo karena migrain," jelasnya.

3 dari 6 halaman

Tekanan Darah Rendah dan Kurang Minum

Pusing
Pusing (iStockphoto)

Tekanan Darah Rendah

Penyebab kepala sering pusing tiba-tiba berikutnya adalah tekanan darah rendah. Richard Wright, seorang ahli jantung di Santa Monica, Amerika mengatakan bahwa tekanan darah diukur dengan 'sistolik' (tekanan darah berada di angka atas yaitu 120) dan 'diastolik' (tekanan darah berada di angka rendah yaitu 80).

Wright menambahkan bahwa alasan paling umum seseorang menjadi pusing atau pingsan adalah karena tekanan darah sistolik terlalu rendah untuk memungkinkan aliran darah yang cukup ke otak. "Ini biasanya terjadi ketika tekanan sistolik kurang dari 80," tambahnya.

Kurang Minum

Harvard Health menyatakan bahwa ketika tubuh tidak mendapatkan air yang cukup akan membuat volume darah turun dan dapat menurunkan tekanan darah serta menghalangi otak untuk mendapatkan darah yang cukup.

4 dari 6 halaman

Adanya Masalah pada Pembuluh Darah di Otak

Ilustrasi Pusing
Ilustrasi Pusing

Salah satu penyebab kepala sering pusing tiba-tiba adalah adanya masalah pembuluh darah di otak. Penyebab gejala tersebut antara lain:

- Kelainan bentuk pembuluh darah vena dan pembuluh darah arteri di otak mengakibatkan keduanya terhubung dengan tidak benar. Kondisi ini dikenal dengan istilah arteriovenous malformation atau AVM. Ini biasanya sudah mulai ada semenjak lahir dan baru diketahui ketika gejala sakit kepala hebat muncul mendadak.

- Stroke non hemoragik, yaitu ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak terhalang oleh bekuan darah. Sebagai catatan, stroke non hemoragik atau stroke iskemik ini bertanggung jawab atas 87 persen dari total kasus stroke.

- Perdarahan pada otak akibat pecahnya pembuluh darah atau disebut juga dengan stroke perdarahan. Biasanya, kondisi ini dialami oleh penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol. Terdapat dua jenis stroke, yaitu stroke penyumbatan dan perdarahan. Dari keduanya, stroke perdarahan adalah yang paling menakutkan karena tidak memiliki gejala khas. Serangannya datang secara tiba-tiba, hingga bukan tak mungkin seseorang langsung dalam keadaan koma, atau bahkan kehilangan nyawa.

- Perdarahan lainnya di otak akibat benturan di kepala.

5 dari 6 halaman

Penyebab Kepala Sering Pusing Tiba-tiba Lainnya

Pusing (Anutr Yossundara/Shutterstock)
Pusing (Anutr Yossundara/Shutterstock)

Penyebab kepala sering pusing tiba-tiba juga bisa dipengaruhi berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti:

- Tekanan darah yang sangat tinggi.

- Tumor otak.

- Bengkak pada otak akibat perubahan ketinggian, keracunan karbon monoksida, atau bisa juga akibat benturan di kepala.

- Infeksi pada otak atau selaput otak. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh terkumpulnya nanah (abses) di dalam jaringan otak.

- Adanya arteritis sel raksasa (atau disebut juga sebagai arteritis temporalis atau arteritis cranial, yaitu peradangan pada lapisan arteri—pembuluh yang membawa darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Kondisi ini paling sering memengaruhi arteri di kepala, terutama di bagian pelipis.

Itulah beberapa penyebab kepala sering pusing tiba-tiba lainnya yang perlu kamu ketahui.

6 dari 6 halaman

Penanganan Kepala Sering Pusing Tiba-tiba

Sebagian besar sakit kepala yang tidak berbahaya dapat hilang dengan sendirinya dengan beristirahat. Namun, kamu patut waspada ketika sakit kepala yang dirasakan muncul secara tiba-tiba, tidak seperti biasanya, dan rasa sakitnya luar biasa.

Sederhananya, jika sakit kepala luar biasa yang belum pernah kamu alami sebelumnya dan terjadi secara tiba-tiba, segera cari pertolongan ke IGD rumah sakit terdekat. Selain itu, waspadai gejala lain seperti muntah secara tiba-tiba, gangguan penglihatan, sulit menggerakkan anggota gerak (khususnya sebelah sisi tubuh), kehilangan kesadaran, dan kejang karena bisa jadi ada sesuatu yang serius yang membutuhkan penanganan segera.

Jika ini terjadi, lebih baik segera mencari bantuan medis. Selain itu, penting juga untuk mengetahui apakah kamu mempunya faktor risiko untuk mengalami penyakit berbahaya seperti hipertensi atau tidak, karena pada dasarnya sangat penting untuk mencegah daripada mengobati.

 

Lanjutkan Membaca ↓