Indahnya Toleransi, Pergantian Shift Jaga Beri Waktu Polisi Muslim untuk Buka Puasa

Oleh Mardella Savitri Murtisari pada 27 Apr 2020, 21:22 WIB
Diperbarui 27 Apr 2020, 21:22 WIB
Ilustrasi polisi menjaga penutupan wilayah di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta Bulan suci Ramadhan kali ini terasa sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini lantaran adanya pandemi wabah virus Corona Covid-19 yang masih menjadi ancaman di berbagai negara.

Adanya wabah ini, membuat beberapa negara menjalankan kebijakan penutupan wilayah atau lockdown. Salah satunya yakni Malaysia. Akibat belum kunjung membaik, Perdana Menteri Muhyiddin Yasin pun mengumumkan Malaysia akan memperpanjang lockdown hingga 12 Mei 2020. 

Selama itu pula, di bulan Ramadhan ini para petugas polisi akan tetap mengamankan jalanan secara ketat agar masyarakat tak melanggar kebijakan tersebut. Meskipun harus berpuasa di bawah teriknya sinar matahari, namun para polisi ini tetap menjalankan tugasnya dengan baik.

Maka dari itu, di Penang diterapkan sebuah aturan yang memudahkan para polisi muslim dalam menjalankan tugasnya selama bulan Ramadhan. Seperti apakah kisah selengkapnya? Dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Senin (27/4/2020).

2 dari 3 halaman

Selama bulan Ramadhan akan diterapkan pergantian jaga antara polisi muslim dan non-muslim di waktu buka puasa

Potret polisi berbuka puasa di Malaysia
Potret polisi berbuka puasa di Malaysia. (Sumber: worldofbuzz)

Memasuki bulan suci Ramadhan, ada banyak polisi Muslim yang puasa sembari bertugas. Untuk memastikan mereka dapat berbuka puasa dengan layak selama bertugas, maka dibuatlah kebijakan rotasi pergantian shift dengan petugas yang non-muslim.

Dilansir dari worldofbuzz, para petugas ini nantinya akan mengambil bagian pada waktu tertentu selama jam buka puasa. Sehingga polisi yang beragama Islam dapat makan dan menjalankan ibadah sholat Magrib.

3 dari 3 halaman

Hal ini supaya polisi muslim bisa berbuka puasa secara lebih leluasa dan semakin fokus dalam bekerja.

Berbuka Puasa
Ilustrasi Berbuka Puasa Credit: pexels.com/Kaboompics

Dengan sistem ini, diharapkan bisa membuat para polisi bekerja lebih giat dan fokus selama bulan suci Ramadhan. Selain itu, diharapkan rasa solidaritas dan toleransi antar petugas juga semakin kuat.

"Kami memiliki 39 orang personel yang merupakan non-Muslim di Distrik Barat Daya, dan mereka akan ditempatkan di 8 titik dari pukul 7 hingga pukul 8 malam," ungkap Kepala Distrik Kepolisian Balik Pulau, Penang, Supt A. Anbalagan seperti dilansir dari worldofbuzz pada Senin (27/4/2020).

Lanjutkan Membaca ↓