Yuk, Berikan Kontribusi Nyata untuk Perangi Wabah Corona

Oleh Gilar Ramdhani pada 07 Apr 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 07 Apr 2020, 19:00 WIB
Yuk Berikan Kontribusi Nyata untuk Perangi Wabah Corona

Liputan6.com, Jakarta Wabah global virus corona atau Covid-19 masih terus mengalami perkembangan, mulai dari segi jumlah kasus, angka kematian dan pasien sembuh. Menurut data Coronavirus Covid-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE pada 7 April 2020, di seluruh dunia sudah lebih dari 1,34 juta orang positif terjangkit virus, 276 ribu lebih dinyatakan sembuh dan ada 74 ribu lebih pasien yang meninggal dunia. Sementara di Indonesia, dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga 7 April 2020 sudah ada 2.738 kasus infeksi virus corona, 204 pasien dinyatakan sembuh dan pasien yang meninggal 221 korban jiwa.

Persentase kematian akibat corona di Indonesia 8,07 persen dan tertinggi di Asia Tenggara menjadi kabar yang memprihatinkan. Ditambah lagi kasus corona yang semakin menyebar luas ke kota/kabupaten di Indonesia membuat para tenaga medis dan rumah sakit mulai kewalahan karena kurangnya logistik alat pelindung diri, ruang isolasi pasien hingga kebutuhan lainnya.

Sejak virus corona mewabah, para tenaga medis seperti perawat, dokter dan petugas rumah sakit menjadi garda terdepan melawan virus. Bukan hanya waktu dan energi saja yang habiskan untuk menyelamatkan pasien, namun nyawa mereka juga menjadi taruhannya. Sejumlah dokter meninggal dunia, perawat dan petugas ikut terinfeksi corona. Tak heran, mereka kerap disebut-sebut pahlawan kemanusiaan yang jasanya tiada tara. Selain para tenaga medis, ada sejumlah sosok pahlawan lain yang muncul saat virus corona mewabah. Sebut saja karyawan pertokoan, pengantar makanan, hingga relawan yang bekerja bahu-membahu memenuhi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bagaimana dengan kita yang harus menetap di rumah saja, melakukan social dan physical Distancing? Di tengah pandemi corona yang melanda bangsa ini, kita yang di rumah juga bisa menjadi sosok pahlawan yang ikut melawan dan memerangi virus corona.

1. Disiplin Social Distancing

1. Disiplin Social Distancing
©Shutterstock.

Disiplin untuk lebih banyak tinggal di rumah, melakukan social dan physical distanding menjadi langkah awal penting untuk mencegah penyebaran virus corona. Jika kita meremehkan imbauan itu, bukan tidak mungkin dapat menimbulkan jatuh korban. Karena tanpa disadari kita bisa menjadi perantara atau pembawa virus.

2 dari 3 halaman

2. Menjaga kesehatan diri dan keluarga

2. Menjaga kesehatan diri dan keluarga
©Shutterstock.

Agar tidak mudah terserang virus kita harus menjaga kesehatan diri dengan memperkuat sistem imun, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup. Mengenakan alat perlindungan diri seperti masker ketika ke luar rumah. Tak hanya kesehatan fisik, mental juga perlu dijaga agar tidak mudah stress dan panik. Luangkan waktu untuk bersantai dan melakukan aktivitas yang kamu sukai. Semakin banyak orang yang peduli pada kesehatan, maka dapat menekan penyebaran virus dan jumlah korban.

3. Menjadi guru bagi anak-anak

Sejak pemerintah meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, praktis orang tua menjadi guru pengganti saat anak belajar di rumah. Work From Home dan Social Distancing, harus dimanfaatkan orang tua untuk senantiasa mendampingi dan mengawasi proses belajar anak. Sebab anak-anak membutuhkan banyak bekal ilmu dan pengetahuan untuk menghadapi masa depannya.

4. Berbagai Informasi yang Sehat

Arus informasi di era digital tersebar dengan cepat. Daripada melulu membagikan berita-berita negatif yang dapat menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran, lebih baik perbanyak informasi yang sehat dan positif yang bisa menghadirkan optimisme. Terpenting, hindari menyebarkan berita hoax yang tidak jelas kebenarannya. Saat mengobrol dengan keluarga dan teman-teman, usahakan juga agar tidak terlalu fokus membahas wabah ini. Secukupnya saja dan batasi agar tidak membuat kamu stres.

3 dari 3 halaman

5. Salurkan Donasi

5. Salurkan Donasi
©Shutterstock.

Banyak kelompok masyarakat yang terdampak akibat wabah corona yang melanda Indonesia. Selain para tenaga medis dan relawan yang membutuhkan logistik alat pelindung diri, makanan dan multivitamin untuk merawat pasien, di luar sana banyak juga orang yang kehilangan penghasilan, bahkan mata pencaharian sehingga sulit memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Oleh karena itu, kini saatnya kita mengambil langkah yang lebih nyata untuk melawan virus corona dan menolong orang-orang agar mampu bertahan di tengah wabah corona. Jadilah sosok pahlawan tanpa tanda jasa dengan menyalurkan donasi dan berbagi kebaikan kepada sesama melalui kitabisa.com

Bagi pengguna dompet digital DANA, penyaluran donasi melalui Kitabisa bisa dilakukan secara langsung dari aplikasi DANA. Caranya mudah sekali. Buka aplikasi DANA, tap View pada Update Covid-19, tap menu Bantu Sesama Lawan Corona. Setelah itu muncul halaman Kitabisa x DANA, kamu tinggal pilih donasi yang diinginkan.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by DANA Indonesia (@dana.id) on

Donasi kita akan menjadi bukti kita adalah Indonesia, satu hati, satu aksi untuk satu tujuan. Pulihnya kembali negara kita, bangkit melawan Covid-19 dan merajut masa depan kembali bersama-sama.

Lanjutkan Membaca ↓