5 Fakta Sosok Dokter Tirta yang Bergaya Nyentrik Kampanye Cegah Corona Covid-19

Oleh Mardella Savitri Murtisari pada 26 Mar 2020, 10:50 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 10:50 WIB
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona

Liputan6.com, Jakarta Sosok Dokter Tirta sedang banyak diperbincangkan netizen. Dokter Tirta merupakan salah seorang influencer yang kini tengah aktif dalam mengkampanyekan pencegahan virus corona covid-19. Sosoknya pun semakin mencuri perhatian ketika diundang untuk melakukan talk show di televisi dan akun YouTube Deddy Corbuzier. 

Bagi para pecinta sneakers tanah air, mungkin sosoknya sudah tak asing lagi. Pria bernama lengkap Tirta Mandira Hudhi ini merupakan salah satu influencer sneakers di Indonesia. Dokter Tirta memiliki usaha di bidang cuci dan perawatan sepatu. Ia pun juga memiliki akun YouTube InCipeng WeTrust yang khusus membahas tentang sneakers dan perawatannya.

Menyandang gelar dokter, pria nyentrik ini merupakan lulusan dari kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM). Dilansir dari akun YouTube Deddy Corbuzier, Dokter Tirta memang sempat vakum dari dunia kesehatan.

Sosoknya yang dikenal nyablak dan cukup unik ini menarik perhatian khalayak terutama anak muda di media sosial saat kampanye cegah virus corona covid-19. Seperti apakah fakta-fakta terkait Dokter Tirta yang nyentrik saat kampanye cegah corona covid-19? Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Kamis (26/3/2020).

2 dari 6 halaman

1. Merupakan CEO dari Shoes and Care

Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona. (Sumber: Instagram @dr.tirta)

Awal kepopuleran Dokter Tirta di kalangan anak muda adalah ia merupakan pecinta sepatu sneakers. Selain itu, ia pun membuka usaha cuci sepatu bernama Shoes and Care. Ia memulai usaha tersebut kecil-kecilan di kos-kosannya di Yogyakarta.

Kini Shoes and Care telah memiliki 19 workshop yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Bahkan, terkadang ia menerima orderan untuk melakukan perawatan sepatu dari luar negeri.

3 dari 6 halaman

2. Influencers Sneaker dan inisiator 'Solevacation'

Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona. (Sumber: Instagram @dr.tirta)

Selain memiliki usaha cuci sepatu, ia pun juga memiliki akun YouTube yang khusus membahas tentang sepatu dan perawatannya. Di channel YouTube InCipeng WeTrust tersebut telah memiliki sebanyak 147 Ribu subscriber.

Kiprahnya di dunia sneakers tanah air memang sudah banyak diakui. Salah satunya antara lain yakni sebagai inisiator 'Solevacation', yakni sebuah festival yang berbasis komunitas terdiri dari para pecinta sneakers dan streetwear. Festival ini sudah menjadi ajang bergengsi tahunan yang digelar di kota-kota besar.

4 dari 6 halaman

3. Sempat ditampung oleh preman blok M

Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona. (Sumber: Instagram @dr.tirta)

Dokter Tirta memiliki sejarah tersendiri dengan dunia anak punk. Ternyata di masa mudanya, ia pernah mengalami ditampung oleh preman dari blok M. Hal ini pula yang mendorong dirinya untuk melakukan hal yang sama. Ia pun mempekerjakan orang-orang yang memiliki latar belakang beragam.

"Anak buah ku kan enam puluh persen rata-rata, pegawai 'Shoes and Care' saat itu dari 100, napi, anak putus sekolah, anak jalanan, anak punk, dan kaum marjinal," ungkap dokter Tirta.

5 dari 6 halaman

4. Lulusan kedokteran ugm

Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona. (Sumber: Instagram @dr.tirta)

Dokter Tirta merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajay Mada. Setelah lulus, ia sempat dinas di Puskesmas Turi, Sleman, Yogyakarta dan Rumah Sakit UGM.

Dilansir dari wawancaranya bersama dengan Deddy Corbuzier, Dokter Tirta mengungkapkan bahwa ia tak menjadikan profesi dokter sebagai sumber penghasilan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

6 dari 6 halaman

5. Sempat mendapatkan tawaran beasiswa S2

Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona
Potret Tirta Mandira Hudhi, Dokter nyentrik yang lantang kampanyekan pencegahan virus corona. (Sumber: Instagram @dr.tirta)

Meski memiliki penampilan yang cukup unik dan nyentrik, ternyata setelah menyelesaikan studi S1, Dokter Tirta pernah mendapatkan tawaran untuk melanjutkan pendidikan kedokteran S2 di Belanda dan Jerman oleh Professor Iwan.

"Prof Iwan itu waktu aku selesai S1 dia mau memberikan beasiswa ke Belanda dan Jerman Lewat Dokter Jarir, aku tolak karena pada waktu itu aku lebih ingin ke IGD, belum siap untuk keluar negeri untuk S2" ungkap Tirta dalam video wawancaranya bersama Deddy Corbuzier.

Lanjutkan Membaca ↓