12 Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula, Kenali Strateginya

Oleh Nisa Mutia Sari pada 27 Feb 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 27 Feb 2020, 20:30 WIB
Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Liputan6.com, Jakarta Cara memulai usaha kuliner banyak dicari oleh pemula yang ingin berkecimpung di dalamnya. Tingginya kebutuhan masyarakat untuk memperoleh makanan, membuat banyak orang tergerak ingin memulai usaha kuliner.

Usaha kuliner merupakan salah satu bentuk bisnis yang terbilang cukup menjanjikan. Hal ini dikarenakan makanan merupakan kebutuhan yang banyak dicari dan menjadi kebutuhan setiap orang. Perkembangan kuliner saat ini juga semakin pesat. Tak heran banyak orang yang mencari cara memulai usaha kuliner.

Untuk memulai bisnis kuliner, tentu saja kamu perlu memperhatikan strategi. Hal ini karena strategi dalam memulai sebuah bisnis bisa memperkirakan bagaimana suksesnya bisnis tersebut. Selain memerlukan strategi, memulai bisnis kuliner pun perlu modal yang harus dipikirkan.

Lebih detailnya, bisa kamu simak ulasan tentang cara memulai usaha kuliner. Berikut ulasan cara memulai usaha kuliner yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (27/2/2020).

2 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula
Kuliner Jepang. (Dok. Tokyo Belly)

Tetapkan Bisnis yang Diinginkan

Cara memulai usaha kuliner pertama adalah menetapkan bisnis yang diinginkan. Hindari untuk memulai usaha kuliner hanya karena mengikuti tren saja. Karena tren lama-kelamaan bisa hilang. Jika kamu hanya mengikuti tren, maka di masa depan usaha yang kamu buka bisa mengalami kegagalan.

Kamu bisa memulai usaha kuliner dengan ketertarikan dan juga kemampuan yang dimiliki. Selain itu, memulai usaha kuliner dengan usaha sesuai dengan ketertarikan sendiri bisa lebih niat dan juga berkomitmen dengan usaha yang kamu rintis tersebut.

Survey Pasar dan Potensi Bisnis

Sebelum memulai sebuah usaha, sebaiknya kamu melakukan survey terlebih dahulu. Kamu bisa mengetahui bagaimana harga ataupun persaingan yang ada di pasar serta potensi bisnis yang akan kamu jalankan.

Melakukan sebuah survey ini cukup penting untuk dilakukan dan jangan disepelekan. Pasalnya, dari survey inilah kamu bisa mengetahui bagaimana perkiraan daya beli masyarakat terhadap usaha kuliner kamu.

 

3 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner
Ilustrasi menjalani bisnis lewat ponsel pintar | unsplash.com/@mr_fresh

Modal Awal Usaha

Cara memulai usaha kuliner berikutnya adalah modal awal. Jika kamu hanya memiliki modal kecil, kamu bisa melakukan beberapa usaha untuk menutupi kekurangan modal.

Kamu menutupi modal awal yang kurang dengan mengajak atau mencari rekan kerja untuk diajak kerja sama. Atau kamu bisa melakukan peminjaman ke koperasi atau bank melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR bagi pelaku UKM.

Selain itu, besar kecilnya modal yang kamu miliki ini tergantung dari bagaimana usaha yang akan kamu jalankan. Jika usaha yang kamu rintis telah berjalan, kamu bisa menyisihkan separuh keuntungan untuk menjadikannya modal tambahan.

Namun apabila kamu meminjam dana dari suatu lembaga keuangan, jangan lupa untuk membuat laporan keuangan. Hal ini dilakukan agar lembaga keuangan yang kamu pinjami tersebut bisa mengetahui bagaimana perkembangan usaha kamu.

Lokasi Usaha

Cara memulai usaha kuliner berikutnya dengan menentukan lokasi. Pilihlah lokasi usaha kuliner yang banyak dikunjungi atau dilalui banyak orang. Saat menentukan lokasi usaha juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan.

Jangan sampai modal kamu terkuras hanya untuk menyewa atau membeli tempat usaha, Kamu pun dapat melakukannya tanpa mempunyai tempat usaha tapi dengan menitip produk usaha dengan memilih ke lokasi strategis atau tempat usaha mitra.

Ada beberapa lokasi usaha makanan yang strategis seperti di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, lingkungan pasar dan mal, perumahan, dan tempat wisata.

4 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner
Ilustrasi Perencanaan Bisnis.(Ilustrasi: Via Shutterstock).

Memiliki Menu Andalan

Sebelum memulai usaha kuliner, sebaiknya kamu melakukan survei terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Lalu pilihlah menu yang belum banyak dijual di sana guna mengurangi tingkat persaingan. Namun pilihan menu tersebut harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen.  

Pemasok Bahan Baku

Memiliki pemasok tetap yang dapat memasok semua bahan baku produksi setiap harinya sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi. Selain bisa mendapatkan harga relatif murah, kamu pun dapat menjadi orang kepercayaan jika kamu dalam keadaan sulit atau terjepit modal.

Selain itu, kamu juga bisa diprioritaskan bila suatu saat bahan baku yang kamu butuhkan langka di pasaran. Usahakan memiliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa menyediakan permintaan.  

Pembelian bahan baku dari pemasok ini biasanya menggunakan sistem pembayaran kredit atau tunai dengan potongan harga. Besarnya potongan harga relatif, tergantung kesepakatan kedua belah pihak, tapi pada umumnya berada pada kisaran 15-20 persen.

5 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner
Ilustrasi bisnis | pexels.com/@hillaryfox

Sumber Daya Manusia (SDM)

Cara memulai usaha kuliner berikutnya dengan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM). Idealnya, karyawan terbagi ke dalam kelompok tukang masak, pelayan, dan kasir. Namun, bila usaha tergolong kecil, seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaan kamu sudah lebih dari cukup.

Jangan lupa untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan memberi gaji sepadan dan tepat waktu. Hal ini untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.

Target Pemasaran

Menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar merupakan salah satu kunci sukses menjalankan usaha makanan dan minuman. Walaupun kamu menawarkan harga murah meriah, tapi tidak sesuai dengan selera konsumen ini bisa menjadi kendala.

6 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner
Ilustrasi bisnis (sumber: Pixabay)

Promosi yang Tepat

Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha ke banyak orang. Cara ini berhasil jika kamu bisa memuaskan konsumen dan nanti mereka pun bisa menjadi pelanggan setia.

Lewat pelanggan setia ini lah cerita tentang keunggulan usaha kuliner kamu akan menyebar ke publik. Bila ada dana lebih, tak ada salahnya mempromosikan usaha lewat media, seperti spanduk, papan nama, pamflet, leaflet, atau lewat jejaring sosial yaitu Facebook atau Twitter.

Perizinan Usaha

Demi keamanan dan kenyamanan usaha, pastikan kamu mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat.

Jika usaha semakin berkembang dan besar, ada baiknya segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi usaha yang kamu jalani, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk usaha kamu ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

7 dari 7 halaman

Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Kuliner
Ilustrasi Sikap dan Perilaku (cloudpro)

Sikap dan Perilaku

Penting untuk menjaga sikap maupun perilaku saat berhadapan dengan konsumen. Semakin kamu ramah dan sopan maka akan semakin banyak konsumen yang berniat menjadi pelanggan.

Bekerja dan Berdoa

Bekerja sambil berdoa merupakan kunci keberhasilan usaha kuliner kamu. Berjuanglah dan teruslah berdoa kepada yang Maha Pemberi dan Pengatur Rezeki, karena dialah yang menilai hasil kerja keras kamu. Jangan sesekali memakai magic dalam usaha karena sudah pasti akan hancur walau cepat berkembang, berusahalah bersih.

Lanjutkan Membaca ↓