8 Jenis Pondasi Rumah yang Paling Sering Digunakan, Bangunan Kokoh

Oleh Husnul Abdi pada 21 Feb 2020, 19:05 WIB
Diperbarui 21 Feb 2020, 19:05 WIB
Jenis Pondasi Rumah

Liputan6.com, Jakarta Jenis pondasi rumah merupakan salah satu bagian konstruksi bangunan yang sangat vital. Bagaimana tidak, pondasi rumah berfungsi untuk menahan berat beban semua bagian yang berada di atasnya. Dengan begitu, pondasi rumah memiliki peran sangat besar dalam ketahanan rumah. 

Dengan pondasi rumah yang baik dan kuat, maka rumah pun akan bertahan lama dan kuat menghadapi berbagai bencana alam seperti gempa. Namun, jika pondasi rumah yang dibangun tidak kuat, maka hal tersebut dapat menyebabkan rumah tidak bertahan lama.

Jenis pondasi rumah perlu dikenali agar kamu bisa memilih yang terbaik dan paling sesuai dengan keinginan. Berbagai pertimbangan seperti harga, ketahanan, hingga kecocokan dengan tanah bisa menjadi pertimbangan dalam memilih jenis pondasi rumah yang baik.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (21/2/2020) tentang jenis pondasi rumah

2 dari 5 halaman

Jenis Pondasi Rumah Tapak dan Rakit

Jenis Pondasi Rumah
Jenis Pondasi Rumah (Sumber: Pixabay)

Jenis Pondasi Rumah Tapak

Jenis pondasi rumah yang pertama adalah jenis tapak. Pondasi tapak biasanya digunakan untuk mendukung titik beban tunggal pada sebuah bangunan. Jenis pondasi tapak pada umumnya dibangun dalam bentuk melingkar atau bulat dan juga ada yang berbentuk kotak atau persegi.

Namun, pondasi tapak juga biasanya didirikan dalam bentuk bertingkat untuk menopang beban yang berasal dari kolom yang cukup berat. Jenis pondasi tapak sendiri sering dibangun dalam struktur lapisan beton bertulang dengan ketebalan yang sama.

Tiang dan kedalamannya sampai pada tanah keras dan cocok untuk bangunan tinggi dan berdiri di tanah yang lembek. Kelebihan pondasi rumah jenis tapak ini adalah harganya yang jauh lebih murah, galian tanah yang lebih sedikit (hanya pada kolom struktur saja), dan untuk bangunan bertingkat, jenis ini lebih unggul dari pondasi rumah batu belah/kali.

Jenis Pondasi Rumah Rakit

Jenis pondasi rumah rakit ini merupakan pondasi rumah yang mengaplikasikan pelat beton besar dengan peran sebagai pengganti permukaan dari satu atau lebih kolom dalam beberapa garis atau jalur dengan tanah.

Keunggulannya dapat diterapkan pada kondisi tanah yang lunak atau pun pada bangunan yang memiliki jarak kolom yang sangat dekat dengan semua arah. Sehingga jika menggunakan pondasi telapak sisinya akan saling berhimpit satu sama lain.

3 dari 5 halaman

Jenis Pondasi Rumah Tiang Pancang dan Umpak

Jenis Pondasi Rumah Tiang Pancang

Jenis pondasi rumah tiang pancang adalah suatu konstruksi pondasi yang mampu menahan gaya orthogonal ke sumbu tiang dengan jalan menyerap lenturan.

Kelebihan dari pondasi tiang pancang adalah kamu akan mendapatkan mutu beton terjamin karena dibuat dengan sistem pabrikasi. Kemudian bisa mencapai daya dukung tanah yang paling keras yang tidak hanya dari ujung tiang, tetapi juga pada sekeliling tiang.

Jenis Pondasi Rumah Umpak

Untuk membangun pondasi rumah yang tahan terhadap guncangan, di antara jenis pondasi rumah bertipe dangkal, jenis pondasi umpak adalah pilihan terbaik. Sistem pondasi umpak dapat membantu menyelaraskan bangunan dengan guncangan.

Oleh karena itu, tiang bangunan tidak akan patah meskipun terjadi gempa bumi. Pondasi umpak ini diposisikan di atas permukaan tanah yang sudah dikeraskan atau dipadatkan dengan batu kali dan sloof sebagai pengikatnya

4 dari 5 halaman

Jenis Pondasi Rumah Sumuran dan Tikar

Jenis Pondasi Rumah
Jenis Pondasi Rumah (Sumber: Pixabay)

Jenis Pondasi Rumah Sumuran

Jenis pondasi rumah sumuran adalah jenis pondasi dalam yang dicor di tempat dengan menggunakan komponen bahan bangunan beton dan batu belah sebagai pengisinya. Pondasi ini digali pada tanah, berdiameter 60-80 cm seperti menggali sumur dengan kedalaman mencapai 8 meter.

Keunggulannya, jika lokasi pembangunan jauh sehingga tidak memungkinkan dilakukan transportasi untuk mengangkut tiang pancang, maka pondasi rumah jenis sumuran ini merupakan pilihannya.

Jenis Pondasi Rumah Tikar

Jenis pondasi rumah tikar diperuntukkan untuk menyebarkan beban dari struktur atas area yang lebih luas. Penggunaan pondasi rumah ini biasanya dilakukan pada kondisi beban kolom atau beban struktural lain yang berdekatan dengan pondasi rumah dan saling berinteraksi.

Keunggulan dari jenis pondasi rumah ini adalah mampu mengurangi penurunan setempat dengan cara plat beton yang akan mengimbangi gerakan berbeda antara posisi beban. Biasanya, pondasi tikar ini digunakan pada kondisi tanah yang lunak atau longgar.

5 dari 5 halaman

Jenis Pondasi Rumah Pelat Beton Lajur dan Strauss Pile

Jenis Pondasi Rumah Pelat Beton Lajur

Jenis pondasi rumah pelat beton lajur digunakan bila luas penampang yang menggunakan pondasi pelat setempat terlalu besar. Maka dari itu penampang tersebut dibagi dengan cara memanjangkan lajur agar tidak terlalu melebar.

Pondasi rumah jenis ini relatif murah, sama dengan pondasi rumah jenis tapak dan penggunaannya pada bangunan bertingkat lebih handal dibanding pondasi rumah jenis batu belah. Baik sebagai penopang beban vertikal maupun horizontal (misalnya gempa bumi, angin, atau ledakan).

Jenis Pondasi Rumah Strauss Pile

Jenis pondasi rumah strauss pile merupakan pondasi rumah yang masuk dalam kategori dangkal. Pondasi jenis ini biasanya digunakan pada bangunan yang bebannya tidak terlalu berat, misalnya untuk desain rumah tinggal atau bangunan lain yang memiliki bentang antar kolom tidak panjang. Kelebihannya adalah volume beton yang digunakan tidak banyak dan ujung pondasi dapat bertumpu pada tanah keras.

 

Lanjutkan Membaca ↓