Bahaya Tidak Membersihkan Kulkas bagi Kesehatan, Jangan Disepelekan

Oleh Nisa Mutia Sari pada 18 Feb 2020, 16:35 WIB
Diperbarui 18 Feb 2020, 16:35 WIB
Liputan 6 default 2
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan6

Liputan6.com, Jakarta Menjaga kebersihan benda yang ada di lingkungan kita merupakan langkah awal dari usaha untuk meningkatkan kesehatan. Pasalnya, banyak kuman menempel pada benda-benda tersebut yang bisa mempengaruhi kesehatan. Salah satu benda yang harus rutin dibersihkan adalah kulkas.

Kulkas merupakan salah satu benda yang bekerja paling keras. Kulkas bekerja untuk menjaga persediaan makanan agar tetap segar dan tahan lama.

Untuk itu, sudah sewajarnya kamu merawat kulkas dengan baik. Academy of Nutrition and Dietetics menyarankan untuk membersihkan kulkas seminggu sekali. Proses ini termasuk melihat masa kedaluwarsa dan kondisi makanan yang disimpan di dalam kulkas.

Rutin membersihkan kulkas setiap minggu secara tidak langsung akan menjaganya dari bakteri yang masuk melalui sayuran, buah, atau makanan mentah yang disimpan di dalamnya. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan kulkas agar terhindar dari penyakit.

Berikut bahaya tidak membersihkan kulkas bagi kesehatan yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/2/2020).

2 dari 4 halaman

Perhatikan Penggunaan Suhu Aman Kulkas

Bahaya Tidak Membersihkan Kulkas bagi Kesehatan
Perbesar
Kulkas. (Sumber kapanlagi.com)

Memperhatikan suhu kulkas dan freezer adalah hal penting karena dapat mencegah tak hanya keracunan makanan, namun juga mengurangi sisa makanan dalam kulkas. Banyak kulkas yang tidak diatur pada suhu yang tepat, sehingga tidak aman untuk penyimpanan makanan.

Bakteri yang merugikan seperti Listeria monocytogenes, dapat berkembang biak secara cepat jika suhu kulkas tidak tepat, yakni di bawah 20 derajat celsius dan freezer setidaknya minus 15 derajat Celsius.

Menjaga makanan pada suhu ini telah terbukti mengurangi kecepatan berkembangbiaknya bakteri merugikan dan mengurangi makanan mudah busuk. Dengan perubahan cuaca, kamu juga harus memperhatikan kapan harus menyetel ulang suhu pada kulkas dan lemari pendingin.

3 dari 4 halaman

Masalah Kesehatan Jika Tidak Rutin Membersihkan Kulkas

Bahaya Tidak Membersihkan Kulkas bagi Kesehatan
Perbesar
Kulkas.

Pada kulkas yang kotor dapat menjadi tempat baik untuk perkembangbiakan bakteri jahat seperti Salmonella, Listeria, dan E.colli. Kondisi seperti ini sudah dijelaskan pada sebuah setudi yang menemukan bahwa laci penyimpanan sayur yang terdapat di dalam kulkas mengandung rata-rata 7.850 unit bakteri per sentimeter persegi.

Padahal, angka tersebut baru dianggap normal apabila didapat di antara 0 dan 10 unit per sentimeter persegi. Membersihkan kulkas secara rutin tentu akan berguna untuk mencegah berkembangbiaknya bakteri sebanyak itu.

Bukan hanya soal suhu kulkas, kamu juga perlu memperhatikan bahwa pintu kulkas harus selali tertutup rapat. Pasalnya, jika pintu tidak ditutup rapat dan terdapat suhu berkisar 5 derajat Celcius hingga 60 derajat Celcius di dalamnya, maka bakteri jahat akan mulai berkembang biak.

Kelembapan juga rentan masuk ke dalam kulkas, sehingga memicu tumbuhnya bakteri anaerob. Semua bakteri yang merugikan dan masuk ke saluran pencernaan kamu akan menimbulkan gejala dari nyeri perut, mual, muntah, malas makan, hingga diare.

4 dari 4 halaman

Tips Membersihkan Kulkas Secara Maksimal

Bahaya Tidak Membersihkan Kulkas bagi Kesehatan
Perbesar
Membersihkan Kulkas.

Kosongkan Kulkas

Keluarkan semua makanan dari dalam kulkas dan freezer. Selamatkan makanan dan minuman yang membutuhkan pendingin. Selain itu, sortir produk-produk yang sudah kedaluwarsa dan masih bagus.

Meskipun masa kedaluwarsa belum habis, tetapi sudah berbau yidak sedap maka sebaiknya juga disingkirkan. Mengosongkan isi kulkas akan memudahkan kamu membersihkan dan merapikan kulkas.

Membersihkan Rak dan Laci Kulkas

Untuk mendapatkan kulkas bersih maksimal, jangan lupa untuk melepaskan rak dan laci kulkas. Kemudian sikat menggunakan spons di setiap sisinya. Bersihkan dengan air hangat dan sabun untuk membunuh bakteri.

Taburkan baking soda pada noda yang sulit hilang, jika menggunakan sabun tidak ampuh. Setelah itu sikat kembali menggunakan spons. Kemudian keringkan sebelum diletakkan kembali ke dalam kulkas.

Keringkan Terlebih Dahulu

Setelah selesai dibersihkan, jangan langsung memasukkan makanan ke dalam kulkas. Penting untuk mengeringkan sisa-sisa pembersih dan kotoran agar kuman tidak betah berlama-lama di tempat lembap. Setelah itu tempatkan kembali rak ketika bagian dalam kulkas benar-benar kering.

Berikan Pewangi

Untuk mengusir aroma tidak sedap dari kulkas, usap bagian dalam kulkas menggunakan kain lap yang telah disemprotkan cairan pembersih. Kamu juga bisa menggunakan paper towel yang telah dibasahi air dengan beberapa tetes ekstrak vanilla.

Mengatur Posisi Makanan

Setelah semuanya beres, kamu bisa melanjutkan mengatur posisi makanan ke dalam kulkas. PAstikan untuk memisahkan beberapa jenis makanan agar tidak terjadi kontaminasi silang (bakteri dari satu makanan menyebar ke makanan lain dan sebaliknya).

Lanjutkan Membaca ↓