Tanda-Tanda Penyakit Kanker Otak, Kenali Sejak Dini

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 21 Jan 2020, 11:35 WIB
Diperbarui 21 Jan 2020, 11:35 WIB
Ilustrasi Kanker Otak

Liputan6.com, Jakarta Tanda-tanda penyakit kanker otak perlu diwaspadai sejak dini. Kanker otak merupakan jenis tumor ganas yang berkembang di otak. Tumor otak ganas tumbuh lebih cepat dan menyerang struktur lokal dengan lebih agresif.

Kanker otak tumbuh dari sel-sel abnormal di otak. Tengkorak yang menutupi otak, sangat kaku. Setiap pertumbuhan di dalam ruang terbatas seperti itu dapat menyebabkan masalah. Ketika kanker otak berkembang, tekanan di dalam tengkorak meningkat. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan mengancam jiwa. Maka dari itu penting mengetahui tanda-tanda penyakit kanker otak.

Ada sejumlah tanda-tanda penyakit kanker otak yang perlu diwaspadai. Tanda-tanda penyakit kanker otak tergantung pada lokasi dan ukuran kanker.

Namun, penting untuk diketahui, tanda-tanda penyakit kanker otak bukanlah satu-satunya patokan untuk mendiagnosis adanya kanker. Diperlukan serangkaian tes kesehatan untuk mengetahui adanya sebuah kanker di dalam tubuh. Jika Anda menemukan tanda-tanda penyakit kanker otak ini, ada baiknya untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Berikut tanda-tanda penyakit kanker otak yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (21/1/2020).

2 dari 5 halaman

Jenis-jenis kanker otak

Ilustrasi Kanker Otak (sumber: iStockphoto)
Ilustrasi Kanker Otak (sumber: iStockphoto)

Astrositoma

Astrositoma adalah jenis kanker yang dapat terbentuk di otak atau sumsum tulang belakang. Astrositoma dimulai pada sel yang disebut astrosit yang mendukung sel-sel saraf. Tanda dan gejala astrositoma tergantung pada lokasi tumor. Astrositoma yang terjadi di otak dapat menyebabkan kejang, sakit kepala, dan mual. Astrositoma bisa menjadi tumor yang tumbuh lambat, atau bisa menjadi kanker agresif yang tumbuh dengan cepat.

Glioblastoma

Glioblastoma adalah jenis kanker agresif yang dapat terjadi di otak atau sumsum tulang belakang. Jenis kanker ini sebenarnya adalah kanker Astrositoma yang sudah memasuki tingkatan 4 atau sangat tinggi. Jenis kanker ini lebih sering diidap oleh orang dewasa.

Ependymoma

Ependymoma adalah jenis tumor dimulai pada sel-sel ependymal di otak dan sumsum tulang belakang yang melapisi lorong tempat cairan (cairan serebrospinal) yang menyehatkan aliran otak. Ependymoma dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi paling sering terjadi pada anak kecil. Anak-anak dengan ependymoma dapat mengalami sakit kepala dan kejang.

3 dari 5 halaman

Tanda-tanda penyakit kanker otak

Kanker Otak - KlikDokter.com (sfam_photo/Shutterstock)
Kanker Otak (sfam_photo/Shutterstock)

Gejala kanker otak bervariasi tergantung pada jenis, luas dan lokasi tumor, serta usia dan riwayat kesehatan pasien, dan seringkali meniru yang disebabkan oleh kondisi medis lain, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis untuk diagnosis yang akurat. Tanda-tanda awal kanker otak termasuk:

- Sakit kepala yang berubah tergantung pada waktu dan posisi kepala dan bertambah buruk seiring waktu

- Kejang

- kelemahan atau mati rasa yang secara bertahap memburuk di satu sisi tubuh

- Mual atau muntah

- Hilang ingatan,

- Kelemahan otot

- Kesulitan bicara

- Perubahan mood atau kepribadian

- Kelelahan yang tidak bisa dijelaskan

- Perubahan dalam siklus menstruasi

- Impotensi atau infertilitas

- Produksi ASI berlebih atau kurang

- Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan

- Tekanan darah tinggi

- Penglihatan ganda, penglihatan kabur, atau hilangnya penglihatan

- pusing dan kehilangan keseimbangan

- gangguan pendengaran

4 dari 5 halaman

Gejala sakit kepala pada kanker otak

Ilustrasi Kepala Pusing (iStockphoto)
Gejala sakit kepala pada kanker otak (Ilustrasi/iStockphoto)

Pada tahap awal, kanker otak mungkin tidak memiliki gejala yang nyata. Namun, ketika kanker tumbuh cukup besar, ia akan memberi tekanan pada otak atau saraf di otak yang dapat mulai menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala pada kanker otak bisa berbeda-beda bentuknya dari ketegangan hingga sakit kepala migrain.

-Gejala sakit kepala lainnya yang terkait dengan tumor otak mungkin termasuk:

- sakit kepala yang membangunkan Anda di malam hari

- sakit kepala yang berubah saat mengubah posisi tubuh

- sakit kepala yang tidak merespon pereda nyeri standar seperti aspirin, asetaminofen (Tylenol), atau ibuprofen (Advil)

- sakit kepala yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu sekaligus.

Karena rasa sakitnya bisa sangat hebat, sakit kepala tumor otak terkadang dikacaukan dengan migrain. Namun, serangan migrain juga dapat memicu mual dan sensitivitas ekstrem terhadap cahaya. Sakit kepala tumor otak biasanya disertai dengan penyakit kanker otak.

5 dari 5 halaman

Tingkatan kanker otak

Ilustrasi Otak
Ilustrasi Otak (iStockPhoto)

Kanker otak tidak berperilaku sama seperti kanker lainnya. Kanker dapat bermigrasi di dalam otak, tetapi sangat jarang tumor otak primer menyebar di luar otak, atau menjauh dari sistem saraf pusat (SSP).

Akibatnya, kanker otak biasanya dinilai bukan stadium. Sistem penilaian kanker otak menampilkan empat tingkatan berbeda dan memberi tim perawatan pemahaman tentang bagaimana tumor tumbuh. Proses ini membantu dokter mencocokkan perawatan kanker otak dengan kebutuhan individu.

Pemeringkatan kanker otak jauh berbeda dari stadium kanker lain dalam tubuh. Kanker di paru-paru, usus besar dan payudara diklasifikasikan berdasarkan lokasinya di tubuh, ukuran, keterlibatan kelenjar getah bening dan kemungkinan penyebaran. Tumor di otak dinilai berdasarkan seberapa agresif sel-sel tumor muncul di bawah mikroskop. Berikut tingkatannya:

Kanker otak tingkat 1: Tumor tumbuh lambat dan jarang menyebar ke jaringan terdekat. Dimungkinkan untuk mengangkat tumor sepenuhnya dengan operasi.

Kanker otak tingkat 2: Tumor tumbuh lambat tetapi dapat menyebar ke jaringan terdekat atau berulang.

Kanker otak tingkat 3: : Tumor tumbuh dengan cepat, kemungkinan menyebar ke jaringan terdekat, dan sel tumor terlihat sangat berbeda dari sel normal.

kanker otak tingkat 4: Tumor tumbuh dan menyebar dengan sangat cepat, dan sel-sel tumor tidak terlihat seperti sel normal.

Lanjutkan Membaca ↓