Viral Video Istri Aniaya Suami Stroke karena Lelah Mengurus, Ini Faktanya

Oleh Afifah Cinthia Pasha pada 19 Des 2019, 13:30 WIB
Diperbarui 19 Des 2019, 13:30 WIB
Video Istri Aniaya Suami Stroke
Perbesar
Video Istri Aniaya Suami Stroke (sumber: twitter/@danielht2009)

Liputan6.com, Jakarta Menikah berarti siap mengenal luar dalam dari pasangan. Seperti memahami kebiasaan, belajar menerima kekurangannya, hingga menyelami kehidupannya yang jarang ia bagi dengan orang lain. Setiap orang pasti menginginkan pasangan yang bisa menemani dalam suka duka, sehat maupun sakit.

Bukan hanya bersama saat suka dan pergi atau berubah saat duka. Seperti yang terjadi pada wanita asal Jakarta yang menganiaya suaminya saat suaminya sakit. Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan video seorang istri yang menganiaya suaminya.

Hal tersebut diketahui publik dari unggahan akun Twitter @danielht2009. Dalam video yang viral di Twitter ini terlihat seorang istri memukuli suaminya yang sedang menderita stroke. Si suami tampak tak bisa melawan karena tubuhnya melemah dan tak mampu bicara dengan sempurna.

2 dari 4 halaman

Istri Memukul Suaminya yang Menderita Stroke

Dalam video tersebut terlihat kejadian terjadi di ruang tengah rumah keduanya. Tidak tanggung-tanggung, dengan teganya si istri memukuli suaminya dengan tongkat yang biasanya untuk suaminya berjalan, seperti yang Liputan6.com lansir dari World of Buzz, Kamis (19/12/2019).

Bukan sekali dua kali saja, terlihat di dalam video jika si istri memukul berkali-kali baik di bagian perut hingga kepala. Akibat perbuatannya itu, suaminya mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan informasi, video tersebut direkam secara sengaja oleh sang istri.

Video tersebut juga berisikan curhatan sang istri sebelum dirinya melakukan tindak kekerasan. Wanita itu bercerita jika dirinya kesal dengan kondisi suaminya yang tak berdaya seperti ini.

Terlebih kini suaminya sudah tidak bisa lagi mengurus dirinya sendiri dan selalu merepotkan dirinya. Ia juga bercerita jika sang suami yang kerap buang air besar meskipun sudah berkali-kali di bersihkan.

Dirinya juga mengaku merasa lelah dan siap untuk berpisah dengan suaminya. Hal ini lah yang membuatnya emosi dan marah.

3 dari 4 halaman

Dilaporkan Ke Polisi

Video Istri Aniaya Suami Stroke (sumber: merdeka.com)
Perbesar
Video Istri Aniaya Suami Stroke (sumber: merdeka.com)

Berdasarkan informasi yang dibagikan warganet, peristiwa terjadi di sebuah rumah di Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2019). Terduga pelaku pemukulan berinisial MFJ, merekam aksinya menghajar korban HW.

Polsek Metro Penjaringan dalam keterangan tertulis yang dibagikan, penanganan kasus itu bermula dari laporan video yang didapat saksi mata bernama Josin.

" Awalnya saksi Josin mendapat kiriman video berdurasi 2,24 detik dari pelaku," tulis Polsek Penjaringan.

Josin melaporkan video yang dia peroleh ke SPK Polsek Penjaringan. Dari laporan itu, polisi mendatangi tempat kejadian perkara.

"Ternyata benar ditemukan pelaku dan korban di dalam rumah."

Tak menunggu lama, aparat kepolisian langsung bergegas mendatangi kediaman MFJ dan suaminya HT. Saat sampai di lokasi TKP, korban berinisial HT ditemukan dalam kondisi luka-luka. Terutama di bagian pipi sebelah kiri korban yang robek. Saat diringkus MFJ diketahui menolak dan berteriak-teriak.

4 dari 4 halaman

Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Video Istri Aniaya Suami Stroke (sumber: twitter/@danielht2009)
Perbesar
Video Istri Aniaya Suami Stroke (sumber: twitter/@danielht2009)

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga sang pelaku berinisial MFJ (35), tersebut memiliki gangguan kejiwaan. Saat ini, pihak kepolisian juga telah membawa sang pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat, guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Indikasi awal, saat kita datang teriak-teriak. Sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Grogol," sambung Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim.

Walaupun begitu pemeriksaan pada pelaku masih tetap berjalan sebagaimana semestinya. Tujuannya agar bisa lebih memastikan apakah kasus ini akan ditindak lanjut lebih dalam atau tidak. Meski begitu, pihak kepolisian masih belum bisa memberikan pernyataan apapun hingga hasil dari rumah sakit jiwa keluar.

Lanjutkan Membaca ↓