6 Aturan Unik Berwisata Ini Hanya Ada di Korea Utara

Oleh Afifah Cinthia Pasha pada 31 Okt 2019, 08:10 WIB
Diperbarui 01 Nov 2019, 18:14 WIB
Ilustrasi Korea Utara (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Korea Utara dikenal sebagai negara yang sangat tertutup. Korea Utara juga membatasi segala urusan warga negaranya, termasuk berkomunikasi. Hingga saat ini, seluruh warga negara Korea Utara tidak diizinkan bersentuhan dengan dunia luar. 

Tak heran jika warganya maupun orang di luar Korea Utara sulit mendapatkan informasi tentang negara tersebut. Tapi hal tersebut nyatanya tak menutup kemungkinan orang asing bisa berwisata di sana.

Walaupun tertutup negara pimpinan Kim Jong-un ini tetap membuka sektor pariwisatanya untuk wisatawan asing. Dikenal memiliki aturan yang sangat ketat kepada warganya, negara ini juga memiliki aturan bagi wisatawan.

Jumlah wisatawan yang boleh memasuki Korea Utara dibatasi. Wisatawan mancanegara yang ingin melancong ke sana pun harus mengikuti beberapa peraturan yang tak biasa.

Berikut 6 peraturan unik berwisata yang hanya ada di Korea Utara yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (31/10/2019).

2 of 7

1. Tidak ada handphone dan internet

Ilustrasi Internet
Ilustrasi Internet (sumber: iStockphoto)

Ketika memasuki Korea Utara, jangan harap bisa bebas menggunakan handphone atau bahkan bisa asik update di Instagram stories. Nantinya handphone wisatawan akan disita sementara dan history di browser juga akan ikut diperiksa. Penggunaan internet juga sangat terbatas. Wisatawan hanya bisa mengakses internet menggunakan layanan dari pemerintah Korea Utara.

3 of 7

2. Dilarang menggunakan mata uang Korea Utara

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang. Sumber foto: unsplash.com/Sabine Peters.

Uniknya, saat melakukan transaksi, wisatawan tidak bisa menggunakan mata uang Won Korea Utara. Mata uang yang diperbolehkan untuk para wisatawan adalah Euro, Yuan, Won Korea Selatan, dan Dolar Amerika Serikat.

4 of 7

3. Wajib menggunakan maskapai Korea Utara

Terungkap, Wujud Pesawat Kepresidenan Korea Utara
Pesawat Kim Jong-un itu terlihat mirip Air Force One milik Barack Obama.

Ada dua akses untuk bisa masuk ke Korea Utara, yaitu melalui udara dan darat menggunakan kereta api. Untuk wisatawan yang berasal dari Amerika Serikat dan Israel, satu-satunya transportasi yang diizinkan adalah menggunakan maskapai Air Kyoto dan wajib transit di Beijing, China.

5 of 7

4. Wajib memakai pemandu perjalanan resmi dari pemerintah

Ilustrasi keluarga
Liburan Akhir Tahun Waktunya Mencoba Tempat-Tempat Wisata Baru. Tempat Mana Saja yang Seru?

Pertama, para wisatawan wajib menggunakan pemandu perjalanan resmi dari pemerintah. Setelah tiba di bandara, wisatawan akan langsung disambut oleh pemandu yang akan mengikuti sepanjang hari. Mulai dari keluar kamar hotel hingga kembali lagi ke dalam kamar hotel.

6 of 7

5. Membeli souvenir di toko yang disetujui

Ilustrasi belanja
Banyak barang khas Thailand yang bisa dijadikan oleh-oleh, tetapi 4 barang ini paling banyak dicari. Apa saja?

Traveling memang tak lengkap jika tak membeli souvernir. Para wisatawan tak bisa sembarangan membeli oleh-oleh di Kore Utara. Kamu hanya boleh mengunjungi tempat wisata yang resmi dan toko-toko yang disetujui pemerintah.

7 of 7

6. Wisatawan dilarang menyebut

Bendera Korea Utara (AFP)
Bendera Korea Utara (AFP)

Peraturan unik berwisata lainnya adalah semua wisatawan dilarang menyebut negara tersebut dengan "Korea Utara". Wisatawan hanya boleh menyebut Korea Utara dengan "Republik Demokratik Rakyat Korea".

Lanjutkan Membaca ↓