4 Cara Memilih Alpukat yang Berdaging Tebal dan Enak

Oleh Husnul Abdi pada 28 Okt 2019, 10:10 WIB
Diperbarui 28 Okt 2019, 10:10 WIB
Konsumsi Buah Ini Saat Sahur
Perbesar
Alpukat / Sumber: iStockphoto

Liputan6.com, Jakarta Cara memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak bisa dilihat dari ciri fisiknya. Walaupun begitu. Tetap saja memilih buah alpukat memang gampang-gampang susah karena tingkat kematangannya yang memang kadang sulit ditebak.

Buah alpukat memiliki cukup banyak manfaat kesehatan. Khasiat buah alpukat yang paling terkenal adalah mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) hingga risiko penyakit jantung serta diabetes dapat berkurang.

Cara memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak tidak begitu sulit. Dengan memperhatikan bentuk fisik dan meraba teksturnya, kamu bisa mendapatkan buah alpukat yang berdaging tebal dan tentunya enak. Kamu tidap perlu khawatir lagi mendapatkan buah alpukat yang belum matang.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (28/10/2019) tentang cara memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak.

2 dari 5 halaman

Perhatikan Warna Kulit Alpukat

Perhatikan Warna Kulit Alpukat
Perbesar
Perhatikan Warna Kulit Alpukat (huffingtonpost.com)

Cara memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak pertama adalah dengan memperhatikan warna kulit alpukat. Jika alpukat memiliki warna hijau yang lebih terang, maka kemungkinan alpukat tersebut belum terlalu matang.

Biasanya, alpukat yang sudah matang memiliki warna hijau gelap. Oleh karena itu, salah satu cara yang baik untuk memilih alpukat yang matang adalah dengan melihat warnanya. Hanya dengan melihatnya kamu sudah bisa memprediksi tingkat kematangannya.

3 dari 5 halaman

Perhatikan Tekstur Buah

Buah Alpukat
Perbesar
Ilustrasi Buah Alpukat (iStockphoto)

Selanjutnya, kamu bisa memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak dengan memperhatikan tekstur dari buahnya. Kamu akan mendapati tekstur buah yang empuk saat alpukat sudah matang.

Caranya, kamu bisa menekan daging buah alpukat. Bila terasa empuk, maka alpukat yang kamu pilih sudah matang. Namun, jangan tekan terlalu keras agar alpukat tidak rusak. Alpukat yang sudah matang biasanya empuk ketika ditekan.

Namun, janga memilih alpukat yang terlalu lembek. Alpukat yang terlalu lunak bisa menandakan bahwa alpukat terlalu matang, cenderung busuk dan tidak bisa dimakan. Lebih baik kamu memilih yang sedikit keras dan mendiamkannya sampai alpukat matang dengan sempurna.

Selain itu, jika mendapatinya masih keras, kamu mungkin harus menunggu beberapa hari lagi sebelum dimakan.

4 dari 5 halaman

Menarik Batang Alpukat

alpukat
Perbesar
ilustrasi alpukat/Photo by Charles on Unsplash

Cara memilih alpukat yang berdaging tebal dan enak selanjutnya adalah dengan menarik batang alpukat. Maksudnya disini adalah menatik batang yang biasanya ada di ujung buah alpukat ketika dipetik.

Jika masih ada sedikit sisa batang buah, petik saja batang ini dan teliti bagian dalam buah melalui "lubang" yang ditinggalkan. Bila berwarna hijau, tandanya alpukat sudah matang dan siap disantap. Sebaliknya, bila berwarna coklat, buah alpukat tersebut terlalu masak, dan apabila batangnya tidak dapat dipotong, berarti alpukat tersebut masih belum matang.

5 dari 5 halaman

Cara Menyimpan Alpukat yang Baik

alpukat
Perbesar
ilustrasi alpukat/Photo by twinsfisch on Unsplash

Berikut beberapa cara untuk menyimpan buah alpukat yang baik agar tahan lama:

- Sebaiknya konsumsi buah alpukat yang sudah diiris sesegera mungkin. Alpukat yang sudah diiris kaya akan lemak sehingga rentan terhadap degenerasi bakteri.

- Jika kamu berniat menyimpan alpukat yang sudah dihaluskan, simpan dalam wadah membuat es batu lalu bekukan dalam freezer. Kamu dapat mengonsumsinya setelah dicairkan. Cara ini akan membuat alpukat lebih awet disimpan.

- Untuk menyimpan alpukat yang tidak habis dimakan, cukup manfaatkan air jeruk nipis. Peras jeruk nipis di atas daging alpukat, masukkan alpukat ke dalam plastik dan bungkus rapat. Dengan begini alpukat akan tetap segar setidaknya hingga 2 hari. Tips ini juga bisa digunakan untuk alpukat yang sudah dipotong-potong atau dijus, tambahkan saja sedikit sari jeruk nipis agar warnanya tidak berubah kehitaman.

Lanjutkan Membaca ↓