5 Fakta Unik Wolffia, Tanaman Terkecil di Dunia Berdiameter 0,1 Milimeter

Oleh Afifah Cinthia Pasha pada 02 Okt 2019, 16:05 WIB
Diperbarui 02 Okt 2019, 16:17 WIB
Wolffia

Liputan6.com, Jakarta Keindahan alam di berbagai penjuru dunia tak ada habisnya membuat decak kagum. Tak hanya keindahannya saja, tapi juga keunikkan dan keajaibannya. Salah satunya adalah dunia tumbuhan. Di dunia ini, ada banyak sekali jenis tanaman yang bisa kamu temukan. Mulai dari tanaman beracun hingga bermanfaat, ada juga tanaman paling besar hingga paling kecil. 

Bicara tentang tanaman atau tumbuhan terkecil, apa kamu tahu tanaman terkecil di dunia? Rekor tanaman terkecil di dunia dipegang oleh bunga Wolffia. Wolffia adalah tanaman tanpa akar yang memiliki ukuran yang sangat kecil dengan diameter sekitar 0,1 mm. Wolffia memiliki bentuk menyerupai bintik tepung jagung yang mengambang di atas permukaan air.

Karena hidup di air, tak heran jika Wolffia digolongkan ke dalam jenis tanaman air. Warna Wolffia didominasi dengan warna hijau kekuning-kuningan. Walaupun tak berakar dan berdaun, Wolffia dapat memekarkan bunga pada bagian permukaan atasnya. Bunga yang tumbuh diatas permukaannya pula memiliki satu benangsari dan satu putik.

Ukuran bunga ini sangat kecil, jadi untuk dapat melihat bunga Wolffia kamu harus menggunakan kaca pembesar maupun mikroskop. Walaupun tanaman wolffia berukuran sangat kecil, namun mereka tetap memiliki peran yang baik dalam kehidupan di bumi. Berikut 5 fakta unik Wolffia yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2019).

2 of 6

1. Memiliki Banyak Spesies

Wolffia (sumber: ruduckweed)
Wolffia (sumber: ruduckweed)

Walaupun menjadi tanaman terkecil di dunia, Wolffia ternyata memiliki 11 spesies, yaitu Wolffia angusta, Wolffia arrhiza, Wolffia australiana, Wolffia borealis, Wolffia brasiliensis, Wolffia columbiana, Wolffia cylindracea, Wolffia elongata, Wolffia globosa, Wolffia microscopica, Wolffia neglecta.

3 of 6

2. Ukuran Bunga

Wolffia (sumber: ruduckweed)
Wolffia (sumber: ruduckweed)

Guinness Book of World Records pernah mencatat bahwa wolffia jenis angusta adalah tanaman berbunga terkecil di dunia dengan ukuran panjang 0,6 mm dan lebar 0,33 mm. Namun, ada spesies wolffia lain yang mempunyai ukuran yang tak kalah kecil, yaitu Wolffia globose.

Wolffia globosa adalah genus terkecil yang dikenal juga sebagai duckweed. Tanaman ini merupakan tanaman asli yang berada di Asia dan juga ditemukan di beberapa negara bagian Amerika. Tanaman ini memiliki bentuk yang bulat, tidak beraturan dengan diameter sekitar 0,1 hingga 0,2 mm.

4 of 6

3. Berperan Melindungi Bumi

Wolffia (sumber: wikipedia)
Wolffia (sumber: wikipedia)

Menurut International Lemna Association (ILA), wolffia memiliki dampak yang besar dalam melindungi bumi. Tanaman kecil ini dapat menjadi sumber makanan beberapa jenis hewan, seperti, bebek, burung air, dan ikan, serta dapat digunakan dalam makanan ayam, babi, dan sapi.

Seperti Liputan6.com lansir dari International Lemna Association, Rabu (2/10/2019) mengatakan bahwa wolffia memiliki potensi menjadi sumber bahan bakar terbarukan dan berkelanjutan untuk menggantikan bahan bakar fosil.

Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan bioplastik, karena mengandung sekitar 44 persen protein. Selain itu 40 persen dari tubuh tumbuhan ini memiliki protein yang sama dengan kedelai.

5 of 6

4. Dapat Dikonsumsi Manusia

Wolffia (sumber: ruduckweed)
Wolffia (sumber: ruduckweed)

Peneliti dari University of Jena, jerman mengatakan wolffia dapat dikonsumsi oleh manusia dan dapat digunakan untuk meredakan gejala defisiensi karena kekurangan gizi. Sedangkan di Asia tanaman ini biasanya digunakan untuk budidaya ikan dan pemurnian air. Selain itu tanaman ini juga dapat digunakan untuk memproduksi bio-ethanol.

6 of 6

5. Menjadi Menu Khusus di Berbagai Negara

Wolffia
Wolffia (sumber: IDTools)

Selama ribuan tahun, Wolffia globosa telah menjadi menu di beberapa negara di Asia seperti Thailand, Kamboja dan Laos. Tanaman ini banyak disajikan di Asia dalam bentuk sup dan sebagai sayuran atau Omelet.

Lanjutkan Membaca ↓