Tak Cuma Percantik Halaman, 6 Tanaman Ini Bisa Jadi Penangkal Ular

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 11 Sep 2019, 16:30 WIB
Ilustrasi ular

Liputan6.com, Jakarta Ular kerap masuk ke permukiman dan menjadi teror bagi banyak orang. Meski ular merupakan bagian penting dari ekosistem, banyak spesies memiliki sifat pertahanan yang berbahaya bahkan mematikan bagi manusia.

Ular bisa saja masuk di sekitar taman, area aktivitas, dan pintu masuk rumah. Ada beberapa cara untuk menjauhkan ular dari pemukiman. Kepercayaan paling populer adalah menaburkan garam di sekitar rumah. Namun, efektif kah cara ini?

Faktanya, ular sama sekali tidak takut dengan garam. Sebab, pada dasarnya ular bukanlah jenis hewan yang berlendir yang akan bereaksi ketika bersentuhan dengan garam. Berbeda halnya dengan siput atau keong yang akan sensitif bila terkena garam. Tubuh ular tidak berlendir tapi bersisik, jadi garam sama sekali tidak membuatnya takut apalagi melukai tubuhnya.

Cara menghindari ular di lingkungan rumah adalah menjaga kebersihan dan membersihkan tempat-tempat ular berpotensi tinggal. Selain itu, beberapa tanaman tertentu juga dapat membuat ular menjauh dari lingkungan sekitar rumah.

Menanam tanaman ini tak hanya memperindah taman rumah tetapi juga dapat menjaga rumah tetap aman dari ular. Berikut 6 tanaman pengusir ular yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (11/9/2019).

2 of 7

Marigold

Bunga Marigold-Festival Tihar di Nepal
Seorang wanita Nepal memetik bunga marigold di Kathmandu, Nepal, (17/10). Bunga ini merupakan bunga sakral di wilayah India dan Nepal. Bunga ini biasanya diletakkan seperti kalung di leher patung dewa. (AP Photo/Niranjan Shrestha)

Tanaman marigold atau yang dikenal juga dengan bunga tahi ayam dapat dengan mudah dikenali dengan bunganya yang berwarna kuning dan jingga. Tanaman ini banyak menghiasi taman dan dapat dengan mudah tumbuh di iklim tropis. Marigold tumbuh paling baik dengan sinar matahari penuh dan tanah yang sedikit lembab.

Marigold dipercaya dapat menjauhkan pekarangan rumah dari ular karena bau yang dikeluarkannya. Marigold umumnya digunakan dalam upaya untuk mencegah hama seperti tikus atau belalang. Ini ampuh karena akarnya mengeluarkan bau kuat yang tak disukai hama termasuk ular.

Tidak ada banyak bukti ilmiah yang mendukung kemanjuran marigold terhadap ular, tetapi ini merupakan pilihan populer karena perawatan dan harganya yang terjangkau. Marigold juga bisa memperindah pekarangan rumah dengan bunga-bunganya yang mekar sepanjang musim.

3 of 7

Lidah Mertua

Ilustrasi Tanaman Lidah Mertua
Ilustrasi tanaman lidah mertua. (unsplash.com/@thirdwheelphoto/Putu Elmira)

Lidah mertua adalah salah satu tanaman terbaik yang mengusir ular karena daunnya yang tajam. Penampilan daun lidah mertua yang panjang dan tajam juga dipercaya dapat menakuti ular. Lidah mertua tumbuh subur di cahaya terang dan dapat tumbuh selama musim apa pun.

Lidah mertua juga terbukti secara ilmiah mampu menjaga kualitas udara. NASA adalah yang pertama menemukan manfaat yang ditawarkan oleh lidah mertua.

Selama studi, mereka menyegel satu tanaman lidah mertua di ruang tertutup selama 24 jam, sementara itu mereka melepaskan sejumlah gas beracun. Hasil menunjukkan kadar Benzene berkurang 53% dan Trichloroethylene 13,4%. Ini menjadikan lidah mertua tanaman hias yang cocok ditaruh di dalam maupun luar ruangan.

4 of 7

Serai

Serai Wangi Pengisi Pundi-Pundi Petani
Kebun serai wangi di Brebes. (Liputan6.com/Fajar Eko Nugroho)

Serai adalah ramuan serbaguna dengan aroma lemon yang menyegarkan dan luar biasa dengan sejumlah khasiat yang bermanfaat secara medis. Rimpang serai kerap menjadi bahan penyedap makanan. Di balik fungsi penyedap dan kesehatannya, serai juga bisa menjauhkan lingkungan rumah dari masuknya ular.

Serai tahan-kekeringan dan mudah dipelihara. Serai bisa ditanam di pinggir taman atau pagar halaman rumah, tampilannya pun dapat mempercantik taman rumah.

Serai menghasilkan aroma jeruk yang tak disukai ular. Citronella juga merupakan produk sampingan dari serai, yang dibenci nyamuk. Tanaman ini adalah salah satu tanaman terbaik yang mengusir ular, nyamuk, dan bahkan hama dari kebun. Permukaan daun serai yang kasar akan membuat ular menghindari tanaman ini.

5 of 7

Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang Putih
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Bawang dan bawang putih adalah tanaman kebun yang sangat berguna untuk mengusir ular. Kedua tanaman ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular. Tanaman mengeluarkan residu berminyak ketika ular merayap di atasnya. Minyak ini bertindak sangat mirip ketika mengiris bawang. Aromanya membingungkan ular seperti semprotan merica.

Tanaman bawang merah dan bawang putih juga mudah dibudidayakan sendiri di halaman rumah. Tak hanya sebagai pengusir ular, rimpang bawang merah dan bawang putih juga bisa digunakan sebagai bahan masakan. Baik bawang merah dan bawang putih dapat membantu memerangi infeksi. Bawang putih juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

6 of 7

Mint

Daun mint
Daun mint (pexels.com)

Tanaman mint sangat mudah dikembangkan dan menyebar dengan cepat. Selain nilai tanaman hias, mint adalah ramuan bermanfaat yang memiliki sejumlah kegunaan yang mencakup kuliner dan obat. Mint juga bergizi, karena kaya serat dan vitamin A. Mint juga digunakan sebagai agen aromaterapi menenangkan.

Aroma yang dikeluarkan tanaman mint inilah yang dapat membuat ular menjauh. Daunnya yang kasar juga membuat ular enggan melewati semak daun mint ini. Terlebih tanaman mint dapat dengan mudah berkembang dan menjadi tanaman pagar yang indah.

7 of 7

Sambiloto

Sambiloto Bisa Turunkan Gula Darah?
Sambiloto (sumber: wikipedia)

Sambiloto atau nama ilmiahnya Andrographis paniculata sudah tak asing dalam dunia kesehatan herbal. Tanaman ini kerap dijadikan ramuan kesehatan yang dapat mengobati infeksi sinus, flu, dan kondisi lainnya. Tanaman ini umumnya ditemukan di negara-negara Asia termasuk Indonesia.

Sambiloto memiliki peran serupa seperti marigold dalam mengusir ular. Rasa pahit dari daun dan akar membuat ular menjauh dari tanaman ini. Ramuan sambiloto jika disemoprotkan pada sisik ular akan menyebabkan kulit ular menjadi bengkak.

Lanjutkan Membaca ↓