Kisah Haru Pria Menikahi Kekasihnya yang Sekarat sebagai Tanda Perpisahan

Oleh Muhammad Fahrur Safi'i pada 09 Sep 2019, 12:35 WIB
Diperbarui 09 Sep 2019, 13:15 WIB
Kisah Pilu Pria Menikahi Kekasihnya yang Sekarat sebagai Tanda Perpisahan

Liputan6.com, Jakarta Sebuah jalinan asmara yang telah dibangun sejak lama, tentu tak akan mudah pudar meski maut menjemput. Hal inilah yang sering kita dengar dalam sebuah kisah cinta di layar kaca. Namun tahukah kamu, bahwa wujud cinta seperti ini memang benar terjadi.

Kisah ini belum berlangsung lama, melansir dari China Press, Senin (9/9/2019) tepatnya pada 22 Agustus 2019 lalu. Seorang pengemudi mobil bertabrakan dengan pengendara sepeda motor wanita berusa 32 tahun di Taipei, Taiwan.

Akibat kecelakaan tersebut tentu membuat cedera serius bagi pengendara sepeda motor wanita yang diketahui bernama Wang Tien. Dengan kondisi kritis, ia pun dilarikan ke rumah sakit.

Mengalami cedera yang serius membuat keluarga dan kekasihnya merasa sangat sedih. Apalagi kabar datang dari rumah sakit bahwa kemungkinan untuk selamat sangat kecil. Diketahui pria bernama Lin bermarga Wang yang adalah kekasih dari wanita yang sedang terbaring di rumah sakit ini pun bergegas membeli sebuah cincin kawin setelah mendapat kabar tersebut. Meski ia tidak tahu bagaimana nanti keadaannya.

Entah apa yang sedang dipikirkan, saat itu juga ia pun ingin menikahi kekasihnya dalam keadaan apapun. Sebelum ajal menjemput kekasihnya. Apalagi dengan kondisinya yang seperti ini pihak keluarga wanita pun sepakat untuk mendonorkan organ milik anaknya tersebut untuk membantu orang lain.

Berikut kisah pria nikahi kekasihnya di rumah sakit sebelum donorkan organnya yang Liputan6.com lansir dari China Press, Senin (9/9/2019).

2 of 3

Peluang untuk hidup sangat sedikit, keluarga sepakat donorkan organ milik anaknya

Melansir dari China Press (9/9/2019) cedera yang dialami oleh Wang Tien sangat parah. Peluang kesembuhannya pun sangat kecil. Kabar ini langsung menjadi pukulan buat keluarga maupun kekasih Wang Tien yang bernama Lin.

Tak mau larut dalam kesedihan, akhirnya keluarga Wang Tien pun putuskan untuk tabah menerima keadaan ini dan akan donorkan organ milik putrinya untuk membantu orang. Jumlah organ yang disumbangkan pun berjumlah 12, termasuk jantung, hati, kornea, kulit dan pembuluh darah. Akhirnya Wang Tien pun dinyatakan meninggal setelah tiga hari terbaring di rumah sakit.

"Jika dia sudah sekarat, dia akan meninggalkan dunia. Peluang ini bisa menyelamatkan banyak orang. Organ-organ akan diberikan kepada mereka yang membutuhkannya dan banyak orang akan menyukainya,” ungkap ibu korban menurut China Press.

3 of 3

Lin menikahi pacarnya sebelum alat bantunya dicabut

Kisah Pilu Pria Menikahi Kekasihnya yang Sekarat sebagai Tanda Perpisahan
Pria nikahi pacarnya yang sedang sekarat (Sumber: China Press)

Sebelum alat bantu pendukung kehidupan pada tubuh Wang Tien dilepas, keluarganya pun memberikan waktu untuk Lin memberikan salam perpisahan. Sebelum keluarga berangkat untuk donorkan organ milik anaknya.

Pria bernama Lin ini pun memberikan salam perpisahan dengan menikahinya dalam keadaan sekarat. Dengan cincin yang telah ia beli, ia pun kenakan baju merah yang sama sama-sama dikenakan kekasihnya tersebut.

"Akhirnya kita bisa menikah," ucapnya sambil kenakan cincin di jemari kekasihnya.

Kerabat dan teman yang hadir untuk acara tersebut tersentuh oleh kesedihan dari tempat kejadian.

Lanjutkan Membaca ↓