8 Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid yang Perlu Diperhatikan

Oleh Husnul Abdi pada 12 Jul 2019, 18:50 WIB
Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Liputan6.com, Jakarta Tanda awal kehamilan sebelum telat haid tentunya harus diketahui oleh ibu hamil. Apalagi momen kehamilan adalah momen istimewa yang sangat ditunggu oleh pasangan muda yang baru menikah.

Namun, masih banyak ibu muda yang baru pertama kali hamil kurang mengenali tanda-tanda kehamilan ini. Terkadang, ibu muda yang baru pertama kali hamil salah mengira sindrom menjelang haid sebagai tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid.

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid membuat tubuh perempuan mengalami banyak perubahan. Oleh karena itu, demi mempersiapkan diri menjalani masa kehamilan selanjutnya, wajib hukumnya bagi ibu muda untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (12/7/2019) tentang tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang harus diketahui oleh kaum Hawa.

2 of 5

Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Mudah Lelah
Mudah Lelah/Copyright shutterstock.com

Sering Buang Air Kecil

Salah satu tanda awal kehamilan sebelum telat haid adalah sering buang air kecil. Jika diamati, tanda-tanda kehamilan di awal akan membuat wanita lebih sering buang air kecil. Ini disebabkan oleh pembesaran rahim yang menekan kantong kemih. Sekitar dua minggu setelah pembuahan, ginjal ibu hamil akan bekerja lebih keras untuk menyaring darah. Rahim yang membesar juga mulai mendorong kandung kemih. Meningkatnya hormon progesterone turut meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Mudah Lelah

Selain sering buang air kecil, tanda awal kehamilan sebelum telat haid lainnya adalah mudah lelah. Rasa mudah lelah tanpa sebab seringkali muncul di awal gejala kehamilan. Kelelahan umumnya terjadi karena meningkatnya kadar progesteron dalam tubuh, meningkatnya detak jantung, dan perubahan di sistem metabolisme tubuh. Hindari mengatasi kelelahan ini dengan mengonsumsi kafein karena bisa membahayakan janin.

Tubuh ibu sedang bekerja keras menyiapkan diri untuk tumbuhnya si Janin. Hormon-hormon kehamilan mulai meningkat. Alhasil pada empat bulan pertama kehamilan, ibu hamil biasanya mudah merasa lelah dan ngantuk. Meski begitu, hindari mengatasi kelelahan ini dengan mengonsumsi kafein karena bisa membahayakan janin. Namun, gejala mudah lelah ini mungkin akan kamu rasakan pula saat masa pra haid.  

3 of 5

Tanda Awal Kehamilan

mual
mual pada ibu hamil./Copyright shutterstock.com

Sering Mual dan Muntah

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid selanjutnya adalah sering mual dan muntah. Hanya beberapa hari setelah pembuahan, ibu hamil akan mengalami mual. Hal ini disebabkan oleh munculnya hormon-hormon kehamilan yang tiba-tiba. Morning sickness memang biasanya memuncak pada 4-6 minggu kehamilan, namun mual kecil bisa dirasakan sejak awal kehamilan.

Mual dan muntah seringkali menjadi tanda-tanda kehamilan yang utama. Hal ini biasanya terjadi di pagi hari karena menumpuknya asam lambung selama tidur. Untuk mencegahnya, jangan biarkan perutmu kosong. Berusaha makan dengan cara sedikit demi sedikit namun sering.

Konstipasi dan Kembung

Perubahan hormon yang menyertai tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid akan menyebabkan kerja sistem pencernaan melambat sehingga membuatmu mengalami konstipasi. Selain itu, tanda awal kehamilan sebelum telat haid juga menyebabkan perut kembung. Kembung adalah salah satu gejala yang paling mengganggu menjelang haid. Namun hal ini juga akan dirasakan pada awal kehamilan. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya hormon progesteron memperlambat saluran pencernaan sehingga menjebak gas di dalam usus. Selain itu, ibu hami juga akan kehilangan nafsu makan di awal kehamilan karena meningkatnya kadar hormon.

4 of 5

Tanda Awal Hamil

Ibu Hamil
Ilustrasi ibu hamil/copyright shutterstock

Perubahan Payudara

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid berikutnya adalah terjadinya perubahan pada payudara. Payudara memang seringkali menjadi bagian tubuh pertama yangn bereaksi ketika terjadi pembuahan. Sebagian perempuan merasa payudaranya lebih lunak, membengkak, sensitif, bahkan nyeri saat disentuh akibat level estrogen yang mulai naik. Gejala ini berbeda dengan yang biasa dirasakan menjelang menstruasi dan tetap terasa setelah kamu telat haid.

Area di sekeliling puting atau yang disebut areola akan berwarna lebih gelap dan lebih menonjol daripada biasanya. Selain itu, diameternya juga bertambah dalam beberapa minggu setelah pembuahan. Ini merupakan persiapan awal bagi puting untuk menyusui setelah melahirkan nanti.

Sensitif Terhadap Aroma Tertentu

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid selanjutnya adalah munculnya rasa mual karena sensitif terhadap aroma tertentu. Hal ini terjadi karena indera penciuman yang lebih tajam dari biasanya. Aktivitas estrogen juga membuat indera penciuman ibu hamil menjadi lebih sensitif. Hal ini pula yang membuat ibu hamil sering mual. Tak hanya untuk ibu hamil, perempuan yang sedang PMS juga kadang mengalami hal serupa.

5 of 5

Tanda-Tanda Hamil

Sering Pusing
Sering Pusing (Africa Studio/Shutterstock)

Sering Pusing

Pusing kerap menyertai rasa lelah yang datang sebagai tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid. Sering pusing ini akibat menurunnya tekanan darah dan menyempitnya pembuluh darah. Selain itu, ibu hamil juga akan mudah berubah-ubah suasana hatinya sebagai tanda awal kehamilan sebelum telat haid akibat perubahan hormon.

Muncul Bercak Darah

Munculnya bercak darah yang keluar dari vagina merupakan tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid yang wajib diketahui para ibu muda. Bercak darah yang keluar menjadi tanda menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.

Dengan mengetahui tanda awal kehamilan sebelum telat haid ini, para ibu muda diharapkan akan lebih siap seandainya muncul gejala-gejala tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by