Gebrak Keterbatasan, Wanita Ini Jadi Kontestan Ratu Kecantikan Penyandang Autisme

Oleh Afifah Cinthia Pasha pada 23 Jun 2019, 13:40 WIB
Rachel Barcellona

Liputan6.com, Jakarta Ajang kontes ratu kecantikan selalu akrab dengan citra bergengsi. Biasanya para peserta merupakan putri berprestasi dari keluarga yang punya reputasi. Tapi sepertinya hal itu sudah tidak berlaku lagi. Seorang wanita asal Amerika Serikat telah menggebrak standar kontes ratu kecantikan dengan keterbatasannya.

Rachel Barcellona adalah seorang junior di University of South Florida, dan akan menjadi kontestan pertama yang memiliki autisme, seperti yang Liputan6.com lansir dari Refinery29, Minggu (22/6/2019). Ia akan berkompetisi pada 25 Juni mendatang untuk memperebutkan mahkota di Lakeland.

Hal ini membuat Rachel masuk dalam catatan sejarah wanita Florida pertama penyangdang autisme yang mengikuti kontes ratu kecantikan ini.

Ajang ratu kecantikan Miss Florida ini nantinya juga akan maju untuk mewakili Florida ke ajang Miss Amerika. Rachel mengatakan alasannya untuk mengikuti ajang ini adalah ingin membuktikan kepada semua orang bahwa keterbatasan bukanlah penghambatnya untuk terus berprestasi.

2 of 3

Melawan dan Menggebrak Keterbatasan

Rachel Barcellona
Rachel Barcellona (sumber: ABC Action News)

Rachel baru berusia tiga tahun ketika orangtua-nya mengetahui ia didiagnosis mengalami autisme. "Mereka dengan jelas mengatakan, 'dia (Rachel) tidak akan pernah punya teman, dia tidak akan berati apa-apa'," kenang Rachel. Kini, namanya menjadi perbincangan publik sebagai penyanyi opera dan kontestan di ajang kecantikan.

"Aku tidak ingin menjadi korban. Ini adalah bagian dari hidupku dan aku berpegang teguh pada itu," kata Rachel.

Pihak Miss Florida ini juga menambahkan bahwa mengikuti kontes kecantikan telah membantunya dengan keterampilan sosial, sesuatu yang bisa menjadi tantangan bagi mereka yang menderita autisme. Tak hanya itu, sebelumnya Rachel juga telah memiliki sederet prestasi lain.

Rachel diketahui telah memukau penonton di Amalie Arena pada Maret 2019 ketika ia menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Tampa Bay Lightning. Pada bulan April, ia jua mendapat kesempatan untuk memberikan pidato di PBB untuk Hari Autisme Sedunia.  

"Aku membawa pesan harapan. Itulah yang selalu kulakukan. Bahkan jika kamu memiliki cacat jenis apa pun, itu seharusnya tidak menghentikanmu dari mencapai impianmu," terang Rachel.

3 of 3

Pengalaman Pahit

 

Rachel pernah membagikan pengalaman pahit yang dialaminya sewaktu kecil. Dalam unggahannya di Instagram tersebut, Rachel menceritakan bahwa dia selalu dibeda-bedakan oleh temen-temennya. Dia ingat menjadi seorang anak yang tidak diundang oleh teman untuk bermain, bahkan di pesta ulang tahun dan selalu terpilih terakhir di tim olahraga, dan lain-lain.

“Aku dan mungkin penyandang autisme lain telah dibebani dengan penggambaran buruk ini bahwa orang-orang autis itu bodoh" ujarnya. Saat bersaing untuk mendapatkan gelar Miss Florisa, Rachel mengungkapkan ia ingin membantu mempromosikan penerimaan dan integrasi orang-orang dengan autisme. "Seluruh misi saya adalah mendobrak seluruh keterbatasan" jelas Rachel.

Lanjutkan Membaca ↓