Cara Salat Jamak Qashar Saat Arus Balik Lebaran, Agar Ibadahnya Sah

Oleh Nisa Mutia Sari pada 09 Jun 2019, 16:00 WIB
Diperbarui 09 Jun 2019, 20:16 WIB
Cara Salat Jamak Qashar

Liputan6.com, Jakarta Menjadi seorang muslim, sudah seharusnya untuk menjalankan kewajiban yang telah diperintahkan. Kewajiban utama penganut agama Islam ini setiap harinya adalah dengan melaksanakan salat 5 waktu. Dalam keadaan apapun, salat  5 waktu harus tetap dilaksanakan, baik itu kamu sedang dalam keadaan sakit atau tidak.

Begitu juga saat kamu sedang dalam perjalanan meskipun dengan jarak tempuh yang sangat jauh, salat 5 waktu tetap harus dilakukan. Namun, ada keringanan dari Allah terkait hal ini. Akan tetapi keringanan yang diberikan ini hanya berlaku untuk perjalanan yang memenuhi syarat saja. Keringanan yang dimaksud di sini adalah salat jamak qashar.

Sebenarnya tata cara salat jamak qashar cukup mudah. Hanya saja kamu harus teliti terkait hukum dan syaratnya. Kedua faktor ini menjadi sangat penting, karena menjadi faktor sah tidaknya cara salat jamak qashar yang dilakukan.

Namun bagaimana cara salat jamak qashar di arus mudik lebaran atau perjalanan jauh? Untuk mengetahui hal tersebut, berikut ini Liputan6.com, Minggu (9/6/2019) telah merangkumnya dari berbagai sumber.

2 dari 8 halaman

Apa Itu Salat Jamak?

Cara Salat Jamak Qashar
Cara Salat Jamak Qashar (Sumber: Pixabay)

Terkait syarat untuk melakukan salat jamak adalah dalam perjalanan minimal 81 kilometer, perjalanan tidak untuk maksiat, masih dalam perjalanan ketika melakukan salat, dan ketakutan atau khawatir, seperti ada perang, saat sakit, hujan lebat, serta bencana alam.

Nah, di etiap ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah termasuk keringanan dalam salat pasti ada syarat yang harus ditaati. Ini berkaitan dengan sah atau tidaknya salat jamak yang dilakukan.

Untuk itu kamu harus mengetahui syarat ketentuan dari salat jamak. Syarat salat jamak ini sendiri terkait dengan tata cara salat jamak saat mudik atau berpergian. Karena salat jamak sendiri memiliki dua macam, yaitu jamak taqdim dan jamak takhir maka syaratnya pun ada dua. Salat jamak pertama adalah syarat salat jamak taqdim yang terbagi ke dalam empat syarat.

3 dari 8 halaman

Syarat Salat Jamak

Syarat pertama dalam tata cara salat jamak taqdim adalah tertib. Maksudnya di sini adalah salat jamak taqdim yang dilakukan harus sesuai dengan urutan. Misalnya adalah melakukan salat dzuhur terlebih dulu dari pada ashar dan mendahulukan salat maghrib dari pada isya.

Syarat kedua dari tata cara salat jamak saat mudik adalah niat. Setiap perbuatan pasti harus diawali dengan niat, termasuk salat jamak taqdim. Niatnya sangat mudah, untuk kapan niat ini diucapkan sunahnya adalah bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut ini niat salat jamak taqdim untuk salat dzuhur dan ashar.

"Ushollii fardlozh zhuhri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al ashri adaa-an lillaahi ta'aalaa." 

Artinya: Aku sengaja salat fardu dzuhur 4 rakaat yang dijamak dengan ashar, fardu karena Allah Ta'aala.

Setelah selesai salat dzuhur, langsung dilanjut salat ashar dengan bacaan niat:

"Ushollii fardlozh ashri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al dzuhri adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku berniat salat ashar 4 rakaat dijama' dengan dzuhur, fardhu karena Allah Ta'aala.

Dan berikut ini niat jamak taqdim untuk salat maghrib dan isya:

"Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka'aatin majmuu'an ma'al 'isyaa'i jam'a taqdiimin adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijamak dengan isya, dengan jama' taqdim, fardu karena Allah Ta'aala.

Setelah selesai sholat maghrib, langsung dilanjut sholat isya dengan bacaan niat:

"Ushollii fardlozh 'isyaa'i arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al maghiribi jam'a taqdiimin adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku berniat sholat isya empat rakaat dijamak dengan magrib, dengan jamak taqdim, fardhu karena Allah Ta'aala.

4 dari 8 halaman

Syarat Salat Jamak

Syarat ketiga dari tata cara salat jamak saat mudik atau berpergian adalah Muwalat atau berurutan. Maksudnya adalah saat menjalankan salat untuk jeda pemisah kedua salat tidak boleh terlalu lama. Sebagai contoh adalah setelah melakukan salat dzuhur langsung berdiri atau segera takbiratul ihram untuk salat ashar.

Syarat keempat dari tata cara salat jamak taqdim adalah saat mengerjakan salat kedua masih dalam perjalanan, meskipun perjalanan tersebut seperti mudik tidak harus mencapai masafatul qashr atau batas minimal perjalanan.

Sedangkan untuk syarat tata cara salat jamak takhir ada dua, pertama adalah niat jamak takhir dilakukan di waktu salat yang pertama, seperti dalam waktu salat dzuhur. Berikut ini niat salat jamak takhir dzuhur dengan ashar.

"Ushollii fardlozh zhuhri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al ashri adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat yang dijama' dengan Ashar, fardu karena Allah Ta'aala.

Setelah selesai sholat dzuhur, langsung dilanjut sholat ashar dengan bacaan niat:

"Ushollii fardlol 'ashri arba'a raka'aatin majmuu'an ma'azh zhuhri adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku sengaja sholat fardu Ashar 4 rakaat yang dijama' dengan dhuhur, fardu karena Allah Ta'aala"

Berikut ini niat salat jamak takhir maghrib dan isya:

"Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka'aatin majmuu'an ma'al 'isyaa'i Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijamak dengan isya, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta'aala.

Setelah selesai sholat maghrib, dilanjutkan sholat isya dengan bacaan niat:

"Ushollii fardlozh 'isyaa'i arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al magribi Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Aku berniat sholat isya empat rakaat yang dijamak dengan magrib, dengan jamak takhir, fardhu karena Allah Ta'aala.

5 dari 8 halaman

Tata Cara Salat Jamak

Untuk tata cara salat jamak adalah seperti salat fardlu biasa, hanya saja dua salat fardlu dilakukan di waktu yang sama. Sehingga cara salat jamak pertama adalah dengan melakukan niat salat jamak. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan salat seperti salat fardlu biasa.

Setelah melakukan salam di salat pertama, kemudian segera mungkin untuk takbiratul ikhram untuk salat kedua. Dan cara salat jamak terkait pelaksanaan di salat kedua sama seperti salat fardlu biasa juga.

6 dari 8 halaman

Apa Itu Salat Qashar?

Cara Salat Jamak Qashar
(Ilustrasi: (AFP Photo/Gulshan Khan)

Berbeda dengan salat jamak, salat qashar sendiri memiliki arti meringkas. Rukhsah salat qashar adalah meringkas 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Misalnya saja untuk salat dzuhur yang hanya dikerjakan 2 rakaat. Begitu juga dengan salat ashar dan isya. Perlu diketahui, bahwa hanya salat dengan jumlah 4 rakaat saja yang boleh di qashar. Untuk salat subuh dan maghrib tidak boleh di qashar.

7 dari 8 halaman

Niat Salat Qashar

Niat Sholat Qashar dan Jamak Taqdim:

Ushallii fardhazh zhuhri rak'ataini qashran majmuu'an ilaihil 'ashru adaa'an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat sholat fardhu zhuhur 2 rakaat, qashar, dengan menjamak ashar kepadanya, karena Allah ta'ala."

Niat Sholat Qashar dan Jamak Takhir:

Ushallii fardhal 'ashri rak'ataini qashran majmuu'an ilazh zhuhri adaa'an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku berniat sholat fardhu ashar 2 rakaat, qashar, dengan menjamaknya kepada zhuhur, karena Allah ta'ala."

8 dari 8 halaman

Tata Cara Salat Qashar

Orang muslim tetap harus menjalankan shalat 5 waktu dalam keadaan apapun. Namun Allah tetap memberikan keringanan untuk beberapa kejadian, seperti berpergian jauh sampai berhari-hari.

Keringanan tersebut berupa meringkas salat atau yang biasa disebut dengan qashar. Nah, tata cara salat qashar sebenarnya mudah, namun kamu harus mengetahui hukum dan syarat-syaratnya karena hal tersebut menentukan sah tidaknya qashar.

Salat qashar hanya bisa dilakukan untuk salat yang memiliki 4 rakaat, seperti dzuhur, ashar, dan isya. Kemudian diringkas menjadi 2 rakaat saja. Tata cara shalat qashar pertama adalah niat, seperti yang telah disebutkan di atas. Kemudian melakukan shalat 2 rakaat.

Lanjutkan Membaca ↓