5 Masalah Kesehatan yang Disebabkan Tidur Terlalu Lama, Bisa Akibatkan Kematian

Oleh Husnul Abdi pada 22 Apr 2019, 18:50 WIB
Diperbarui 24 Apr 2019, 18:13 WIB
Ilustrasi Tidur

Liputan6.com, Jakarta Tidur terlalu lama merupakan masalah banyak orang yang menyebabkan timbulnya banyak penyakit. Sedangkan tidur terlalu sebentar juga tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Tentunya kamu sudah tahu bahwa tidur setiap harinya harus teratur. Tidak boleh terlalu lama, tapi tidak boleh juga terlalu sebebnatar. Sekarang banyak juga orang yang tidur terlalu lama karena merasa masih butuh istirahat.

Tidur terlalu lama memang menyenangkan. Biasanya seringkali kamu merasa setelah bangun tidur masih lelah, hal itu disebabkan oleh kualitas tidur kamu yang kurang. Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu harus menghindari tidur terlalu lama, karena banyak masalah kesehatan yang disebabkannya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (22/4/2019) ragam masalah kesehatan yang disebabkan tidur terlalu lama.

2 dari 6 halaman

1. Terkena Penyakit Jantung

Saking menakutkannya masalah kesehatan yang disebabkan karena tidur terlalu lama, kamu bisa terkena penyakit jantung, atau memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk itu. Hal ini ditunjukkan dalam penelitian yang memperlihatkan bahwa wanita yang tidur 9 - 11 jam per hari, memiliki kesempatan yang lebih besar mengidap penyakit jantung koroner daripada wanita yang tidur 8 jam per hari. Hal ini mungkin disebabkan karena tidur terlalu lama yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan membuat seseorang menjadi lebih rentan terkena berbagai macam penyakit.

3 dari 6 halaman

2. Diabetes

Selain terkena penyakit jantung, orang yang tidur terlalu lama juga bisa mendapat masalah kesehatan berupa diabetes. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar gula darah kamu ketika tidur terlalu lama. Hal ini juga terkait dengan risiko selanjutnya yaitu risiko obesitas. Obesitas seperti yang telah diketahui, dapat mengakibatkan berbagai penyakit menyerang tubuh kamu, salah satunya adalah diabetes.

4 dari 6 halaman

3. Berat Badan Cepat Naik yang Menyebabkan Obesitas

Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)
Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)

Obesitas tidak hanya disebabkan oleh tidur terlalu lama, tetapi juga tidur terlalu sebentar atau kurang tidur. Hal ini bisa kamu lihat dari orang gemuk yang cenderung tidur terlalu lama. Berdasarkan salah satu teori, jika kamu tidur telalu lama, otomatis kamu akan menjadi lebih sedikit bergerak sehingga metabolism di dalam tubuh juga menjadi lebih lambat, hal ini menyebabkan tubuh lebih mudah menyimpan lemak.

Dengan lambatnya metabolisme yang terjadi dalam tubuh kamu ketika kamu tidur terlalu lama, cepat atau lambat kamu akan terkena penyakit obesitas ini. Selain itu, dengan terserang obesites akibat tidur terlalu lama, kamu juga bisa terserang penyakit lainnya seperti diabetes.

5 dari 6 halaman

4. Mengalami Gangguan Mental Seperti Depresi

Depresi (iStock)
Ilustrasi depresi. (iStockphoto)

Orang yang tidur terlalu lama sangat rentan terkena depresi atau mengalami gangguan mental. Depresi memiliki hubungan yang sangat erat dengan insomnia yang juga menjadi penyebab tidur kamu menjadi terlalu lama nantinya.

Tidur terlalu lama juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada memori, gangguan kecemasan serta tubuh menjadi mudah lelah. Ketika tidur terlalu lama menyebabkan depresi, tidur secara teratur malah sangat ampuh menyembuhkan depresi. Tidur terlalu lama dapat memperparah keadaan sesesorang yang sedang depresi.

6 dari 6 halaman

5. Kematian Dini

Tidur terlalu lama memang benar-benar kebiasaan yang harus kamu hindari. Selain mengakibatkan kamu terserang beberapa penyakit atau masalah kesehatan pada tubuh, ternyata tidur terlalu lama juga bisa menyebabkan dampak yang paling fatal, yaitu kematian dini. Disebutkan juga bahwa orang yang tidur terlalu lama memiliki risiko kematian yang lebih tinggi daripada orang yang tidur secara teratur 7-8 jam per hari. Ada beragam pendapat dari peneliti tentang apa penyebab terjadinya kematian karena tidur terlalu lama. Ada yang berpendapat disebabkan peradangan, depresi ataupun status ekonomi rendah yang menyebabkan angka kematian menjadi meningkat.

Lanjutkan Membaca ↓