6 Kebiasaan Salah yang Sebabkan Smartphone Cepat Rusak, Salah Satunya Mode Getar

Oleh Husnul Abdi pada 22 Apr 2019, 18:00 WIB
Smartphone

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan smartphone sudah menjadi barang wajib bagi setiap orang saat ini. Smartphone sudah menjadi teman yang paling setia dalam kehidupan setiap orang. 

Fungsinya yang memang sangatlah luas, membuat smartphone bisa digunakan dan dimanfaatkan dimanapun dan dalam situasi apapun. Dalam urusan pekerjaan pun sekarang sudah banyak yang memanfaatkan teknologi dari smartphone ini.

Sayangnya, smartphone bukanlah barang yang bisa bertahan secara permanen dalam waktu yang lama. Perkembangan teknologi yang cepat serta penggunaan yang kurang tepat dapat membuat kamu harus berganti-ganti smartphone dalam waktu yang singkat.

Penggunaan yang kurang tepat nantinya dapat membuat smartphone cepat rusak. Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan smartphone, kamu setidaknya harus menjaganya dari kerusakan. Hal ini dikarenakan banyak sekali hal-hal yang menyebabkan smartphone cepat rusak.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (22/4/2019) tentang hal sederhana yang menyebabkan smartphone cepat rusak

2 of 4

Mengisi Daya Semalaman dan Pemakaian Tiada Henti

Mengisi Daya Semalaman
Mengisi Daya Semalaman (Via: lifehack.org)

1. Mengisi Daya Semalaman

Banyak orang yang melakukan kebiasaan seperti ini. Mengisi daya semalaman dapat membuat baterai smartphonemu cepat rusak, yang tentunya akan berpengaruh pula kepada smartphone secara keseluruhan.

Kamu bisa mengisi daya bateraimu sampai penuh asalkan setelah itu langsung kamu cabut dari pengisi daya. Selain itu, kebiasaan mengisi daya setelah smartphone benar benar mati juga membuat baterai dan smartphonemu cepat rusak.

2. Penggunaan yang Tiada Henti

Pemakaian smartphone secara terus menerus dan tanpa henti dapat menurunkan performanya. Bahkan tidak jarang smartphone tersebut bisa cepat rusak.

Bayangkan saja tubuh kamu kalau tidak pernah istirahat pasti akan kelelahan dan jatuh sakit, hal ini tidak jauh berbeda dengan smartphone. Biasanya smartphone akan panas dan kerjanya akan menjadi lambat bila digunakan tiada henti.

3 of 4

Menggunakan Mode Getar dan Pencahayaan yang Terlalu Terang

Cahaya dari Layar Smartphone. Kredit: Adam Hester/Blend Images
Cahaya dari Layar Smartphone. Kredit: Adam Hester/Blend Images

3. Menggunakan Mode Getar

Sejalan dengan penggunaan yang tiada henti, mengaktifkan mode getar adalah salah satu pemicu smartphone jadi cepat rusak.

Hal ini disebabkan oleh mode getar yang memaksa smartphone kamu terus bekerja walaupun kamu sudah tidak memegangnya. Mode getar membuat sistem kerja smartphone menjadi lebih sulit.

4. Layar Smartphone Selalu Dalam Keadaan Terang

Masih berkaitan dengan baterai, salah satu penyebab baterai cepat rusak adalah ketika kamu sellau menyetel smartphone kamu dalam keadaan sangat terang. Tentunya hal ini akan sangat membantu bila kamu ingin membaca atau melihat sesuatu di smartphonemu, tapi hal ini juga berakibat pada kerusakan baterai.

Oleh karena itu, kamu sebaiknya mengaktikan mode adaptif pada menu tampilan yang mengatur kecerahan smartphone. Dengan mengaktifkan mode adaptif, tignkat kecerahan pada smartphone akan menyesuaikan dengan keadaan di sekitarmu.

Sedangkan bila kamu sudah tidak menggunakan smartphone kamu, turunkan kecerahan smartphone ke tingkat yang paling rendah agar tidak cepat rusak.

4 of 4

Meletakkan di Bawah Bantal dan Membuka Aplikasi yang Tidak Digunakan

5. Meletakkan Smartphone di Bawah Bantal

Selanjutnya, meletakkan smartphone di bawah bantal adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat kerusakannya. Tidak hanya itu, hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan kamu.

Hal ini dapat menyebabkan smartphone kamu cepat rusak karena di bawah bantal tentunya akan sangat panas, dan meletakkan smartphone di bawah bantal akan membuat panasnya menjadi menumpuk. Bahkan bila kamu sedang mengisi daya baterai dan kamu letakkan di bawah bantal, hal itu dapat menyebabkan kebakaran.

6. Membuka Aplikasi yang Sedang Tidak Digunakan

Ini juga merupakan kebiasaan banyak orang, masih membuka aplikasi yang sudah tidak digunakan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada baterai smartphone kamu karena aplikasi aplikasi yang belum ditutup tersebut akan tetap menghabiskan baterai walaupun tidak digunakan.

Solusinya adalah dengan menghapus aplikasi yang sudah jarang kamu gunakan, sehingga dapat menghemat pemakaian baterai dan juga menghemat ruang penyimpanan smartphone kamu, bahkan dapat mencegah terjadinya kerusakan pada smartphone.

Lanjutkan Membaca ↓