Apa Itu Good Friday? Berikut Ini Makna dan Rangkaian Peringatannya di Berbagai Negara

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 19 Apr 2019, 13:40 WIB
Ilustrasi Jumat Agung atau Good Friday

Liputan6.com, Jakarta Good Friday merupakan istilah yang dikenal secara internasional sebagai Jumat Agung bagi para umat Nasrani. Good Friday adalah hari dimana umat Nasrani memperingati penyaliban Yesus Kristus.

Good Friday diadakan setelah Maundy Thursday, yang mengingatkan Perjamuan Terakhir, dan diperingati pada hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Good Friday termasuk dalam rangkaian peringatan Holy Week atau Pekan suci umat Nasrani.

Peringatan Good Friday telah melalui sejarah panjang selama berabad lalu. Good Friday dirayakan dengan penuh khidmat di berbagai negara sebagai bentuk kasih pada Yesus Kristus. Apa itu Good Friday dan seperti apa rangkaian peringatannya di berbagai negara?

Berikut ulasan mengenai Good Friday yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (19/4/2019).

2 of 5

Apa itu Good Friday?

Good Friday diperingati pada Jumat sebelum Paskah yang merupakan hari di mana orang-orang Kristen setiap tahun merayakan peringatan Penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di Golgota. Sejak awal Kekristenan, Jumat Agung dimaknai sebagai hari kesedihan, penebusan dosa, dan kesucian.

Di Indonesia Good Friday dikenal dengan Jumat Agung. Hari kematian Yesus Kristus tidak dicatat jelas di Alkitab. Ada yang menduga jatuh pada hari Rabu, tetapi lebih banyak yang menempatkan pada hari Jumat. Berdasarkan rincian kitab suci mengenai Pengadilan Sanhedrin atas Yesus, dan analisis ilmiah, peristiwa penyaliban Yesus sangat mungkin terjadi pada hari Jumat, namun tanggal terjadinya tidak diketahui dengan pasti.

Beberapa sumber menjelaskan bahwa Good Friday disebut "baik" karena hari itu merupakan hari suci. Bagi orang Kristen, kematian Yesus adalah salah satu bagian terpenting dalam Alkitab. Dalam kematian, orang-orang Kristen percaya bahwa Yesus menanggung segala dosa dunia dan dengan demikian hanya melalui kematiannya (pengorbanan yang sempurna), manusia ditebus dan diizinkan masuk ke surga.

Good Friday termasuk dalam rangkaian peringatan Holy Week atau Pekan Suci. Pekan Suci dalam tahun Kristen adalah masa satu minggu tepat sebelum hari Paskah.

Tidak seperti Natal dan Paskah, yang telah memperoleh banyak tradisi sekuler, Good Friday, karena konotasi keagamaannya yang kuat, tidak mengarah pada hamparan kebiasaan dan praktik sekuler.

3 of 5

Perhitungan tanggal Good Friday

Ilustrasi Jumat Agung atau Good Friday (Sumber: iStockphoto)
Ilustrasi Jumat Agung atau Good Friday (Sumber: iStockphoto)

Tanggal Jumat Agung bervariasi dari satu tahun ke tahun berikutnya pada kalender Gregorian dan Julian. Jumat Agung adalah Hari Jumat sebelum Paskah. Perhitungan tanggalnya pun berbeda antara Gereja Timur dan Gereja Barat.

Paskah jatuh pada hari Minggu pertama sesudah Bulan Purnama Paskah, bulan purnama pada atau sesudah 21 Maret, yang dijadikan tanggal dari vernal equinox. Perhitungan Barat menggunakan Kalender Gregorian, sedangkan perhitungan Timur menggunakan Kalender Julian. Perhitungan-perhitungan untuk menentukan tanggal bulan purnama tersebut juga berbeda.

Karena Paskah di Gereja Barat dapat jatuh pada salah satu tanggal mulai tanggal 22 Maret sampai 25 April menurut kalender Gregorian, maka Good Friday dapat jatuh antara tanggal 19 Maret sampai 22 April.

Dalam Gereja Timur, Paskah dapat jatuh antara 22 Maret sampai 25 April menurut kalender Julian (antara 4 April dan 8 Mei menurut kalender Gregorian, untuk periode 1900 dan 2099), jadi Good Friday dapat jatuh antara 19 Maret dan 22 April (atau antara 1 April dan 5 Mei menurut kalender Gregorian).

4 of 5

Bagaimana perayaan Good Friday?

Teatrikal Jalan Salib Saat Peringatan Wafatnya Isa Almasih di Semarang
Teatrikal jalan salib di Gereja Bongsari, Jalan Puspowarno Raya, Kota Semarang, Jumat ( 19/4). Ritual ini bagian dari hari wafatnya Isa Almasih atau yang lebih dikenal hari Jum'at Agung yang bertema "hati untuk mencintai dan tangan untuk memberi" dengan 500 jemaat yang hadir. (Liputan6.com/Gholib)

Good Friday dimaksudkan sebagai hari refleksi bagi umat Nasrani, hari ketika mereka berfokus pada pengorbanan Yesus. Good Fridayjuga merupakan hari berkabung untuk gereja. Banyak gereja juga berpartisipasi dalam Veneration of the Cross, sebuah upacara pendek di mana orang-orang Kristen berlutut di depan salib dan menegaskan iman mereka.

Kebaktian Good Friday juga biasanya menampilkan pembacaan Sengsara, yang merupakan kisah kematian Yesus. Selain ibadah Good Friday juga sering diperingati dengan mengadakan jalan salib.

Jalan Salib merujuk pada penggambaran masa-masa terakhir atau Penderitaan Yesus, dan devosi yang memperingati Penderitaan tersebut. Devosi ini bisa dilakukan kapan saja, tetapi paling umum dilakukan pada masa Pra-Paskah, terutama pada Good Friday dan pada Jumat malam selama masa Pra-Paskah.

5 of 5

Tradisi Good Friday di berbagai belahan dunia

Roma

Di kota ini, Jumat sebelum Paskah disebut "Venerdì Santo" yang berarti Jumat Suci dimana hari Yesus Kristus disalibkan. Banyak orang Italia memilih untuk berpuasa atau mengonsumsi makanan yang hanya terdiri dari ikan pada hari ini. Untuk memeringati hari berkabung Gereja Katolik, setiap patung dan salib di gereja-gereja akan ditutupi oleh kain hitam atau ungu.

Acara Good Friday terbesar di Roma, yang dikenal sebagai "Jalan Salib" atau "Stations of the Cross" adalah prosesi khidmat obor yang dipimpin oleh Paus. Kerumunan mengunjungi masing-masing dari 14 "stasiun salib" masing-masing melambangkan bagian dari sengsara dan kematian Yesus. Prosesi dimulai di Colosseum dan berakhir di Bukit Palatine.

Jerusalem

Peziarah Kristen ortodoks memegang salib kayu ketika mereka mengambil bagian dalam prosesi Good Friday di sepanjang Via Dolorosa di Yerusalem. Yerusalem adalah tempat penyaliban Yesus terjadi, menurut Alkitab. Oleh karena itu, masuk akal bahwa Good Friday adalah hari libur yang sangat spiritual dan ritualistik untuk kota ini.

Tradisi termasuk ziarah di mana banyak dari jemaat membawa salib, menelusuri kembali langkah-langkah yang Yesus ambil dalam perjalanannya ke salib. Rute mengarah ke Golgota, juga dikenal sebagai Tempat Tengkorak, di mana Yesus bertemu kematian-Nya.Setelah ziarah, ada prosesi pemakaman malam hari di mana para peserta akan melakukan penguburan kembali Yesus.

Jamaika

Masyarakat Jamaika memiliki aktivitas yang berbeda untuk telur selama perayaan Good Friday mereka. Tradisi ini melibatkan memecahkan telur dan memisahkan kuningnya dari putihnya. Sebelum matahari terbit, mereka akan menuangkan putih telur ke dalam segelas air. Saat panas matahari menghangatkan gelas, pola akan terbentuk dari telur. Di masa lalu, para tetua Jamaika percaya bahwa pola itu mengungkapkan bagaimana seseorang akan mati.

London

London Trafalgar Square menampilkan permainan udara terbuka gratis setiap tahun pada Good Friday. "The Passion of Jesus" dilakukan oleh campuran aktor-aktor Kristen amatir dan profesional yang membawa audiensi mereka dalam perjalanan dari penangkapan Yesus hingga kebangkitan-Nya pada Paskah.Para pemain terdiri dari lebih dari 100 pemain serta beberapa hewan.Karena acara itu menampilkan penggambaran yang realistis tentang penyaliban, bimbingan orang tua diperlukan bagi anak dibawah umur.

Amerika Tengah

Negara-negara seperti Honduras, El Salvador dan Guatemala di Amerika Tengah menggunakan seni untuk merayakan Good Friday. Pada hari ini, jalanan dipenuhi dengan Alfombras, bahasa Spanyol untuk "permadani." Dibuat menggunakan serbuk gergaji yang berwarna-warni, subjeknya sering berfokus pada agama atau alam.Untuk mendapatkan keindahannya, Anda harus mengamati Alfrombras sebelum prosesi Good Friday dimulai, karena mereka akan tersapu oleh banjir kaki kerumunan.Dua hari sebelum perayaan Minggu Paskah yang menggembirakan, Good Friday menyediakan jalan keluar bagi orang-orang Kristen untuk mengekspresikan ingatan mereka akan kematian Yesus.

Lanjutkan Membaca ↓