Inilah Perbedaan Quick Count dan Real Count, Begini Cara Kerjanya

Oleh Putra Marenda pada 18 Apr 2019, 10:11 WIB
banner grafis elektabilitas Jokowi Vs Prabowo

Liputan6.com, Jakarta Pesta demokrasi Indonesia 5 tahun sekali telah selesai diselenggarakan kemarin, Kamis (18/4/2019). Pada pesta demokrasi tersebut diberlakukan pemilihan serentak. Pemilihan serentak tersebut maksudnya ialah pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dilaksanakan dalam satu hari.

Biasanya setelah selesai proses pencoblosan, maka akan banyak hasil quick count yang beredar. Nah, pada hari kemarin, hasil quick count cukup membingungkan, karena berbeda hasil. Kubu Prabowo mengklaim bahwa tim TKN nya memenangkan pemilu berdasarkan hasil quick count timnya.

Perbedaan hasil quick count versi Prabowo dan berbagai lembaga inilah yang membuat masyarakat bingung, sehingga lebih memilih untuk menunggu hasil real count dari KPU.

Lalu apa perbedaan quick count dan real count? Apabila kamu masih bingung, Liputan6.com, Kamis (18/4/2019) menjelaskan perbedaan keduanya sebagai berikut.

2 of 4

Quick Count

Quick count merupakan hasil hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga yang memiliki fungsi untuk estimasi perhitungan suara setelah pencoblosan. Cara kerja quick count ialah dengan menggunakan metode verifikasi hasil pemilu. Hasil verifikasi hasil pemilu ini dilakukan dengan cara menghitung persentase hasil pemilu dimana TPS dijadikan sampel dan diolah pada pusat statistik data.

Pada peraturan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK) tentang quick count, MK melarang lembaga untuk melakukan survei quick count di pagi hari. Dasar MK melakukan hal ini ialah disesuaikan UU Pemilu.

Sehingga MK membolehkan quick count pada pukul 15.00 WIB. Dibuatnya alasan seperti itu, karena tidak mau hasil quick count mempengaruhi pemilih sebelum mencoblos. Sehingga kemarin baru mulai jam 15.00 WIB, hasil count baru tersebar. 

Quick Count memberikan gambaran estimasi dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi, dengan margin of error kurang dari 1% dan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi. Banyak sekali lembaga quick count pada Pemilu 2019.

Adapun lembaga yang mengeluarkan hasil quick count antara lain Charta Politika, Saeful Mujani, Indobarometer, Poltracking, Cyrus, dan banyak lainya. Hampir semua quick count memenangkan pasangan nomor urut 1 dengan selisih rata-rata 10%.

3 of 4

Real Count

Selain hitung cepat atau yang sering disebut quick count ada istilah lagi yang disebut real count. Apa itu real count? Real count merupakan perhitungan suara secara langsung terawasi oleh KPU. Hasil suara ini merupakan hasil yang sah menentukan siapa yang menjadi pemenangnya dalam pemilu.

Real count mengugunakan data dari KPU berdasarkan hasil hitung sesungguhnya. Di mana diketahui hasil sesungguhnya tidak bisa cepat dikeluarkan karena harus memlalui beberapa tahap verifikasi mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Real count ini pada nantinya selesai pada 22 Mei 2019 bersamaan dengan diumumkan siapa pemenang dari Pemilu 2019. Banyak yang menantikan siapa pemenang dari hasil real count, karena hasil quick count cukup membingungkan karena ada yang mengklaim kemenangan.

4 of 4

Video Cara Kerja Quick Count

Lanjutkan Membaca ↓