Prenatal Yoga, Cocok Buat Ibu yang Persiapkan Kelahiran

Oleh Kusmiyati pada 01 Des 2013, 08:00 WIB
Diperbarui 01 Des 2013, 08:00 WIB
yoga-meditasi-131129c.jpg
Perbesar
Rasa takut yang menyelimuti perasaan calon ibu sesaat sebelum kelahiran merupakan hal yang wajar. Hal ini dapat diatasi dengan berlatih yoga. Yoga tidak hanya digunakan untuk program menguruskan badan tetapi juga cocok dalam mempersiapkan kelahiran.

Yoga adalah sistem kesehatan menyeluruh dengan menyeimbangkan antara tubuh, pikiran, dan soul atau perasaan.

Menurut pakar yoga Arif Sentosa, yoga tidak hanya menciptakan kesehatan fisik tetapi juga menghadirkan ketenangan pikiran dan ketentraman batin. "Lebih dari sekadar aktivitas olahraga biasa, yoga merupakan gaya hidup sehat yang dapat menyeimbangkan fisik, mental, dan spiritual," kata Arif saat acara PermataBank Namaste Festival di Hotel Sultan Jakarta, ditulis Minggu (1/12/2013).

Khusus bagi ibu hamil, praktik yoga yang dapat dipilih menurut Arif yaitu prenatal yoga. Prenatal yoga adalah latihan yang telah disesuaikan dengan kondisi ibu hamil dan dipraktikkan dengan intensitas yang lebih lembut dan perlahan.

Latihan ini sangat diperlukan untuk menghindarkan calon ibu dari cedera, dan juga demi kenyamanan dan keamanan janin yang di kandungnya.

"Gerakannya tidak terlalu berat disesuaikan dengan kondisinya, lebih banyak meditasi atau gerakan pemusatan perhatian. Ada banyak manfaat dari prenatal yoga untuk ibu hamil, mereka dapat merasakan ringan dengan beban perutnya, tidak mengalami pembengkakan tubuh akibat terlalu banyak penekanan ke area bawah," kata Arif.

Arif menambahkan manfaat prenatal yoga, yaitu:

1. Melancarkan aliran darah, sehingga tidak terjadi pembengkakan pada tubuh ibu. Memperlancar supply oksigen, nutrisi dan vitamin dari makanan ke janin.

2. Melatih postur tubuh yang baik, tegap dan kuat, di sepanjang kehamilan.

3. Menguatkan otot punggung, membuatnya lebih kuat untuk menyangga beban kehamilan dan menghindarkan dari cedera punggung atau sakit pinggang.

4. Melatih otot dasar panggul yang berfungsi sebagai otot kelahiran, agar kuat menyangga beban kehamilan dan menyangga kandung kemih.

5. Membantu mengurangi ketidaknyamanan fisik selama kehamilan, seperti morning sickness, sakit punggung, sakit pinggang, weak bladder, heartburn, sembelit.

6. Dengan teknik-teknik pemusatan pikiran dan meditasi bermanfaat untuk berkomunikasi dengan sang buah hati dan meningkatkan keterikatan dengannya.

7. Meningkatkan ketenangan dan ketentraman batin selama menjalani kehamilan.

8. Membantu saat ketakutan muncul karena rasa khawatir dan meningkatkan kemampuan untuk tidak terkuasai oleh rasa takut.

9. Meningkatkan kemampuan untuk merasa bahagia.

Idealnya menurut Arif para ibu hamil melakukan yoga di usia kandungan empat sampai lima bulan, setelah berkonsultasi dengan dokter.

"Sebenarnya baik walau di usia kandungan baru satu atua dua bulan tetapi biasanya konsultasi dengan dokter dulu. Kebanyakan yang latihan itu idealnya empat atau lima bulan biasanya para ibu sudah mulai banyak mengalami gangguan kehamilan maka itu perlu yoga," kata Arif.

(Mia/Mel)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya