Ditemukan Organ Jantung dan Paru-paru, Diduga Organ Manusia

Oleh Gabriel Abdi Susanto pada 11 Okt 2013, 06:30 WIB
Diperbarui 11 Okt 2013, 06:30 WIB
temuan-organ-131010b.jpg
Perbesar

Kriminolog dari Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Dr Syahrul Akmal Latif mengatakan polisi harus mengusut adanya temuan organ tubuh manusia berupa jantung dan paru-paru di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.

"Ada dugaan bahwa jantung dan paru-paru ditemukan itu merupakan jaringan sindikat penjualan organ tubuh manusia, maka harus diusut tuntas," kata Syahrul Akmal Latif di Pekanbaru, seperti dikutip Antara, Jumat(11/10/2013).

Pernyataan tersebut sehubungan penemuan warga di Puskesmas Kecamatan Minas, Kabupaten Siak berupa organ tubuh manusia seperti jantung dan paru-paru Jumat (5/10) sehingga melaporkan ke Polsek setempat.

Namun beredar informasi belakangan ini bahwa organ tubuh yang ditemukan tersebut adalah korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Dia mengatakan, bila itu merupakan murni kecelakaan lalu lintas, lalu siapa orangnya, makanya polisi harus bekerja keras untuk dapat mengungkap.

Menurut dia, bahwa polisi harus mengusut kasus tersebut dan membawa ke laboratorium untuk memeriksa teliti serta melakukan uji DNA milik korban. Dia menduga bahwa organ tubuh yang ditemukan itu merupakan korban mutilasi atau jaringan sindikat penjual organ tubuh manusia.

Walau begitu pihaknya menduga bahwa tidak mungkin jantung dan paru-paru yang ditemukan di Minas tersebut merupakan organ hewan peliharaan. Bisa jadi, dia menambahkan, akibat tindakan kriminal pelaku untuk kepentingan bisnis atau tindakan balas dendam terhadap korban.

Sedangkan petugas juga harus menjelaskan tentang penemuan itu, apakah akibat kecelakaan atau sebab lain, karena warga mempertanyakan tentang kasus tersebut.

(Abd)