5 Tahap Berat yang Dilalui Anak Korban Perceraian

Oleh Melly Febrida pada 10 Sep 2013, 16:31 WIB
Diperbarui 10 Sep 2013, 16:31 WIB
anak-dampak-cerai-130910b.jpg
Perbesar
Ketika orangtua bercerai anak-anak menjadi korbannya. Reaksi anak juga berbeda-beda. Ada lima tahapan yang harus dilalui anak-anak ketika mengalami kejadian yang buruk.

"Kalau anak lebih besar ia tahu situasi dan bereaksi. Anak jadi menarik diri karena malu orangtuanya tidak lengkap ketika melihat teman-temannya di sekolah diantar orangtuanya," kata Psikolog dari Lembaga Terapan UI, Muhammad Rizal, Psi

Rizal menjelaskan kelima tahapan yang biasanya dilalui seseorang jika mengalami kejadian yang buruk. Namun, ini tak hanya dilalui anak-anak, tapi juga orang dewasa yang juga memiliki pengalaman buruk:

1. Menolak (Denial)

"Ini yang termasuk tidak mau sekolah. Atau ia tak mau pulang ke rumah dan mencoba mengembalikan orangtuanya," ujar Rizal.

2. Marah (Anger)

Anak bisa menjadi marah dengan dirinya sendiri karena tak bisa menyatukan kembali orangtuanya.

3. Tawar Menawar (Bargain)

Anak-anak jadi berpikir jika ia bertingkah nakal dan menarik perhatian orangtuanya bisa menyatukan kembali orang yang dicintainya.

4. Depresi

Pada tahap ini, anak bisa menarik diri dari teman-temannya. Jika ia tak bisa menyelesaikan, anak ini bisa menjadi nakal dan mencari perhatian dari luar.

5. Menerima situasi (Accept)

Pada tahapan ini, anak akan menerima situasi yang ada.

Rizal mengingatkan, jika tahapan ini tak diselesaikan maka ia tak akan maju.

"Kalau berhenti tidak sampai tahap akhir bisa berbahaya. Ini bisa pada anak-anak, orang dewasa atau siapapun dan bisa berhenti di satu titik, nggak maju-maju," jelasnya.

(Mel/*)