Menkes Sarankan Dokter Gendut Diet

Oleh Kusmiyati pada 16 Agu 2013, 10:22 WIB
Diperbarui 16 Agu 2013, 10:22 WIB
nafsiah-kanker130513b.jpg
Perbesar
Kelebihan berat badan selain mengganggu penampilan juga dapat menyebabkan efek buruk untuk kesehatan.

Tidak peduli profesinya apa, berat badan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Dokter misalnya walaupun memiliki keahlian yang lebih dari orang biasa tentang pengetahuan kesehatan, kelebihan berat badan juga dialaminya.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH menegur salah satu dokter umum asal Kalimantan Barat yang memiliki berat badan berlebih saat acara Pemberian Penghargaan 129 Nakes teladan di Kantor Kemenkes, seperti ditulis Jumat (16/8/2013).

"Saya mau lihat 6 bulan ke depan, bapak mesti bisa mengurangi kebiasaan ngemil atau makan malam agar berat badan berkurang," ujar Menkes.

Dokter umum asal Kalimantan Barat yang bernama dr. Indrakrisna Agung Pradikna tersenyum malu ketika Menkes menegurnya di hadapan Nakes lainnya yang berasal dari seluruh Indonesia.

"Karena yang berkata Menkes maka saya akan menjalankannya untuk mengembalikan berat badan saya," ujarnya sembari tersenyum saat diwawancarai Liputan6.com.

Selain mengurangi camilan dan mengurangi porsi makan, Menkes juga menyarankan dr. Indrakrisna untuk berolahraga seperti jalan cepat.

"Sebelum penyakit menyerang tubuhmu, setidaknya jalan cepat dan ubah pola hidup agar sehat," tambah Menkes.

Dokter yang berpraktek di Puskesmas Koba juga memiliki pengalaman yang sedikit menyinggung berat badannya.

"Waktu itu ada pasien yang minta obat kurus lalu saya bilang, Anda nyindir yah," paparnya. Program persalinan aman yang mengantarnya menjadi dokter teladan 2013 asal Kalimantan Barat. (Mia/Mel)