`CSR` SCTV-Indosiar Bantu Gratiskan Bedah Katarak di RSCM Kirana

Oleh Aditya Eka Prawira pada 04 Jul 2013, 17:30 WIB
Diperbarui 04 Jul 2013, 17:30 WIB
biaya-bedah-katarak-130704b.jpg
Perbesar
Sekurangnya ada 5 kamar bedah di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kesehatan Mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana. Dengan biaya bedah mulai dari Rp 0 sampai dengan Rp 8 juta, RSCM Kirana akan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat, dan yang terpenting mengutamakan keselamatan pasien.

"Ada yang Rp 0 hasil dari bakti sosial, dan ada juga yang dimulai dari Rp 6 - 8 juta. Semua itu tergantung dari lensa yang digunakan," kata Kepala Departemen Mata RSCM Kirana, DR. dr. Widya Artini, SpM(K), saat diwawancarai Liputan6.com , di RSCM Kirana, Kamis (4/7/2013)

Apabila terdapat pasien pemilik Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), KJS (Kartu Jakarta Sehat), Jamkesda, GAKIN (Kelurga Miskin), tak perlu khawatir, karena RSCM Kirana akan tetap melayani pasien tersebut tanpa membedakan penggunakan alat bedah. "KJS semuanya tidak membayar, dan dilakukan operasi sehari itu cukup banyak," tambah Widya.

Terhitung Januari sampai Juni kemarin, terhitung ada 700 orang pasien pemilik KJS yang dioperasi bedah Katarak di RSCM Kirana.

Apabila ada pasien yang tidak masuk daftar KJS, tapi tergolong tidak mampu, tetap akan dilakukan operasi bedah katarak tanpa biaya.

"Biayanya pada umumnya dikasih dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari beberapa perusahaan," jelasnya.

Ada pun beberapa perusahaan yang dimaksud oleh Widya, yaitu SCTV dan Indosiar, beberapa bank Swasta, hingga PLN pun ikut dalam kegiatan itu.

(Adt/Abd)