Mudah Lupa di Usia Muda? Saatnya Lakukan 6 Cara Ini Agar Kerja Otak Jadi Maksimal

Oleh Fachri pada 06 Okt 2022, 17:20 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 17:20 WIB
Daya Kerja Otak.
Perbesar
Ilustrasi perempuan muda merasakan pikun secara dini. (Foto: Shutterstock)

Liputan6.com, Jakarta Semakin bertambahnya usia akan semakin berkurangnya daya kerja pada otak. Ya, kondisi tersebut wajar karena terjadi secara alami. Tapi, akan anomali ketika belum lansia, tapi sering melupakan sesuatu hal, entah perkara barang atau nama orang.

Apalagi jika kondisi tersebut terjadi sepanjang waktu. Itu bisa jadi pertanda bahwa adanya gangguan pada memori otak kalian lho! Untuk meminimalisir gangguan pada otak tersebut di usia muda, ada baiknya kalian melakukan aktivitas yang berhubungan dengan senam otak.

Senam otak dapat dilakukan guna menunjang fungsi otak, melatih daya pikir dan kreativitas, serta memberikan stimulus yang baik untuk otak. Selain itu, senam otak juga berfungsi untuk mencegah dan meminimalisir pikun sepanjang waktu, meningkatkan daya ingat dan konsenstrasi, serta menjaga fungsi otak yang akan berkurang seiring bertambahnya usia.

Senam otak bisa dilakukan dengan berbagai cara sederhana. Mulai dari olahraga, tidur yang cukup, hingga menjaga asupan makanan yang tepat. Dilansir dari Medicalnewstoday berikut beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk mencegah pikun. 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


1. Meditasi

Cara pertama yang bisa kalian lakukan adalah dengan melakukan meditasi. Dengan meditasi, pikiran yang tenang dan terkendali membuat konsentrasi akan semakin meningkat.

Selain itu, dengan melakukan meditasi, penuaan dini pada otak akan berjalan lambat dan kemampuan otak untuk memproses informasi akan semakin meningkat.

2. Bermain Game

Game juga bisa menjadi cara sederhana untuk meminimalisir kepikunan yang terjadi. Dengan bermain game, fungsi otak akan berjalan dengan baik. Tapi, pilihlah game yang bisa mengasah kemampuan otak kalian ya, seperti teka-teki silang atau game strategi.

Dengan teka-teki silang, kalian bisa menggunakan memori verbal yang terdapat di otak untuk mencari kata-kata yang cocok dan tepat. Dan dengan game strategi, kalian bisa berpikir out of the box untuk bisa memenangkan sebuah pertandingan.

Bahkan, teka-teki silang memiliki pengaruh yang besar untuk perkembangan otak dan juga memiliki korelasi yang cukup besar dengan perlambatan dari penurunan memori otak yang menyebabkan demensia.

3. Bersosialisasi

Manusia adalah makhluk sosial. Aktivitas bersosialisasi merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Dengan besosialisasi, selain bisa memberikan rasa bahagia, bisa juga meminimalisir pikun bisa terjadi.

Karena, menikmati kebersamaan dengan orang lain, merupakan aktivitas rekreasi yang menarik secara mental dan dapat membantu menjaga fungsi kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kontak sosial yang lebih sering, cenderung mengalami penurunan kognitif dan demensia jauh lebih kecil.


4. Belajar Hal Baru

Mempelajari sesuatu hal yang baru juga bisa meminimalisir pikun yang akan terjadi. Karena dengan menggunakan fungsi otak secara maksimal, kinerja otak akan jauh lebih baik. Kalian bisa belajar sesuatu hal yang baru untuk memaksimalkan fungsi otak dan memaksa otak untuk bekerja dengan cara yang berbeda.

Dengan melakukan sesuatu hal yang baru secara simultan, otak akan menghubungkan jalur baru yang dapat menunjang fungsi kognitif tertentu. Tapi, itu harus dilakukan secara simultan dan berulang kali ya, agar otak semakin terbiasa bekerja.

5. Membaca Buku

Sejak dilahirkan, kita dianjurkan membaca untuk pertama kalinya. Selain bisa meningkatkan pengetahuan dan wawasan, membaca buku bisa meminimalisir kondisi pikun yang akan terjadi. Dengan membaca, kalian akan mendapatkan diksi yang baru, imajinasi yang luas, dan perbendaharaan kata yang makin banyak.

Jika aktivitas tersebut dilakukan secara rutin, apa yang kalian baca bisa membantu untuk memecahkan sebuah permasalahan yang menuntuk proses berpikir. Kalian bisa memilih beragam genre buku yang bisa dibaca, yang penting itu harus dilakukan secara rutin ya.

6. Olahraga

Selain berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran otak. Bahkan, dengan berolahraga yang dilakukan rutin dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, bisa membantu melancarkan pemahaman akan sebuah informasi dan meningkatkan fungsi memori pada otak.

Selain itu, dengan berolahraga secara rutin, bisa membantu otak kalian membuat koneksi saraf baru yang lebih cepat. Berdasarkan beberapa penelitian, ketika berolahraga, jumlah oksigen yang masuk ke otaka akan meningkat dan dapat membantu mempertajam fungsi otak.

Nah, itu 6 cara untuk melatih otak agar fungsi pada otak bisa bekerja secara maksimal dan tidak mudah pikun di usia muda ya. Yang terpenting dari semua itu adalah bagaiman kalian melakukannya secara konsisten, karena semua hal butuh proses, tidak terkecuali meningkatkan daya kerja otak.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya