Kasus COVID-19 Mingguan Global per 1-7 Agustus 2022 Terpantau Stabil

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 11 Agu 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 11 Agu 2022, 20:00 WIB
AS Vaksinasi COVID Anak-Anak Usia 5-11 Tahun
Perbesar
Joanna Nagata menghibur putrinya Mallory Nagata (5) yang disuntik vaksin COVID-19 saat vaksinasi anak 5 - 11 tahun di Eugene A. Obregon Park, Los Angeles, Rabu (3/11/2021). Ini menjadi langkah perdana vaksinasi Covid-19 bagi anak kecil di Amerika. (Keith Birmingham/The Orange County Register via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Secara global jumlah kasus mingguan baru COVID-19 terpantau tetap stabil selama 1 hingga 7 Agustus 2022 jika dibandingkan minggu sebelumnya.

Menurut COVID-19 Weekly Epidemiological Update Edition 104 yang dipublikasikan pada 10 Agustus, lebih dari 6,9 juta kasus baru dilaporkan. Sedangkan, jumlah kematian mingguan baru menurun sebesar 9 persen, dengan lebih dari 14.000 kematian dilaporkan, dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Mulai 7 Agustus 2022 ada 581,8 juta kasus yang dikonfirmasi dan 6,4 juta kematian telah dilaporkan secara global.

Di tingkat regional, jumlah kasus baru mingguan yang dilaporkan meningkat di Wilayah Pasifik Barat dengan penambahan 29 persen. Sementara jumlah kasus baru menurun atau tetap stabil di Wilayah Afrika dengan penurunan 46 persen.

Wilayah Amerika juga menunjukkan penurunan 22 persen, Wilayah Mediterania Timur turun 22 persen, Wilayah Eropa turun 7 persen, dan Wilayah Asia Tenggara turun 3 persen.

Jumlah kematian mingguan baru meningkat di Wilayah Mediterania Timur dengan peningkatan 19 persen. Sementara jumlahnya menurun atau tetap stabil di Wilayah Afrika dengan penurunan 73 persen.

Wilayah Eropa turun 15 persen, Wilayah Amerika juga turun 10 persen, Wilayah Asia Tenggara turun 1 persen, dan Wilayah Pasifik Barat bertambah 4 persen.

Di tingkat negara, jumlah tertinggi kasus baru mingguan dilaporkan dari Jepang dengan 1.496.968 kasus baru atau bertambah 9 persen diikuti dengan Amerika Serikat 759.806 kasus baru atau turun 19 persen. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kasus Baru Tertinggi di Tingkat Negara

COVID-19 Melonjak, Turki Belum Memberlakukan Pembatasan Baru
Perbesar
Warga yang mengenakan masker berjalan di Istanbul, Turki, Rabu (12/1/2022). Meskipun COVID-19 melonjak, negara itu sejauh ini tidak mempertimbangkan untuk memberlakukan pembatasan baru tetapi mendesak orang tetap menggunakan masker dan melakukan social distancing. (AP Photo/Francisco Seco)

Selain Jepang dan Amerika Serikat, kasus baru tertinggi juga dilaporkan di:

-Republik Korea 713.078 kasus baru atau bertambah 26 persen

-Vietnam melaporkan 571.458 kasus baru

-Turki 406.322 kasus baru.

Jumlah kematian mingguan baru tertinggi dilaporkan dari:

-Amerika Serikat dengan penambahan 2.764 kematian baru atau turun 2 persen bila dibandingkan dengan minggu lalu

-Brasil melaporkan 1.445 kematian baru atau turun 21 persen

-Italia pekan ini melaporkan 1.059 kematian baru atau turun 12 persen dibandingkan pekan sebelumnya

-Jepang melaporkan 1.002 kematian baru atau bertambah 53 persen

-Spanyol dengan 654 kematian baru atau bertambah 23 persen dari minggu sebelumnya.

“Tren saat ini dalam kasus dan kematian COVID-19 yang dilaporkan harus ditafsirkan dengan hati-hati oleh beberapa negara yang telah secara progresif mengubah strategi pengujian COVID-19. Ini menyebabkan jumlah keseluruhan pengujian yang dilakukan menjadi lebih rendah dan akibatnya lebih rendah pula jumlah kasus yang terdeteksi,” mengutip COVID-19 Weekly Epidemiological Update Edition 104, Kamis (11/8/2022).

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Di Asia Tenggara

India Waswas Gelombang Baru Covid-19 dari Varian Omicron
Perbesar
Pembeli yang sebagian besar memakai masker memadati pasar di New Delhi, Rabu (29/12/2021). Di India, yang telah kembali normal setelah dihantam tsunami COVID-19 tahun ini, omicron sekali lagi menimbulkan ketakutan, dengan lebih dari 700 kasus dilaporkan. (AP Photo/Manish Swarup)

Di Wilayah Asia Tenggara, jumlah kasus baru tetap stabil untuk dua minggu berturut-turut, dengan lebih dari 186.000 kasus baru dilaporkan.

Dua dari 10 negara (20 persen) yang datanya tersedia menunjukkan peningkatan jumlah kasus baru 20 persen atau lebih besar.

Kedua negara tersebut adalah Timor-Leste dan Sri Lanka. Timor-Leste melaporkan 35 kasus baru dan di minggu sebelumnya 18 kasus. Artinya, penambahannya sebesar 94 persen.

Sedangkan Sri Lanka melaporkan 1.025 kasus baru dan di minggu sebelumnya melaporkan 839 kasus. Artinya ada penambahan 22 persen.

Angka tertinggi dari kasus baru dilaporkan dari:

-India dengan 125.921 kasus baru atau 9,1 kasus baru per 100.000 penduduk

-Indonesia di peringkat kedua dengan 37.880 kasus baru atau 13,8 kasus baru per 100.000 penduduk

-Thailand 15.433 kasus baru atau 22,1 kasus baru per 100.000 penduduk

Jumlah kematian mingguan baru tetap stabil minggu ini di Wilayah Asia Tenggara dengan hampir 700 kematian baru dilaporkan.

jumlah kematian baru tertinggi dilaporkan dari India dengan 332 kematian baru, Thailand 211 kematian baru, dan Indonesia 102 kematian baru.


Data Harian Indonesia per 10 Agustus

Vaksinasi Booster Sebagai Syarat Beraktivitas Diruang Publik
Perbesar
Warga menunggu untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga (Booster) di RPTRA Kopi Gandaria, Pasar Rebo, Jakarta, Jumat (15/7/2022). Wajibnya vaksin booster terkait terus bertambahnya kasus Covid-19 yakni 3.584 orang pada hari Kamis 14 Juli 2022. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pada Rabu 10 Agustus 2022 penambahan kasus COVID-19 di Indonesia tercatat sebanyak 5.926.

Angka ini turut menambah akumulasi kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 6.261.605.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh sebanyak 4.906 sehingga akumulasinya menjadi 6.052.413.

Sedangkan kasus meninggal bertambah 18 sehingga akumulasinya menjadi 157.149.

Penambahan juga terjadi pada kasus aktif sebanyak 1.002 sehingga totalnya menjadi 52.043.

Data Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 121.909 dan suspek sebanyak 7.985.

Laporan dalam bentuk tabel turut merinci 5 provinsi dengan penambahan kasus terbanyak. Provinsi-provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

-DKI Jakarta kemarin melaporkan 2.224 kasus baru dan 1.590 pasien sembuh.

-Jawa Barat menyusul dengan 1.469 kasus positif baru dan 752 orang telah sembuh.

-Banten 767 kasus konfirmasi baru dan 1.344 orang dinyatakan sembuh.

-Jawa Timur di peringkat keempat dengan 468 kasus baru dan 457 pasien sembuh.

-Jawa Tengah 181 kasus baru dan 101 orang dinyatakan sembuh.

Provinsi lain menunjukkan penambahan kasus di angka satuan dan puluhan. Namun, masih ada beberapa provinsi tanpa penambahan kasus baru sama sekali. Provinsi-provinsi itu adalah Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

 

Infografis 5 Gejala Sakit Kepala Akibat Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Gejala Sakit Kepala Akibat Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya