200 Warga di Italia Jalani Vaksinasi Cacar Monyet, 600 Lainnya Waiting List

Oleh Aditya Eka Prawira pada 09 Agu 2022, 07:09 WIB
Diperbarui 09 Agu 2022, 07:09 WIB
Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Penumpang Bandara Soetta Diperiksa Suhu Tubuh
Perbesar
Informasi tentang cacar monyet atau monkeypox dipasang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (15/5/2019). Cacar monyet merupakan penyakit langka yang disebabkan virus. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Roma - Italia pada Senin, 8 Agustus 2022, mulai menjalani kampanye vaksinasi cacar monyet karena jumlah kasus yang terjangkit monkeypox terus meningkat di saat otoritas kesehatan melaporkan kekurangan vaksin di seluruh dunia.

Kementerian Kesehatan mencatat sudah ada 545 kasus cacar monyet di Italia. Kampanye vaksinasi dimulai sebulan lebih cepat setelah negara-negara lain juga melaporkan kasus yang lebih tinggi seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Spanyol.

Dosis pertama akan diberikan di rumah sakit Spallanzani di Roma, kata rumah sakit tersebut dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari situs Channel News Asia pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Selama ini, vaksin dan perawatan untuk cacar monyet seringkali diserahkan kepada klinik kesehatan seksual yang secara historis kekurangan dana untuk dikelola.

Menurut pihak rumah sakit, sudah ada 200 orang yang akan divaksinasi per Senin waktu setempat, serta 600 permintaan pemesanan.

Rumah sakit Spallanzani mengatakan bahwa vaksin yang digunakan adalah Jynneos (MVA-BN), vaksin cacar yang dibuat oleh Bavarian Nordic dan telah disetujui oleh European Medicines Agency untuk perlindungan terhadap monkeypox.

Vaksinasi cacar monyet juga akan dimulai di ibukota keuangan Italia, Milan pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Ditularkan Kaum Gay

Sebagian besar virus cacar monyet ditularkan di antara pria gay dan biseksual. Saat ini virus telah menyebar di sejumlah negara-negara endemik, yang dimulai sejak Mei 2022.

Cacar monyet menyebar melalui kontak dekat, menyebabkan luka bernanah dan memunculkan gejala seperti flu, dan jarang berakibat fatal.

Reuters mencatat bahwa saat ini ada 26.500 kasus monkeypox di seluruh dunia di luar negara-negara di mana biasanya menyebar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Cacar Monyet Oleh WHO Disebut Darurat Kesehatan Global

Monkeypox
Perbesar
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. Credits: pixabay.com by TheDigitalArtist

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Juli 2022 menyatakan cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global yang harus menjadi perhatian internasional. Ini merupakan tingkat kewaspadaan tertinggi.

Menyusul langkah WHO, Amerika Serikat --- yang sekarang memiliki kasus terbanyak di dunia --- juga menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat pada 4 Agustus 2022.

Kementerian Kesehatan Italia mengatakan bahwa gay, pria biseksual, dan transgender yang baru saja berhubungan seks dengan banyak pasangan, baru-baru ini memiliki infeksi menular seksual atau menggunakan obat-obatan kimia saat berhubungan seks, akan memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin.

Staf rumah sakit yang menangani kasus cacar monyet juga memenuhi syarat.

 


Cacar Monyet di Italia

Virus Cacar Monyet
Perbesar
Ilustrasi virus cacar monyet. Credits: pixabay.com by Alexandra_Koch

Kasus cacar monyet pertama di Italia tercatat pada 20 Mei 2022. Saat itu tidak ada rencana untuk vaksinasi massal.

Wilayah Lazio di sekitar Roma menerima 1.200 dosis vaksin, sementara Lombardy menerima 2.000, Emilia-Romagna menerima 600 dan Veneto di sekitar Venesia menerima 400.

Infografis Ancaman Cacar Monyet dan Antisipasi Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Ancaman Cacar Monyet dan Antisipasi Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya