Update COVID-19 Hari Ini 7 Juli 2022, Kasus Positif Bertambah 2.881, Sembuh 1.877, Meninggal Dunia 6

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 07 Jul 2022, 18:19 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 18:19 WIB
FOTO: Lokasi Tes COVID-19 Mulai Ramai Akibat Varian Omicron
Perbesar
Petugas melakukan tes usap PCR kepada warga di Laboratorium Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), Kamis (3/2/2022). Merebaknya varian Omicron membuat sejumlah lokasi tes COVID-19 ramai didatangi warga. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Kasus COVID-19 di Indonesia terus merangkak naik. Data per 7 Juli 2022 pukul 12.00 WIB menunjukkan penambahan kasus COVID-19 sebanyak 2.881.

Angka ini turut menambah akumulasi kasus COVID-19 menjadi 6.103.552 terhitung sejak Maret 2020.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh sebanyak 1.877 sehingga akumulasinya menjadi 5.927.730.

Sedangkan, kasus meninggal bertambah 6 sehingga akumulasinya menjadi 156.776.

Kasus aktif juga terus meningkat. Peningkatan hari ini sebanyak 998 sehingga akumulasinya menjadi 19.046.

Ada 76.507 spesimen dan kasus suspek sebanyak 5.015.

Data harian dalam bentuk tabel turut merinci penambahan kasus baru COVID-19 di 5 provinsi dengan sumbangan kasus terbanyak. Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Bali.

-DKI Jakarta hari ini melaporkan 1.476 kasus baru dan 1.251 orang telah sembuh.

-Jawa Barat 612 kasus positif baru dan 268 orang sembuh dari COVID-19.

-Banten 351 kasus konfirmasi baru dan 49 orang dinyatakan sembuh.

-Jawa Timur di peringkat keempat dengan 169 kasus baru dan 138 orang sembuh.

-Bali 84 kasus positif baru dan 69 orang sembuh.

Provinsi lain tidak menunjukkan penambahan kasus baru yang terlalu signifikan. Bahkan ada 9 provinsi tanpa penambahan kasus sama sekali. Provinsi-provinsi itu adalah Aceh, Jambi, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Maluku.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Laporan Sebelumnya

Vaksinasi Booster Gratis Sembako
Perbesar
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada warga di Balai RW 02, Jati Padang, Jakarta Selatan, selasa (28/6/20222). Munculnya COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 membuat sejumlah warga antusias mengikuti vaksinasi COVID-19 yang didominasi vaksin booster.gratis beras, minyak, goreng, gula dan mie instan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Di hari sebelumnya, yakni pada Rabu 6 Juli 2022 data harian sebaran COVID-19 menunjukkan bahwa penambahan kasus baru kembali ke angka 2.000-an, tepatnya sebanyak 2.743.

Dengan demikian, penambahan kasus hari ini lebih tinggi dari kemarin dengan selisih 138 kasus.

Kasus sembuh pada Rabu bertambah sebanyak 2.045 sehingga akumulasinya menjadi 5.925.853.

Kasus meninggal juga terus meningkat. Tercatat ada 4 kasus meninggal per 6 Juli 2022 sehingga total pasien meninggal akibat COVID-19 menjadi 156.770.

Kasus aktif pun mengalami peningkatan sebanyak 694 kasus sehingga totalnya menjadi 18.048.

Data yang dibagikan Satgas COVID-19 juga menunjukkan jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 79.375. Kemarin, jumlah suspek COVID-19 lebih banyak dari hari sebelumnya, yakni 5.712 orang.

Laporan dalam bentuk tabel turut merinci 4 provinsi dengan penambahan kasus terbanyak. Keempat provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.

-DKI Jakarta kemarin melaporkan 1.516 kasus positif baru dan 849 pasien telah sembuh.

-Jawa Barat 537 kasus konfirmasi baru dan 232 sembuh dari COVID-19.

-Banten 281 kasus baru dan 736 orang telah sembuh.

-Jawa Timur di peringkat keempat dengan 151 kasus baru dan 133 orang telah sembuh dari infeksi SARS-CoV-2.

Provinsi lain tidak menunjukkan penambahan kasus baru yang terlalu signifikan.

Sementara itu capaian vaksinasi dosis pertama bertambah 27.297 sehingga total mencapai 201.643.697. Vaksinasi dosis kedua telah mencapai 169.232.174 dengan tambahan 39.727. Adapun dosis ketiga atau booster bertambah 135.059 sehingga akumulasinya adalah 51.315.655.


Kasus Global Terus Meningkat

Penyemprotan Disinfektan Rutin di Sekolah saat PTM 100 Persen
Perbesar
Petugas sekolah menyemprotkan disinfektan di salah satu ruang kelas usai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di SMP Negeri 9 Depok, Senin (24/1/2022). Penyemprotan disinfektan juga guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron yang terus meningkat. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Tak hanya di Indonesia, penambahan kasus COVID-19 juga terjadi secara global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa kasus COVID-19 global mengalami peningkatan empat minggu berturut-turut sejak puncak terakhir pada Maret 2022.

COVID-19 Weekly Epidemiological Update Edition 99 yang dirilis pada 6 Juli menunjukkan, selama minggu 27 Juni hingga 3 Juli 2022, lebih dari 4,6 juta kasus baru dilaporkan. Angka ini sama dengan minggu sebelumnya.

Meski begitu, jumlah kematian mingguan baru turun 12 persen, dengan lebih dari 8.100 kematian dilaporkan.

Di tingkat regional, jumlah kasus mingguan baru meningkat di Wilayah Mediterania Timur (29 persen), Wilayah Asia Tenggara (20 persen), Wilayah Eropa (15 persen), dan Wilayah Pasifik Barat (4 persen).

Sedangkan, penurunan terjadi di Wilayah Afrika (33 persen) dan Wilayah Amerika (18 persen).

Jumlah kematian mingguan baru meningkat di Wilayah Mediterania Timur (34 persen) dan Wilayah Asia Tenggara (16 persen). Sementara, penurunan diamati di Wilayah Afrika (50 persen), Wilayah Amerika (13 persen), Wilayah Eropa (12 persen) dan Wilayah Pasifik Barat (12 persen).


Di Tingkat Negara

FOTO: Waspada Ancaman Omicron hingga Februari Mendatang
Perbesar
Kepadatan calon penumpang kereta Commuter Line (KRL) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Kementerian Kesehatan memprediksi penyebaran kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia akan terus terjadi hingga mencapai puncaknya pada Februari 2022. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Hingga 3 Juli 2022, lebih dari 546 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 6,3 juta kematian telah dilaporkan secara global sejak awal pandemi.

“Tren ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena beberapa negara telah berubah secara progresif dari sisi strategi tes COVID-19. Jumlah keseluruhan tes yang dilakukan lebih rendah dan akibatnya lebih rendah pula jumlah kasus yang terdeteksi,” mengutip laporan WHO, Kamis (7/7/2022).

Di tingkat negara, jumlah kasus baru mingguan tertinggi dilaporkan dari negara-negara berikut:

-Prancis dengan 603.0074 kasus baru (penambahan 33 persen)

-Jerman 555.331 kasus baru (penurunan 2 persen)

-Italia melaporkan 511.037 kasus baru (penambahan 50 persen)

-Amerika Serikat 496.049 kasus baru (penurunan 29 persen)

-Brasil melaporkan 334.852 kasus baru (penurunan 4 persen).

Sedangkan, jumlah tertinggi kematian mingguan baru dilaporkan dari negara-negara berikut:

-Amerika Serikat melaporkan 1.622 kasus kematian baru (penurunan 19 persen)

-Brasil 1.187 kasus meninggal baru (penurunan 10 persen)

-China melaporkan 755 kasus kematian baru (penurunan 30 persen)

-Italia 430 kematian baru (penambahan 21 persen)

-Rusia Federasi 371 kematian baru (penurunan 14 persen).

Infografis Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Mendominasi. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Mendominasi. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya