Siap-siap, Wajib Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan 2 Minggu Lagi

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 05 Jul 2022, 14:00 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 14:00 WIB
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan
Perbesar
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka Jakarta pada Senin, 4 April 2022. (Dok Humas Sekretariat Kabinet RI)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas, termasuk perjalanan baru akan diterapkan paling lambat dua minggu lagi.

Keputusan syarat wajib vaksin booster di atas berdasarkan hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 4 Juli 2022. Kebijakan baru ini akan diatur melalui peraturan Satgas Penanganan COVID-19 dan peraturan turunan lainnya.

“Pemerintah akan menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik," ungkap Luhut melalui pernyataan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Selasa, 5 Juli 2022.

"Selain itu, Pemerintah juga akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi."

Penerapan kebijakan baru tersebut dilatarbelakangi capaian vaksinasi booster yang masih rendah. Dilihat dari sisi mobilitas masyarakat, sebagaimana data PeduliLindungi, rata-rata orang masuk mal per hari sebesar 1,9 juta orang.

Dari jumlah tersebut, hanya 24,6 persen pengunjung yang sudah vaksinasi booster. Di tengah peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi, capaian vaksinasi booster yang masih terbilang rendah dinilai sangat mengkhawatirkan."

"Ini kita lihat, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang," lanjut Luhut.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Aktifkan Kembali Sentra Vaksinasi Booster

Vaksinasi Booster COVID-19 di Pasar Palmerah
Perbesar
Sejumlah warga menunggu untuk menjalani vaksin ketiga (booster) di Pasar Palmerah, Jakarta, Selasa (19/4/2022). Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merilis surat edaran yang mengatur pelaku perjalanan untuk keperluan mudik Idul Fitri 1443 H yakni vaksin booster. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Upaya menggencarkan vaksinasi booster, menurut Luhut Binsar Pandjaitan, sentra atau gerai vaksinasi booster perlu kembali diperbanyak. Sejumlah fasilitas publik, seperti bandara dan terminal akan diaktifkan kembali sentra vaksinasi.

“Demi mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster," jelasnya.

"Sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksinasi."

Di sisi lain, Menko Luhut mengingatkan, peran serta masyarakat merupakan kunci utama dari penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air.

“Untuk itu, dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap sampai booster untuk dapat segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang sudah ada," pungkasnya.

"Ini demi kebaikan kita bersama dalam menghadapi pandemi dan pemulihan ekonomi yang masih berjalan saat ini."


Siapkan Vaksinasi Booster di Bandara

Vaksinasi Booster COVID-19 di Pasar Palmerah
Perbesar
Anggota Marinir AL menyuntikan vaksin ketiga (booster) kepada warga di Pasar Palmerah, Jakarta, Selasa (19/4/2022). Vaksin ketiga (booster) terus ditingkatkan jelang libur lebaran. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menjelaskan, Pemerintah  akan menyiapkan vaksinasi booster di bandara.

"Tentunya, dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan," katanya saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin (4/7/2022).

"Jadi, tadi arahan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk airport (bandara) disiapkan vaksinasi dosis ketiga."

Adapun terkait vaksinasi booster, Satgas Penanganan COVID-19 telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan untuk penyelenggara kegiatan yang menundang keramaian. Dalam surat edaran tersebut, yang datang wajib telah mendapatkan vaksin booster.

"Satgas telah mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan keramaian itu wajib dosis ketiga," lanjut Airlangga.

Airlangga mengatakan syarat vaksinasi booster berkaitan dengan pemberian izin keramaian.

"Jadi ini dikaitkan dengan izin keramaian," sambungnya.


Perketat Penggunaan PeduliLindungi

Sholat Tarawih Pertama di Masjid Istiqlal
Perbesar
Umat Islam melakukan scan QR code aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (2/4/2022). Sebagian besar umat muslim di Indonesia mulai melaksanakan Sholat Tarawih dan akan melaksanakan puasa Ramadhan 1443 Hijriah pada 2 April 2022. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam rapat terbatas, Airlangga Hartarto menambahkan, Presiden Jokowi juga meminta masyarakat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat berkunjung ke berbagai tempat. Sebab, berdasarkan laporan, beberapa tempat sudah mulai mengabaikan penggunaan aplikasi tersebut.

"Presiden ingatkan penggunaan PeduliLindungi di berbagai tempat untuk terus diperketat dan tidak boleh kendor, beberapa tempat agak kendor, ini harus ditingkatkan lagi," ucapnya.

Apalagi di beberapa negara tengah mengalami peningkatan kasus COVID-19 akibat subvarian BA.4 dan BBA.5. Di Indonesia, 80 persen peningkatan kasus COVID-19 akibat varian baru tersebut.

"Beberapa negara ini masih tinggi dan pandemi belum usai," ujar Airlangga.

"Ini pertaruhan bagi Indonesia agar kita tahan untuk 6 bulan ke depan, karena sekarang sudah hampir 80 persen ini BA 4 dan BA 5."

Infografis Mekanisme Pemberian Vaksin Booster Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Mekanisme Pemberian Vaksin Booster Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya