Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

LanjutkanStop di Sini

Alasan Perempuan Jarang Ajak Bercinta Lebih Dulu, Salah Satunya Faktor Biologis

Oleh Benedikta Desideria pada 25 Jun 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 25 Jun 2022, 21:00 WIB
Hubungan Intim/Seks
Perbesar
Alasan Perempuan Jarang Ajak Bercinta Lebih Dulu Ilustrasi/copyright unsplash.com/Process AG

Liputan6.com, Jakarta Kehidupan seksual berjalan lancar, baik dan seru tapi ada beberapa pria yang merasa dirinya yang selalu mulai dulu mengajak bercinta. Padahal, pria juga ingin diajak lebih dulu memulai sesi panas itu. Memang kenapa sih perempuan jarang ajak bercinta lebih dulu?

Sebenarnya tidak semua perempuan pasif mengambil inisiatif mulai bercinta. Ada juga yang pro aktif mengajak suami berhubungan seks.

Pada perempuan yang jarang atau bahkan tidak pernah lebih dulu mengajak bercinta pasangannya, bisa jadi karena faktor sosial yang seolah-olah mengatakan pria lah yang mulai duluan mengajak bercinta.

Di sisi lain ada perbedaan cara pria dan wanita terangsang. Hal ini memengaruhi inisiatif pria dan perempuan dalam mengajak berhubungan seksual. Hal ini disampaikan psikofisiologis seks dan neurosaintis, Nicole Prause.

Prause telah mengamati bahwa bahkan ketika alat kelamin wanita merespons rangsangan, otak perempuan tidak selalu melaporkan bahwa dirinya terangsang.

"Wanita hanya memiliki lebih sedikit isyarat internal yang memberi tahu mereka terangsang dan ingn berhubugan seksual," kata PrauseĀ  mengutip Fatherly.

Sepakat dengan Prause, terapis keluarga Jill Whitney juga mengatakan perempuan butuh waktu untuk terangsang dan bergaiarah.

"Pria kadang muncul gairah berhubungan seksual lebih dulu baru terangsang. Sementara perempuan baru bergairah berhubungan seksual ketika sudah terangsang," kata Jill.


Gairah Perempuan Lebih Rendah dari Pria

Hubungan Intim/Seks
Perbesar
ilustrasi/copyright unsplash.com/Toa Heftiba

Studi lintas budaya kerap menunjukkan bahwa gairah seksual perempuan memang lebih rendah dari pria. Hal ini bisa jadi yang membuat pria jadi lebih dahulu memulai mengajak berhubungan seksual.

Faktor biologis juga berperan dalam urusan pria jadi lebih dulu ajak perempuan bercinta. Penelitian menunjukkan bahwa pria cenderung memiliki dorongan seks yang lebih spontan hal ini terkait kadar testosteron yang lebih tinggi. Sementara itu, perempuan cenderung memiliki yang responsif.

"Ini adalah salah satu alasan mengapa sangat penting bagi pria untuk melakukan foreplay," kata Prause.


Perempuan Usai Jadi Ibu, Lebih Pilih Me Time Ketimbang Bercinta

tangan pasangan cinta
Perbesar
ilustrasi hubungan cinta/Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Usai seorang perempuan jadi ibu, kehidupannya bakal berubah. Mengurus anak ditambah mengurus rumah tangga dan bekerja bakal membuat seorang perempuan tidak sempat memikirkan soal seks.

"Menyusui, memeluk, dan ada anak yang selalu di dekatnya sepanjang waktu membuat perempuan inginĀ  sendiri. Ia ingin tubuhnya adalah miliknya untuk sementara waktu. Jadi, sedang tidak ingin disentuh pasangan," kata Jill.

Kesibukan sesudah menjadi ibu juga membuat perempuan lelah. Ingat, studi menunjukkan gairah perempuan bakal rendah ketika merasa kelelahan.

Jika memang seorang suami ingin pasangannya memulai dulu mengajak bercinta, Jill menyarankan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Hal itu amat sangat bisa membantu perempuan.

"Mengerjakan pekerjaan rumah tangga memang tak tampak sebuah foreplay ya, tapi dapat membuat perempuan merasa santai dan bisa membautnya memikirkan keinginan untuk berhubungan seks," saran Jill.


Komunikasi

Ilustrasi pasangan cinta, bahagia
Perbesar
Ilustrasi pasangan cinta, bahagia. (Photo by Carly Rae Hobbins on Unsplash)

Tentu ini adalah kunci dalam menjalin hubungan. Komunikasikan ke pasangan bahwa Anda senang jika pasangan juga mengajak bercinta.

"Katakan padanya bahwa Anda akan menyukainya jika melakukan langkah pertama untuk bercinta. Katakan pada istri bahwa hal itu tampak seksi dan membuat Anda merasa diinginkan," kata Jill.

Infografis Tren Perawatan di Klinik Kecantikan Tahun 2022
Perbesar
Infografis Tren Perawatan di Klinik Kecantikan Tahun 2022. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya