Kronologi Eril Anak Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai Terpanjang di Swiss

Oleh Diviya Agatha pada 27 Mei 2022, 14:15 WIB
Diperbarui 27 Mei 2022, 14:15 WIB
Potret Emmeril Khan Mumtadz atau Eril anak Ridwan Kamil
Perbesar
Potret Emmeril Khan Mumtadz atau Eril anak Ridwan Kamil (Sumber: Instagram/qka.attamimi)

Liputan6.com, Jakarta Putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Aare di Barn, Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022 siang waktu setempat.

Hingga kini, kondisi Eril anak Ridwan Kamil belum juga ditemukan. Diketahui, Eril mengalami kesulitan untuk naik ketika selesai berenang sebelum kemudian terbawa arus yang deras di Sungai Aare Swiss.

Perwakilan keluarga Ridwan Kamil sekaligus paman dari Eril, Elpi Nazmuzaman mengungkapkan bahwa kondisi yang menyebabkan Eril mengalami kesulitan untuk naik hingga akhirnya terseret arus sungai belum diketahui dengan pasti.

"Pada saat akan naik ke atas, kelihatannya ada kesulitan yang kami juga tidak paham bagaimana kondisinya. Cuma itu informasi yang kami terima," ujar Elpi dalam keterangan pers secara daring pada Jumat, 27 Mei 2022.

"Barangkali ada arus begitu. Singkatnya yang lain bisa naik ke darat, Eril kemudian terbawa arus. Itu informasi yang kami terima per jam 11 malam tadi," dia menambahkan.

Lebih lanjut Elpi menjelaskan bahwa pencarian Emmeril Khan Mumtadz alias Eril akan dilanjutkan kembali hari ini sejak pukul sembilan pagi waktu setempat.

Sebelumnya, Elpi mengungkapkan bahwa tujuan Eril dan keluarga melakukan perjalanan ke Swiss guna mencari sekolah S2.

Hal tersebut lantaran Eril sebentar lagi akan lulus dari S1-nya dan hendak melanjutkan S2.

"Dalam kegiatan mencari sekolah dan beasiswa ini, inalilahi wainalilahi rojiun terjadi musibah. Beliau (Eril) hanyut ketika berenang di sungai," kata Elpi.

Anak Ridwan Kamil hilang di Sungai Aare Swiss pada pukul 17.00 waktu setempat. Pencarian pun sempat dilakukan tapi terhenti karena hari sudah mulai gelap.


Terseret di Sungai Terpanjang Swiss

Pria yang akrab disapa Eril tersebut terbawa arus di sungai dengan panjang 288 kilometer. Sungai Aare sendiri merupakan sungai terpanjang yang ada di Swiss.

"Kronologinya, Eril berenang di Sungai Aare, Bern bersama adik dan kawannya. Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya,"  ujar Elpi.

Elpi menjelaskan bahwa kondisi Eril terkini masih dalam pencarian oleh tim SAR dan polisi di Swiss. Pencarian tersebut juga sempat terhenti sementara karena hari sudah mulai gelap.

Pencarian tersebut juga rencananya akan tetap dilanjutkan keesokan harinya. Hingga keterangan diberikan, Eril sudah hilang selama lebih dari enam jam.

"Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan 6 jam (26 Mei jam 23 WIB) dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat,” kata Epil.

Pada saat kejadian, Epil juga mengungkapkan bahwa cuaca berada dalam kondisi yang cerah. Hanya saja ketika ingin naik ke permukaan, Eril terbawa arus sungai yang deras sebelum sempat mendapatkan bantuan dari kawannya.

"Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss dengan kondisi cuaca cerah,” ujar Epil.


Ridwan Kamil Tidak di Tempat

Dalam kejadian tersebut, sang ayah Ridwan Kamil diketahui sedang tidak berada di tempat. Saat itu, pria berusia 50 tahun ini sedang berada di Inggris untuk menjalankan kegiatan pemerintahan bersama delegasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Dikabarkan Ridwan Kamil akan segera menyusul usai kabar menerima kabar tersebut dari sanak keluarga yang berada di Swiss.

"Pak Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jawa Barat," ujar Epil.

Dalam kesempatan yang sama, Epil juga menyampaikan terima kasih serta meminta masyarakat untuk mendoakan kondisi Eril agar dapat segera ditemukan.

"Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pihak Kedutaan Besar Indonesia di Swiss maupun kepolisian setempat yang terus berupaya mencari keberadaan Emmeril Khan Mumtadz," ujar Epil.

"Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat," tambahnya.


Aturan Renang di Sungai Aare

Mengutip laman Kota Bern pada Jumat (27//5/2022), Sungai Aare merupakan sungai dengan panjang 288 kilometer, yang mana menjadi sungai terpanjang yang ada di Swiss.

Rutenya pun beragam, mulai dari perdesaan hingga kota dapat ditemui sebagai pemandangannya. Rute berkelok-kelom juga menjadi lanskap sungai tersebut.

Pada musim panas, warga Bern memang biasa melakukan kegiatan renang di Sunga Aare, melompat hingga mengapung di sana.

Terlebih, berenang di Sungai Aare telah menjadi kegiatan resmi yang terdaftar di dalam tradisi Swiss UNESCO. Hal tersebut lantaran berenang di sana menjadi pengalaman yang otentik bagi warga lokal hingga pengunjung kota Bern.

Dalam laman tersebut menjelaskan, Bern bisa menjadi surga bagi siapapun yang menyukai air. Penduduk setempat seringkali berenang berkelok-kelok di Sungai Aare dan terbawa arus di sana.

Hal tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, apa yang terlihat bisa menjadi begitu berbahaya. Itulah mengapa berenang di Sungai Aare hanya direkomendasikan untuk perenang yang profesional atau berpengalaman.

Infografis Boleh Lepas Masker Kode Keras Pandemi ke Endemi Covid-19
Perbesar
Infografis Boleh Lepas Masker Kode Keras Pandemi ke Endemi Covid-19 (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya