Menkes: Boleh Lepas Masker Tanda Transisi dari Pandemi COVID-19 Menjadi Endemi

Oleh Aditya Eka PrawiraAde Nasihudin Al Ansori pada 17 Mei 2022, 18:53 WIB
Diperbarui 18 Mei 2022, 20:13 WIB
FOTO: Libur Panjang di Masa PSBB Transisi, Kawasan Kota Tua Mulai Dipenuhi Wisatawan
Perbesar
Presiden Jokowi Baru Saja Mengabarkan Bahwa Pemerintah Mulai Melonggarkan Peraturan Penggunaan Masker. Jokowi Mengatakan Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa diizinkannya masyarakat lepas masker di luar ruangan merupakan salah satu bagian dari program transisi yang pemerintah siapkan secara bertahap untuk menuju transisi dari pandemi COVID-19 ke kondisi endemi.

Menurut Menkes Budi, salah satu hal penting untuk melakukan transisi dari pandemi COVID-19 ke endemi --- selain data-data saintifik --- adalah pemahaman masyarakat bahwa tanggung jawab ada di diri masing-masing. 

"Sekuat apapun negara buat mengatur masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, tetap yang paling baik adalah kesadaran di masing-masing individu itu sendiri," kata Menkes dalam konferensi pers virtual Pelonggaran Kewajiban Pemakaian Masker dan Aturan Perjalanan Dalam dan Luar Negeri pada Selasa malam, 17 Mei 2022.

"Dari semua pandemi dalam sejarah kehidupan manusia, transisi terjadi apabila masyarakat sudah menyadari bagaimana caranya melakukan protokol hidup yang sehat di dirinya dan keluarganya masing-masing," Menkes menambahkan.

Sehingga, lanjut Budi Gunadi Sadikin, apa yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah langkah transisi menjadi pandemi COVID-19 ke endemi.

Selain itu, dijelaskan Budi bahwa kenaikan kasus COVID-19 disebabkan karena adanya varian baru.

"Kita sudah melihat penyebab utama lonjakan kasus COVID adalah karena adanya varian baru. Ini jauh lebih menentukan ketimbang acara besar. Apa yang terjadi di beberapa negara, AS dan Jepang, dan juga Taiwan dan China, karena ada varian baru Omicron BA2," ujarnya.

"Indonesia dan India, BA2 sudah dominan tetapi berbeda dengan negara lain seperti China, kita tidak mengamati adanya kenaikan kasus yang tinggi dengan adanya varian baru. Indonesia dan India imunitas dari masyarakat terhadap varian baru sudah relatif baik," Budi Gunadi Sadikin menekankan.


Jokowi: Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan

2 Orang di Indonesia Positif Virus Corona, Para Pekerja Banyak Kenakan Masker
Perbesar
Presiden Jokowi Baru Saja Mengabarkan Bahwa Pemerintah Mulai Melonggarkan Peraturan Penggunaan Masker. Jokowi Mengatakan Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Selasa sore, 17 Mei 2022, mengumumkan, masyarakat diizinkan untuk lepas masker di luar ruangan.

Pemerintah kini melonggarkan kebijakan pemakaian masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia semakin membaik.

"Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka, tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi dalam pernyataan yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden.

 


Di Dalam Ruangan Tetap Pakai Masker

Heboh Virus Corona, Harga Masker Melonjak Tajam
Perbesar
Presiden Jokowi Baru Saja Mengabarkan Bahwa Pemerintah Mulai Melonggarkan Peraturan Penggunaan Masker. Jokowi Mengatakan Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Namun, bagi masyarakat yang beraktivitas di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker.

Anjuran memakai masker juga masih berlaku bagi kelompok yang rentan terpapar COVID-19 seperti lanjut usia (lansia) dan orang yang memiliki komorbid.

"Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan lansia atau memiliki penyakit komorbid maka saya tetap menyarankan untuk memakai masker saat beraktivitas," katanya.

"Dan juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," Jokowi menambahkan.

 


Tiada Tes COVID-19

Situasi Covid-19 Terkini di Beijing-AP-3
Perbesar
Seorang warga mendapatkan tes COVID yang dipasang di luar kompleks perkantoran komersial yang tutup di Beijing, China, Selasa (17/5/2022). Pada Minggu (15/5) kemarin, Beijing memperpanjang aturan untuk bekerja dari rumah di empat distrik. Itu sudah melarang layanan makan di restoran dan membatasi transportasi umum, di antara langkah-langkah lainnya. (AP Photo/Andy Wong)

Selain terkait dibolehkannya lepas masker, pelonggaran juga diterapkan pada ketentuan tes COVID-19 bagi pelaku perjalanan.

"Yang kedua, bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap maka sudah tidak perlu lagi untuk melakukan tes swab PCR maupun antigen," kata orang nomor satu di Republik Indonesia.

Infografis 4 Cara Tampil Menawan Saat Foto Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 4 Cara Tampil Menawan Saat Foto Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya