Menkes Budi Bersyukur Banyak Masjid Gelar Vaksinasi COVID-19 Saat Ramadhan

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 15 Apr 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 15 Apr 2022, 17:00 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam kegiatan bertajuk “Taklimat Bidang PMK #SDMUnggul, Indonesia Maju” di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (29/12/2021). (Dok Kementerian Kesehatan RI @Rokomyanmas2021/SLW)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersyukur sudah banyak masjid yang menggelar vaksinasi COVID-19 selama bulan Ramadhan. Upaya ini mendorong percepatan vaksinasi saat bulan puasa dan meningkatkan cakupan vaksinasi.

"Kami terus mendorong percepatan vaksinasi saat bulan puasa, terutama di tempat ibadah dan tempat umum. Kami sudah koordinasi, ada 15.500 titik yang akan melakukan vaksinasi selama Ramadhan," papar Budi Gunadi dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Terkait Persiapan Mudik Lebaran 2022 di Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta pada Kamis, 14 April 2022.

"Dan Alhamdulilah, masjid banyak (yang gelar vaksinasi COVID-19), hampir sama dengan jumlah fasilitas kesehatan (faskes). Jadi, memang kami kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI)."

Cakupan vaksinasi COVID-19 selama Ramadhan juga bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Penanganan COVID-19, penerima vaksin dosis ke-1 bertambah 195.213 dengan totalnya melebihi 197 juta atau 197.910.765 orang.

Penerima vaksinasi COVID-19 dosis ke-2 bertambah 272.468 orang dengan totalnya melebihi 162 juta atau tepatnya 162.204.973 orang. Vaksinasi dosis ke-3 atau booster bertambah 813.125 dengan totalnya melebihi 29 juta atau 29.213.567 orang. Sementara itu, target sasaran vaksinasi COVID-19 nasional berada di angka 208.265.720 orang.


Gunakan Momentum Ramadhan dengan Vaksinasi

FOTO: Merdeka Bersama Vaksin di Masjid Cut Meutia
Perbesar
Warga mengikuti tahap verifikasi sebelum mengikuti vaksinasi covid-19 di Aula Masjid Cut Meutia, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Pemprov DKI berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia menggelar vaksinasi yang ditujukan untuk 400 orang jemaah dan warga sekitar masjid. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengatakan, sentra vaksinasi COVID-19 yang akan ditempatkan di masjid-masjid selama bulan Ramadhan.

Kehadiran sentra vaksinasi COVID-19 diharapkan dapat menyasar masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadhan di masjid, seperti salat tarawih. Upaya ini merupakan salah satu mendorong percepatan vaksinasi, khususnya booster.

"Kami sudah melakukan rapat membahas tentang bagaimana desain teknisnya agar momentum ibadah Ramadhan, khususnya tarawih bisa dijadikan momen untuk melakukan vaksinasi yang masif," ungkap Muhadjir saat Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Idulfitri 1443 Hijriah di Masa Pandemi COVID-19 di Gedung Kementerian Perhubungan Jakarta, ditulis Senin (4/4/2022).

Muhadjir melanjutkan, akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di masjid-masjid saat bulan suci Ramadhan. Koordinasi juga tengah diupayakan berbagai lintas kementerian/lembaga, termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Kita akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Polri, TNI, dan juga Dewan Masjid Indonesia (DMI). Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya


Vaksinasi COVID-19 di Masjid Jawa Timur

FOTO: Merdeka Bersama Vaksin di Masjid Cut Meutia
Perbesar
Suasana kegiatan vaksinasi covid-19 di Aula Masjid Cut Meutia, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Pemprov DKI berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia menggelar vaksinasi yang ditujukan untuk 400 orang jemaah dan warga sekitar masjid. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Percepatan vaksinasi COVID-19 selama Ramadhan di masjid, salah satunya dikebut di Jawa Timur. Vaksinasi tersebut menyasar masyarakat setelah melakukan salat tarawih.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan pengurus masjid menggelar vaksinasi dosis tiga atau booster pada malam hari di halaman masjid se-Jatim.

"Kegiatan vaksinasi yang berkolaborasi dengan pengurus masjid ini akan terus diselenggarakan selama bulan suci Ramadhan sampai dengan Idul Fitri," ujar Irjen Nico, ditulis Senin (11/4/2022).

Irjen Nico mengatakan, akan menambah vaksinasi stasioner di 39 titik lokasi strategis di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur, untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses dan melakukan vaksinasi dosis tiga.

"Vaksinasi booster ini akan terus dilaksanakan sampai dengan Lebaran," ungkap Irjen Nico, dikutip dari kanal Surabaya Liputan6.com.

Pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran, namun dengan syarat sudah melakukan vaksinasi dosis tiga.

"Bagi masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen sebagai syarat perjalanan mudik, dengan moda transportasi umum, udara, laut dan darat maupun kendaraan pribadi," ujar Irjen Nico.


Vaksinasi COVID-19 di Masjid Sulawesi Utara

Vaksinasi Jemput Bola dari Masjid ke Masjid
Perbesar
Petugas medis mendata peserta vaksin di salah satu masjid di Jakarta (31/07/2021). Program kolaborasi “Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh” didukung tenaga dan alat kesehata serta mobil ambulans dengan menjemput bola dari masjid ke masjid. (Liputan6.com/Pool/BSI)

Di Sulawesi Utara, Badan Intelijen Negara (BIN) juga turut menggelar program vaksinasi COVID-19 hingga malam hari. Rentang waktu ini menyesuaikan dengan pola kegiatan masyarakat selama bulan puasa.

Seperti halnya BIN Daerah (Binda) Sulawesi Utara menggelar vaksinasi COVID-19 di pelataran masjid Al-Ikhlas, desa Purworejo Timur, dengan menyasar semua lapisan masyarakat.

"Upaya percepatan vaksinasi di bulan Ramadhan terus kami lakukan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan menyasar masyarakat umum dan kelompok rentan, termasuk anak usia 6-11 tahun serta lansia," ujar Koordinator Vaksinasi Wilayah Binda Sulut, Novel, Kamis (7/4/2022).

Lebih jauh, Novel menerangkan, vaksinasi jemput bola ini bertujuan agar capaian target wilayah dapat terlampui sebelum Lebaran 2022. Dengan demikian, penyebaran virus Corona, termasuk subvarian Omicron BA.2 dapat dicegah.

"Adanya syarat vaksinasi bagi masyarakat yang ingin mudik Lebaran terlihat juga mendorong animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi di gerai-gerai yang kami buka," terangnya.

Infografis: Masjid Indah dan Ikonik di Indonesia
Perbesar
Infografis: Masjid Indah dan Ikonik di Indonesia. (Triyasni/Liputan6.com)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya