Senang Lihat Warga Vaksinasi Booster, Ketua Satgas: Nanti Boleh Mudik

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 26 Mar 2022, 06:00 WIB
Diperbarui 26 Mar 2022, 06:00 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Perbesar
Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto memberikan dukungan kepada peserta dalam pelaksanaan vaksinasi booster di Kawasan Industri Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (25/3/2022). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Batam Pada hari kedua kunjungan kerja di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto  melakukan peninjauan percepatan vaksinasi booster di kawasan industri Plaza Batamindo dan vaksinasi di area Industri Tunas Batam.

Agenda tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan percepatan vaksinasi booster bagi karyawan dan seluruh pegawai serta pelaku ekonomi di wilayah itu berjalan dengan lancar sesuai dengan target dan harapan.

Dalam peninjauan itu, Suharyanto melihat langsung antusias peserta vaksinasi booster. Percepatan vaksinasi booster atau lanjutan merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk percepatan pembentukan kekebalan populasi.

Lebih lanjut, Jokowi juga merestui masyarakat untuk mudik Lebaran pada peringatan Hari Raya Idulfitri 2022 nanti dengan syarat telah menerima vaksin hingga dosis ketiga. Perihal kelonggaran mudik juga ditekankan oleh Suharyanto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PT Ghimli yang berada di Kawasan Industri Tunas Batam.

“Kalau sudah divaksin dosis ketiga nanti boleh mudik,” jelas Suharyanto di Kawasan Industri Tunas Batam pada Jumat, 25 Maret 2022.

Capaian vaksinansi di PT Ghimli sendiri telah mencapai lebih dari 1.000 peserta dengan target 2.000 penerima vaksin dosis ketiga. Pihak PT Ghimli optimis target dapat tercapai dalam waktu dekat.


Apresiasi Warga yang Vaksinasi Booster

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Perbesar
Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto berdialog dengan para peserta vaksinasi booster di Kawasan Industri Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (25/3/2022). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Saat peninjauan vaksinasi booster di kawasan Industri Batam, Suharyanto juga menyempatkan diri untuk mencoba memeriksakan tekanan darah, bagian dari skrining kesehatan yang menjadi syarat sebelum mendapatkan vaksinasi.

“Coba saya mau diskrining. Cek tekanan darah,” pinta Suharyanto kepada petugas skrining.

Beberapa menit berkeliling dan berdialog, mantan Pangdam V Brawijaya itu mengaku puas melihat sendiri bagaimana tahapan-tahapan proses vaksinasi itu dilakukan. Ia turut memberi apresiasi atas kesediaan para peserta yang mengikuti vaksinasi itu.

Dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, adanya vaksinasi diharapkan pergerakan roda ekonomi di Kota Batam dapat berputar kembali. Suharyanto pun sempat berdialog dengan peserta vaksinasi.

“Bagaimana, sudah vaksin ke berapa?,” tanya Suharyanto kepada peserta.

“Ini yang ketiga, Pak,” jawab salah satu peserta.

“Terima kasih ya sudah bersedia divaksin,” balas Suharyanto, yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


Vaksinasi COVID-19 Door to Door

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Perbesar
Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di Kawasan Industri Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (25/3/2022). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Batam atas kolaborasi BNPB dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sejak Kamis (23/3/2022) dilakukan secara door to door dan telah menyasar di beberapa titik.

Yakni SD 009 Sei Beduk, SD 02 Juara, SD 08 Sei Beduk, SD 06 Sei Beduk, Pertamina Batam, Plaza Batamindo dan vaksinasi di PT Ghimli. Selain vaksinasi, BNPB juga membagikan masker secara gratis kepada para warga dan peserta vaksinasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, capaian vaksinasi COVID-19 per Jumat (24/3) dosis pertama telah mencapai 96,36 persen atau 1.737.125 orang. Kemudian dosis kedua mencapai 81,20 persen atau 1.463.809 orang dari total sasaran 1.802.705 orang masyarakat berusia di atas 6 tahun.

Selanjutnya, vaksin dosis ketiga telah mencapai 21,74 persen atau 298.512 orang dengan sasaran adalah masyarakat usia di atas 18 tahun sebanyak 1.373.372 orang. Persentase capaian dosis ketiga atau booster itu meningkat pesat dari yang sebelumnya pada tanggal 1 Maret 2022 sebanyak 9,17 persen.


Infografis Ragam Tanggapan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022

Infografis Ragam Tanggapan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Ragam Tanggapan Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya