Ibu Positif COVID-19, Ini Panduan Mengasuh Bayi Baru Lahir

Oleh Benedikta Desideria pada 02 Feb 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 02 Feb 2022, 10:00 WIB
Lahir di Perbatasan, Bayi Pakistan Dinamai Border
Perbesar
Ilustrasi bayi baru lahir dengan ibu positif COVID-19. (dok. Omar Lopez/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Kasus COVID-19 di Indonesia naik terus dalam beberapa pekan terakhir. Bukan cuma orang dewasa, anak dan bayi baru lahir pun bisa bisa tertular virus SARS-CoV-2.

Bagi ibu baru melahirkan yang positif COVID-19 berikut panduan mengasuh bayi seperti mengutip dari Panduan bagi Keluarga dan Masyarakat yang dirilis Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

1. Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

- Dapat dilakukan bila status ibu adalah kontak erat atau kasus suspek COVID-19 dan dapat dipertimbangkan pada ibu dengan status terkonfirmasi COVID-19 (gejala ringan/tanpa gejala) bila klinis ibu maupun bayi baru lahir dikatakan stabil.

- Ibu dapat menggunakan alat pelindung diri, minimal pakai masker.

- Pastikan ibu mencuci tangan sebelum menyentuh dan menyusui bayi, serta melakukan etika batuk yang baik.

2. Bayi sehat dari ibu suspek COVID-19 dapat dirawatgabung dan menyusu langsung dengan mematuhi protokol pencegahan secara tepat.

3. Bayi dari Ibu terkonfirmasi COVID-19 dilakukan perawatan diruang isolasi khusus terpisah dari ibunya.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bila Kondisi Ibu Tak Memungkinkan Asuh Bayi

Petugas Medis Tangani Pasien Virus Corona di Ruang ICU RS Wuhan
Perbesar
Han Yi, petugas medis dari Provinsi Jiangsu, bekerja di bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut. (Xinhua/Xiao Yijiu)

4. Jika kondisi Ibu tidak memungkinkan merawat bayinya, maka keluarga lain yang berkompeten dan tidak terinfeksi COVID-19 dapat merawat bayi, termasuk membantu pemberian ASI perah selama Ibu dalam perawatan.

5. Pastikan ASI diperah mengikuti protokol kesehatan, botol ASIdibersihkan sebelum diberikan kepada pengasuh lain.

Infografis Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui. (Liputan6.com/Niman)
Perbesar
Infografis Jangan Ragu, Vaksin Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui. (Liputan6.com/Niman)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya