Bulu Kucing Kerap Berubah Warna, Kenali Penyebabnya

Oleh Liputan6.com pada 21 Jan 2022, 19:00 WIB
Diperbarui 21 Jan 2022, 19:00 WIB
Kucing - Vania
Perbesar
Ilustrasi Kucing/https://unsplash.com/Jari Hytonen

Liputan6.com, Jakarta - Anda mungkin pernah melihat kucing yang berwarna hitam, tetapi selang beberapa waktu jadi coklat kemerahan. Lalu, bagi yang punya hewan berbulu ini pernah melihat salah satu kucing berubah warna.

Itu merupakan hal yang sangat wajar. Rupanya, penampilan bulu kucing juga dipengaruhi oleh lingkungannya.

Menurut beberap ahli, berikut adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi warna bulu kucing dan mengapa bulu kucing dapat berubah warna seiring waktu, dilansir dari The Telegraph dan Senior Cat Wellness.


1. Perubahan Suhu Kulit

Perubahan warna pada bulu kucing dapat disebabkan oleh pengaruh suhu kulit. Hal ini terlihat pada beberapa ras, seperti kucing siam dengan pola warna gelap dan terang yang menjadi ciri khas mereka karena suhu kulit mereka.

Bulu kucing umumnya lebih terang saat kulitnya hangat dan lebih gelap saat cuaca dingin.

2. Penyakit

Mengubah warna bulu dapat mengindikasikan penyakit pada beberapa kucing. Jadi jika Anda memperhatikan bahwa dia memiliki warna baru disertai beberapa gejala lain, Anda perlu waspada.

Tumor, kista, peradangan, ketidakseimbangan hormon, penyakit kuning dan penyakit seperti penyakit Cushing semuanya dapat menyebabkan bulu berubah warna. Jadi pantau perilaku dan kesehatan umum kucing Anda saat bulunya berubah warna.


3. Nutrisi Berperan Dalam Warna Bulu Kucing

Diet yang kekurangan asam amino tirosin dapat menyebabkan warna bulu kucing hitam berubah dari hitam menjadi kemerahan. Tirosin diperlukan untuk membuat melanin, pigmen gelap pada bulu kucing, dan jika kucing tidak mendapatkan cukup tirosin dalam makanannya, bulu eboninya dapat memudar.

Masalah nutrisi lainnya seperti kekurangan tembaga dan kelebihan seng juga dapat menyebabkan bulu hitam menjadi lebih terang. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan Anda sebelum memberi kucing Anda suplemen apa pun, karena perubahan warna bulu juga bisa mengindikasikan penyakit ginjal, hati, atau tiroid.

4. Sinar Matahari

Ulumnya, saat Anda pergi ke luar di bawah sinar matahari musim panas, kulit Anda menjadi lebih gelap dan rambut Anda menjadi lebih terang. Sama halnya dengan Kucing.

Jika Anda memiliki kucing yang menyeimbangkan dan kehidupan di dalam dan di luar ruangan, atau dia hanya suka berjemur di depan jendela yang terbuka sepanjang sore, bulunya akan menjadi cerah. Ini bukan pertanda sesuatu yang meragukan -- hanya apresiasi untuk menyerap sinar UV.

5. Faktor Usia

Beberapa kucing menjadi abu-abu sedikit seiring bertambahnya usia. Warna bulu mereka akan menjadi lebih kusam dan pudar seiring bertambahnya usia.

Dan jika Anda memiliki kucing hitam, Anda mungkin melihat beberapa uban bermunculan di sana-sini.

 

Reporter: Lianna Leticia


Infografis 3 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19 Januari 2022

Infografis 3 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19 Januari 2022
Perbesar
Infografis 3 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19 Januari 2022 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya