BPOM Izinkan Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6-11, Kapan Mulai Diberikan?

Oleh Ade Nasihudin Al Ansori pada 01 Nov 2021, 15:28 WIB
Diperbarui 01 Nov 2021, 18:22 WIB
FOTO: Kepala BPOM Paparkan Terkait Vaksin COVID-19 Sinovac
Perbesar
Kepala BPOM Penny K Lukito menyampaikan keterangan terkait vaksin COVID-19 di Gedung BPOM, Jakarta, Kamis (19/11/2020). Penny mengatakan Emergency Use of Authorization (EUA) vaksin COVID-19 Sinovac diharapkan bisa keluar pada minggu ketiga/keempat Januari 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin untuk diberikan pada anak usia enam hingga 11. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito pada Senin, 1 November 2021.

Lantas kapan program penyuntikkan vaksin Sinovac untuk anak usia 6-11 akan dimulai?

Menjawab pertanyaan ini, Penny mengatakan bahwa jadwal penyuntikkan vaksin anak usia di bawah 12 tahun bukan ranah BPOM RI.

“Ini pertanyaan bagus tapi sepertinya bukan ranah Badan POM. Setelah BPOM sebagai regulator memberi persetujuan untuk digunakan, ini kemudian nanti ada di pihak Kementerian Kesehatan untuk segera menggulirkan prioritas untuk program vaksinasi anak,” kata Penny.

Penny, menambahkan, Sinovac adalah vaksin yang primer dengan jumlah yang paling dominan di Indonesia. Keputusan penyuntikannya ada di tangan Kemenkes RI yang dikaitkan dengan program vaksinasi ke depan.

“Saya percaya tentunya program vaksinasi anak usia 12-17 sudah bergulir, tentunya ini akan ditambah dengan segmen usia anak yang lebih muda lagi yaitu usia 6-11 dan saya kira ini berita yang banyak ditunggu oleh orangtua," katanya.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Vaksinasi Anak Sangat Penting

Terlepas dari jadwal penyuntikannya, Penny mengatakan bahwa vaksinasi anak sangat penting.

“Ini adalah kabar yang menggembirakan pasalnya vaksinasi anak sangat penting mengingat pembelajaran tatap muka (PTM) telah dimulai," kata Penny.

Penny, menambahkan, kasus COVID-19 di Indonesia memang sedang turun, tapi di berbagai belahan dunia masih ada peningkatan kasus. Maka dari itu, Indonesia masih harus waspada dan tetap menggulirkan program vaksinasi


Bagi Anak di Bawah 6 Tahun

Sedang, bagi anak di bawah usia 6, Penny dan BPOM masih mengumpulkan data mendalam bersama tim evaluasi.

“Untuk anak di bawah usia 6 kami masih mengumpulkan data dengan tim evaluasi, karena untuk usia dini butuh kehati-hatian yang lebih.”

Berdasarkan hasil uji klinik, vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 dinyatakan aman. Terkait efikasinya, Penny tidak menyebutkan secara angka, tapi menurutnya efikasi vaksin ini sama dengan vaksin untuk anak usia 12-17.

“Ini adalah vaksin pertama untuk usia 6-11 yang terdaftar di BPOM. Kami menunggu vaksin lain sehingga semakin banyak segmen anak yang bisa menerima vaksin COVID-19,” pungkasnya.

 


Infografis: Deretan Negara yang Sudah Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

Infografis: Deretan Negara yang Sudah Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun (Liputan6.com / Triyasni)
Perbesar
Infografis: Deretan Negara yang Sudah Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun (Liputan6.com / Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya