1,1 Juta Vaksin Pfizer dari AS Kembali Tiba di Indonesia

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 19 Sep 2021, 15:47 WIB
Diperbarui 19 Sep 2021, 15:47 WIB
Indonesia Kedatangan Vaksin Pfizer
Perbesar
Indonesia menerima vaksin Pfizer dari AS yang merupakan kedatangan tahap ke 69 pada Minggu, 19 September 2021 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok Amiriyandi/InfoPublik/Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia pada Minggu, 19 September 2021, kembali menerima 1.140.750 dosis vaksin Pfizer dari Amerika Serikat. Vaksin COVID-19 yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, merupakan kedatangan tahap ke-69.

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate menjelaskan bahwa kedatangan vaksin Pfizer termasuk pengiriman tahap ketiga Pemerintah AS, bagian dari 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism

Sebelumnya, Indonesia telah menerima dukungan dose-sharing vaksin Pfizer dari Pemerintah AS berjumlah 2.632.500 dosis, yang masing-masing dikirim dalam dua tahap, yaitu 877.500 pada 16 September dan 1.755.000 dosis pada 17 September 2021.

Rencananya, tahap keempat vaksin COVID-19 AS dikirim 871.650 dan tiba 23 September 2021.

"Jika dijumlah keseluruhan dengan vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia sebesar 8.000.160, maka dukungan dose-sharing Pemerintah AS akan berjumlah 12.645.060 dosis," kata Plate saat menyambut kedatangan vaksin Pfizer pada Minggu, 19 September 2021.

Adanya penambahan vaksin Pfizer hari ini menambah pasokan vaksin COVID-19 di Indonesia mencapai 257.350.400 dosis.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Diplomasi Datangkan Vaksin COVID-19

Indonesia Kedatangan Vaksin Pfizer
Perbesar
Indonesia menerima vaksin Pfizer dari AS yang merupakan kedatangan tahap ke 69 pada Minggu, 19 September 2021 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok Amiriyandi/InfoPublik/Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)

Johnny G Plate menegaskan, kerja sama internasional, baik bilateral maupun multilateral berperan besar dalam upaya penanganan COVID-19. Indonesia juga turut aktif dalam upaya penyetaraan akses vaksin COVID-19 di dunia.

"Kerja sama antar negara sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah muncul, berkembang, dan menyebarnya varian baru," ujarnya melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Pemerintah sejak awal membangun dan menjalin diplomasi dengan banyak negara, salah satunya berwujud bantuan vaksin untuk kepentingan program vaksinasi nasional. Amannya ketersediaan stok vaksin akan memperlancar upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi.

Di lain sisi, Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi nasional. Seluruh masyarakat diminta segera vaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

"Pemerintah juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi mengingat kemungkinan masuknya varian baru virus Corona," pungkas Menkominfo Plate.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Bila Data Salah dan Belum Dapat Sertifikat Vaksin Covid-19

Infografis Bila Data Salah dan Belum Dapat Sertifikat Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Perbesar
Infografis Bila Data Salah dan Belum Dapat Sertifikat Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya