[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: India Suntik 25 Juta Vaksin COVID-19 Sehari

Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama pada 19 Sep 2021, 20:00 WIB
Diperbarui 19 Sep 2021, 20:00 WIB
Pengemudi Bajaj di India Jalani Vaksinasi Covid-19
Perbesar
Seorang pengemudi bajaj disuntik vaksin Covid-19 CoviShield selama vaksinasi gratis untuk para pengemudi di Bangalore, India, Rabu (25/8/2021). Menurut data Kementerian Kesehatan India, hingga Senin (23/8), sebanyak 589 juta lebih dosis vaksin telah diberikan kepada warganya. (Manjunath Kiran/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Teman-teman saya di India sejak tadi malam, Jumat, 17 September 2021 sampai pagi ini, Sabtu, 18 September 2021 menyampaikan informasi bahwa pada hari Jumat kemarin India berhasil 'memecahkan rekor dunia' (bukan benar-benar ada istilah rekor, sih) karena berhasil memberikan 25 juta dosis vaksin COVID-19 dalam satu hari.

Dua negara bagian India yg kemarin memvaksinasi terbanyak di negara itu adalah Karnataka yang menyuntikkan 2,69 juta dosis vaksin COVID-19, dan negara bagian Bihar dengan lebih dari 2,6 juta suntikan.

Sebelum ini, 'rekor' kabarnya dipegang Tiongkok yang pernah menyuntikan 24,7 juta dosis vaksin COVID-19 sehari pada Juni 2021.

Sehubungan dengan 'prestasi' vaksinasi India, ada dua hal yang mungkin dapat dihubungkan dengan kita di Indonesia.

Pertama, penduduk kita sekitar seperempat India, jadi, kalau semata-mata hitungan matematis maka 25 juta dibagi empat dapat sekitar 6 juta suntikan vaksin COVID-19 perharinya di negara kita.

Kedua, dengan makin banyaknya rakyat India yang divaksinasi, dapat diharapkan agar India dapat segera memberikan lebih banyak vaksin COVID-19 yag diproduksinya untuk negara-negara lain di dunia, antara lain mudah-mudahan melalui mekanisme COVAX, yang kebetulan tadi malam juga dibicarakan di rapat IAVG COVAX, di mana saya salah satu dari 12 anggotanya, yang bertugas memvalidasi pembagian vaksin dari COVAX keseluruh dunia, termasuk ke Indonesia.

Tadinya kami di COVAX mentargetkan akan membagi 2 miliar dosis vaksin COVID-19 tahun ini, tapi karena masalah ketersediaan maka sejauh ini mungkin sekitar 1,5 miliar yang akan dicapai.

Penulis adalah Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI/ Guru Besar FKUIMantan Direktur WHO Asia Tenggara dan Mantan Dirjen P2P & Ka Balitbangkes.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Vaksin Merah Putih Karya Anak Bangsa Covid-19

Infografis Vaksin Merah Putih Karya Anak Bangsa Covid-19
Perbesar
Infografis Vaksin Merah Putih Karya Anak Bangsa Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya