WHO Targetkan 70 Persen Warga Dunia Sudah Divaksinasi COVID-19 pada Pertengahahan 2022

Oleh Benedikta Desideria pada 06 Sep 2021, 11:36 WIB
Diperbarui 15 Nov 2021, 16:56 WIB
Kepala WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFP)
Perbesar
Kepala WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menargetkan setiap negara di dunia sudah memvaksin 10 persen penduduknya hingga akhir September 2021. Lalu, pada akhir tahun diharapkan sudah 40 persen warga divaksinasi.

"Dan, 70 persen penduduk dunia sudah divaksin pertengahan tahun depan," kata kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Saat ini, memang sudah lebih dari lima miliar vaksin COVID-19 disuntikkan kepada penduduk dunia. Namun, sekitar 75 persen terkonsentrasi di 10 negara saja.

"Hampir sekitar 75 persen dari dosis yang sudah disalurkan hanya ke 10 negara. Cakupan vaksinasi di Afrika paling rendah yakni 2 persen," kata Tedros.

"Ini tentu tidak dapat diterima," katanya lagi dalam pembukaan G-20 Health Ministers Meeting di pada 5 September 2021.

Dengan target yang dimiliki, WHO yakin bisa mencapinya. Tentunya bila mendapat dukungan dan komitmen dari negara-negara G-20.

Kepada negara-negara G-20, Tedros mengatakan bahwa kunci untuk bisa mencapai kesetaraan vaksin dan mengakhiri pandemi ada pada mereka.

"Kita tidak akan pernah membiarkan ketidakadilan ini terjadi lagi," kata Tedros.

Kepada anggota G-20 Tedros pun meminta agar mendukung capaian target vaksinasi global WHO. "Yakni dengan segera mengirim vaksin dengan COVAX, memenuhi pembagian dosis vaksin paling lambat akhir bulan ini dan memfasilitasi sharing technology serta mendukung produksi vaksin lokal."

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Atasi Pandemi Perlu Keterlibatan Semua Negara

FOTO: DKI Jakarta Kerahkan Mobil Vaksin COVID-19 Keliling
Perbesar
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksin COVID-19 keliling diluncurkan guna mempercepat pencapaian target vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Di kesempatan itu, Tedros juga mengatakan bahwa dalam menghadapi pandemi, negara-negara harus menjalakan beberapa prinsip. Diantaranya:

- Keterlibatan semua negara

- Penanganan bersifat multisektoral

- Penanganan pandemi dihubungkan dan diselaraskan dengan mandat WHO

- Memastikan keselarasan dengan Peraturan Kesehatan Internasional dan instrumen global lainnya

- Harus akuntabel dan transparan.

"Jika masing-masing negara mengggunakan pendekatan untuk kebaikan dirinya sendiri, hal itu tidak akan berjalan dengan baik saat ini maupun nanti," kata Tedros.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya