Evaluasi PPKM Baik, Jubir Reisa: Semoga Keadaan Makin Membaik

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 05 Agu 2021, 07:32 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 07:34 WIB
Kasus Aktif dan Kematian Akibat COVID-19 di Jakarta Turun
Perbesar
Pasangan melakukan pemotretan di tengah PPKM Level 4 di Jakarta, Minggu (1/8/2021). Bukan saja kasus aktif yang turun, kasus pemakaman dengan Prokes juga turun saat ini menurut Anies, kematian akibat Covid-19 hanya 100-200 per hari. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Evaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menunjukkan hasil bagus. Terkait ini Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengucapkan syukur bahwa keadaan semakin membaik.

Sebagaimana penyampaian Presiden Joko Widodo (Jokowi), PPKM level 4 yang diberlakukan 26 Juli-2 Agustus 2021, sebagai kelanjutan dari PPKM Darurat telah berkontribusi terhadap turunnya angka konfirmasi kasus harian dan jumlah kasus aktif.

Kesembuhan juga meningkat dan bertambahnya ketersediaan tempat tidur COVID-19 di rumah sakit.

“Jadi, peran kunci kita mendukung keberhasilan PPKM adalah dengan disiplin protokol Kesehatan. Insha Allah, pekan depan keadaan makin membaik dan kegiatan masyarakat akan lebih banyak yang dibuka lagi,” ucap Reisa saat konferensi pers PPKM, Rabu (4/8/2021).

Reisa turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas partisipasi penuh dan dukungan terhadap PPKM yang telah diterapkan sejak 3 Juli 2021.

"Kami sampaikan kepada semua pihak, tenaga Kesehatan, prajurit TNI, anggota Polri, relawan, dan media yang telah mendukung perkembangan baik ini. Terbukti, kalau bersama-sama kita kerja atasi pandemi, kita ternyata bisa lalui masa-masa kritis di beberapa minggu lalu. Alhamdulillah,” lanjutnya.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kurangi Bepergian Bantu Turunkan Kasus COVID-19

Sebagian Toko Tutup di Jakarta dan Beralih ke Online
Perbesar
Seorang pria berada di balik kaca sebuah kedai kopi yang tutup di kawasan Sabang, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Rumah makan hingga restoran diizinkan buka hanya untuk melayani layanan delivery order atau takeaway selama PPKM Darurat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Terima kasih juga disampaikan Reisa Broto Asmoro kepada masyarakat dan pemerintah daerah, baik kota dan kabupaten, seperti Kabupaten Blitar, kota dan Kabupaten Mojokerto, Bondowoso, Salatiga, Bantul, Jogja, Sleman, dan Purworejo.

Seluruh kabupaten/kota yang kompak saling mendukung menurunkan mobilitas untuk kesuksesan PPKM Darurat.

“Anda teladan kami, matur sembah nuwun,” puji Reisa melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Menurut Reisa, tindakan sederhana dengan tinggal di rumah, mengurangi bepergian keluar rumah mampu menurunkan kasus COVID-19. Risiko tertular COVID-19 jadi minim. Apalagi melihat kemampuan penularan varian Delta lebih cepat.

Varian ini dua tiga kali lebih mudah dan cepat dibandingkan varian awal pandemi. Apabila varian awal bisa menulari 2 orang, maka varian delta bisa menulari 6-8 orang dalam sekali kontak dengan pasien atau droplet yang mengandung virus.

"Memilih tinggal di rumah atau sangat selektif bepergian, hanya kalau terpaksa atau ke sentra vaksin serta menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan adalah kontributor dari membaiknya situasi saat ini," imbuh Reisa.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 6 Cara Hindari Covid-19 Saat Bepergian dengan Pesawat

Infografis 6 Cara Hindari Covid-19 Saat Bepergian dengan Pesawat. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 6 Cara Hindari Covid-19 Saat Bepergian dengan Pesawat. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya