Perhatikan 7 Tips Mandi Bagi si Kulit Kering

Oleh Fitri Syarifah pada 05 Agu 2021, 06:00 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 06:00 WIB
Ilustrasi Mandi/ Pexels
Perbesar
Ilustrasi Mandi (Foto oleh Armin Rimoldi dari Pexels)

Liputan6.com, Jakarta Ada berbagai alasan yang menyebabkan kulit kering setelah mandi. Baik itu cuaca dingin hingga kondisi medis tertentu.

Siapa sangka kebiasaan menyabuni tubuh secara berlebihan saat mandi dapat memperburuk kondisi kulit kering. 

Dilansir dari Livestrong, menyabuni setiap anggota tubuh bukan hanya dapat merusak lapisan kulit tapi juga menghilangkan kelembapan esensial kulit.

Jadi Anda yang memiliki kulit kering sebaiknya dari sekarang membatasi jumlah sabun yang dipakai. 

"Kita hidup dalam masyarakat yang sering mencuci tangan. Meskipun kebersihan yang baik itu penting, namun bukan berarti setiap kita mandi harus menyabuni seluruh tubuh. Melainkan yang penting adalah menghilangkan kotoran yang terlihat dari kulit dan membersihkan area kotor seperti wajah, ketiak, dan selangkangan menggunakan pembersih setiap hari," kata Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi di Mount Sinai Hospital. 

"Hal ini terutama berlaku untuk pasien yang menderita kondisi seperti kulit kering dan eksim, yang penghalang kulitnya sudah terganggu dan paparan sabun yang berlebihan benar-benar dapat merusak fungsinya," kata Dr. Zeichner.

Sementara itu, metode ini mungkin tidak cukup bagi orang yang rentan terhadap infeksi kulit dan berjerawat. Karena bagi orang-orang ini, penggunaan sabun dengan pH tertentu dapat menghilangkan kotoran, minyak dan bakteri yang menumpuk sepanjang hari serta membantu mencegah pori-pori tersumbat, jerawat dan folikulitis, kata Y. Claire Chang, MD, dokter kulit bersertifikat di Union Square Laser Dermatology.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kiat mandi untuk si pemilik kulit kering

Berikut adalah beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari kulit kering setelah mandi:

1. Jangan Gunakan Air Panas

Meskipun Anda menyukai suhu panas, tetapi kulit tidak. "Paparan panas yang berlebihan dapat menghilangkan minyak esensial pada kulit dan merusak lapisan kulit luar," kata Dr. Zeichner. Sehingga pastikan suhu air hanya sebatas suhu suam-suam kuku.

2. Batasi Mandi hingga 10 Menit atau kurang

"Mandi terlalu lama dan dengan air panas dapat mengeringkan kulit Anda. Jadi pastikan untuk mengatur waktu mandi tetap singkat," saran Dr Chang.

3. Pilih Sabun yang Melembabkan

Sabun yang direkomendasikan adalah sabun dengan pH basa. Perlu diketahui kalau mengubah pH kulit dapat mengganggu kemampuan kulit untuk melindungi diri dari lingkungan, yang menyebabkan kekeringan dan iritasi, kata Dr. Zeichner. Jadi hindarilah sabun keras yang mengandung alkohol dan surfaktan, yang dapat menghilangkan lipid alami kulit Anda dan semakin mengeringkan kulit Anda, saran Dr Chang.

Ia juga merekomendasikan sabun yang tanpa pewangi dan pewarna, lebih baik lagi jika mengandung gliserin, asam hialuronat, dan ceramide untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.

4. Lebih Baik Shower Daripada Berendam

Berendam dapat melembabkan kulit, Dr. Zeichner lebih merekomendasikan shower untuk membatasi paparan air panas. Namun terkadang berendam juga bisa bermanfaat, misalnya dengan menggunakan aditif seperti oatmeal, atau bahan aktif untuk menenangkan, melembutkan hingga memperbaiki kulit, tambahnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Tepuk-tepuk Kulit Kering dengan Lembut

"Menggosok kulit kering dapat melemahkan penghalang kulit dan menyebabkan iritasi. Demikian pula, jangan gunakan scrub, waslap atau loofah, yang dapat lebih mengiritasi kulit Anda," kata Dr Chang.

6. Mengoleskan pelembap secepatnya

"Yang terbaik adalah mengoleskan pelembap dalam waktu tiga menit setelah mandi untuk mengunci kelembapannya," kata Dr. Chang. Ia merekomendasikan krim dan salep eksim yang lebih tebal daripada lotion ringan untuk tetap terhidrasi dan menghindari eksim Anda lebih buruk setelah mandi.

Cari pelembab dengan bahan-bahan seperti minyak jojoba, dimethicone, gliserin, asam hialuronat, asam laktat, lanolin, minyak mineral, petrolatum dan shea butter, saran dari American Academy of Dermatology Association.

7. Mandi di ruang tertutup

"Ini dapat menjaga kelembapan di udara yang dapat membantu Anda menghindari kulit kering setelah mandi," kata Dr. Chang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Manfaat Mandi Air Dingin dan Panas

Infografis Manfaat Mandi Air Dingin dan Panas
Perbesar
Infografis Manfaat Mandi Air Dingin dan Panas. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya