Identifikasi Varian Delta Plus, Satgas IDI Jambi Kirim Sampel COVID-19 ke Padang

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 29 Jul 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 14:00 WIB
FOTO: Mural Bertema Virus Corona COVID-19 Hiasi Rumah Warga di Depok
Perbesar
Warga berjalan di depan mural bertema virus corona COVID-19 yang menghiasi dinding rumah di kawasan Pangkalan Jati Baru, Depok, Jawa Barat, Selasa (2/6/2020). Mural bertulis ‘Stay At Home, Keep Safe From COVID-19’ itu untuk mengingatkan warga akan bahaya COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Untuk mengidentifikasi varian Delta Plus, Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi mengirimkan sampel spesimen COVID-19 ke Universitas Andalas, Padang. Upaya ini untuk menelusuri dan mendeteksi lebih cepat adanya varian Delta Plus.

Kemunculan varian Delta Plus disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi Johansyah pada Rabu, 28 Juli 2021. Ada 7 warga di provinsi Jambi terpapar varian Delta Plus.

Data tersebut terungkap setelah ada laporan penelitian dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman terhadap sampel pasien COVID-19 dari RSUD Raden Mattaher Jambi.

"Yang menjadi masalah juga untuk kami, seperti kemarin yang diinformasikan Prof Amin Soebandrio (Kepala LBM Eijkman), ternyata varian Delta di Indonesia sudah ada varian Delta Plus-nya," kata Ketua Satgas IDI Wilayah Jambi Nirwan Satria saat dialog Update kondisi Dokter dan Strategi Upaya Mitigasi di Wilayah Sumatera, Rabu (28/7/2021).

"Di Mamuju, Sulawesi Barat dan di tempat kami, di Jambi. Varian Delta Plus ini juga menambah masalah dengan tingkat kecepatan penularannya."

 

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kirim Sampel COVID-19 ke Universitas Andalas Padang

FOTO: Pedagang Pasar Tasik Jalani Swab Test COVID-19
Perbesar
Petugas medis mengambil sampel saat menggelar swab test COVID-19 di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Tes yang dilakukan secara acak bagi pedagang itu bertujuan untuk mendeteksi serta mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan Pasar Tasik. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Khusus perlindungan terhadap tenaga kesehatan dan dokter yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Jambi, Nirwan Satria mengatakan, dilakukan isolasi mandiri dan perawatan. Hal ini supaya meminimalisrkan penyebaran varian virus Corona.

Selanjutnya, pengiriman sampel untuk disekuensing jenis varian virus Corona, termasuk mengidentifikasi temuan varian Delta Plus dikirim ke Universitas Andalas, Padang.

"Kami dari awal pandemi COVID-19 mengadvokasi soal tempat pemeriksaan PCR. Sebelumnya, kami tidak punya pemeriksaan lab PCR, jadi dikirim ke Palembang dan Jakarta," tambah Nirwan.

"Lalu kami bekerja sama dengan BPPOM dan Pemerintah Kota Jambi untuk mendapat bantuan. Dengan  upaya itulah di Jambi bisa dilakukan tes PCR dengan kapasitas memadai. Ya, supaya hasilnya lebih cepat keluar dan sampelnya dikirim ke Universitas Andalas, Padang."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India

Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Waspada Mutasi Covid-19 Kombinasi Varian Inggris-India. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya