3 Kasus Virus Corona Varian Delta Plus Terdeteksi di Indonesia

Oleh Benedikta Desideria pada 28 Jul 2021, 20:42 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 20:42 WIB
Gambar ilustrasi Virus Corona COVID-19 ini diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Centers For Desease Control And Prevention (CDC). (AFP)
Perbesar
Gambar ilustrasi Virus Corona COVID-19 ini diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Centers For Desease Control And Prevention (CDC). (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Virus Corona Varian Delta Plus penyebab COVID-19 sudah terdeteksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan bahwa sudah terdeteksi tiga kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, tiga kasus varian Delta Plus tersebar di dua provinsi.

"Ini 2 di Jambi dan 1 di Sulbar (Sulawesi Barat)," kata Nadia pada Rabu (28/7/2021).

Nadia mengungkapkan bahwa penamaan varian Delta Plus karena ada perbedaan mutasi di bagian protein virus. Mengenai risiko lebih bahaya mana antara varian Delta atau Delta Plus, Nadia mengatakan belum terlihat perbedaan.

"Sama seperti varian Delta," katanya dalam pesan singkat kepada Health Liputan6.com.

Seperti diketahui varian Delta memiliki penularan lebih cepat dibandingkan varian lainnya. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa memang ada peningkatan kasus yang masuk rumah sakit akibat terinfeksi varian Delta. Namun, tidak bisa diartikan memiliki fatalitas yang tinggi.

Simak Video Berikut Ini

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta

Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Ketahui Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Alpha, Beta dan Delta. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya